Iklan

Iklan

,

Iklan

Komitmen Prabowo Dorong Kemandirian Energi, Transisi ke Energi Bersih Dipercepat

11 April 2026, 16:42 WIB

 

Komitmen Prabowo Dorong Kemandirian Energi, Transisi ke Energi Bersih Dipercepat

INDOTORIAL.COM - MAGELANG – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen kuat pemerintah dalam mewujudkan kemandirian energi nasional melalui percepatan transisi menuju energi bersih dan terbarukan. Hal tersebut disampaikan saat meresmikan pabrik perakitan kendaraan komersial listrik milik PT VKTR Sakti Industries di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Kamis (9/4/2026).


Dalam sambutannya, Presiden menekankan bahwa sektor energi merupakan salah satu pilar paling strategis bagi keberlangsungan sebuah negara, selain sektor pangan. Menurutnya, Indonesia tidak bisa terus bergantung pada pihak luar jika ingin tetap bertahan dan berkembang di tengah dinamika global yang penuh ketidakpastian.


“Negara yang sebesar kita kalau masih mau merdeka, kalau masih mau survive bertahan hidup, mau tidak mau kita harus mandiri dan energi adalah salah satu bidang yang sangat menentukan,” ujar Presiden Prabowo.


Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan arah kebijakan pemerintah dalam memperkuat ketahanan energi nasional. Di tengah situasi global yang tidak menentu, Indonesia dinilai memiliki keunggulan berupa sumber daya energi yang melimpah. Namun, pengelolaan sumber daya tersebut harus dilakukan secara bijak dengan tetap mengedepankan prinsip efisiensi dan keberlanjutan.


Sebagai bagian dari strategi besar tersebut, pemerintah kini fokus mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil dan mempercepat peralihan menuju energi berbasis listrik serta energi terbarukan. Langkah elektrifikasi menjadi salah satu solusi utama yang diusung pemerintah untuk menekan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) berbasis karbon.


“Salah satu langkah adalah akan menggunakan listrik, listrikifikasi. Memakai listrik untuk tidak lagi memakai terlalu banyak BBM dari fosil, dari karbon,” jelasnya.


Tidak hanya itu, Presiden juga mengungkapkan rencana ambisius pemerintah untuk membangun kapasitas listrik nasional hingga mencapai 100 gigawatt dalam waktu yang relatif singkat. Program ini akan dibarengi dengan penghentian secara bertahap penggunaan pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD), yang selama ini masih menjadi salah satu sumber energi di berbagai wilayah Indonesia.


Menurut Presiden, langkah tersebut tidak hanya berdampak pada efisiensi energi, tetapi juga berpotensi besar dalam menekan angka impor bahan bakar minyak. Ia menyebutkan bahwa penghentian operasional PLTD dapat menghemat hingga 200 ribu barel minyak per hari, atau setara dengan pengurangan impor sekitar 20 persen dari total kebutuhan nasional saat ini.


“Dengan kita tutup PLTD, kita menghemat langsung 20 persen,” tegasnya.


Lebih jauh, Presiden Prabowo juga menyoroti pentingnya pengembangan energi alternatif berbasis sumber daya domestik. Pemerintah mendorong pemanfaatan bahan baku lokal seperti kelapa sawit serta limbah minyak goreng untuk diolah menjadi bahan bakar ramah lingkungan, termasuk avtur berbasis bioenergi.


Langkah ini dinilai tidak hanya mendukung transisi energi bersih, tetapi juga membuka peluang baru bagi industri dalam negeri serta meningkatkan nilai tambah komoditas nasional.


Dengan berbagai kebijakan strategis tersebut, Presiden optimistis Indonesia mampu secara signifikan mengurangi ketergantungan terhadap impor energi, bahkan berpotensi menghentikannya dalam beberapa tahun ke depan. Hal ini sekaligus menjadi fondasi penting dalam memperkuat ketahanan nasional di tengah persaingan global.


“Kita punya kekuatan besar, kita benar sungguh-sungguh, kita akan mandiri, kita akan kuat, kita akan berdiri di atas kaki kita sendiri,” pungkas Presiden.


Peresmian pabrik kendaraan listrik ini tidak sekadar menjadi agenda industri biasa. Lebih dari itu, momentum ini menjadi simbol dan deklarasi arah masa depan Indonesia menuju kedaulatan energi, penguatan ekonomi hijau, serta pembangunan nasional yang berkelanjutan.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas