Iklan

Iklan

,

Iklan

Wapres Gibran Tinjau NTT Mart Kupang, Dorong Hilirisasi dan Perluasan Pasar Produk Lokal

8 April 2026, 17:05 WIB

 

Wapres Gibran Tinjau NTT Mart Kupang, Dorong Hilirisasi dan Perluasan Pasar Produk Lokal

INDOTORIAL.COM - KUPANG – Usai menghadiri dan melepas Pawai Paskah Akbar 2026, Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming melanjutkan agenda kerjanya dengan meninjau NTT Mart di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (06/04/2026). Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya konkret pemerintah dalam memperkuat ekonomi daerah melalui strategi hilirisasi dan perluasan akses pasar bagi produk-produk unggulan lokal.


Langkah tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya pengembangan potensi daerah agar mampu memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi masyarakat. Dalam konteks ini, NTT dinilai memiliki beragam komoditas unggulan yang berpotensi menembus pasar nasional hingga internasional jika dikelola secara optimal.


Dalam kunjungan tersebut, Wapres Gibran didampingi oleh Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma, serta Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTT Zet Sony Libing. Rombongan meninjau langsung berbagai produk lokal yang dipasarkan di NTT Mart, mulai dari kopi khas NTT, kain tenun ikat, madu alami, hasil perikanan, hingga aneka produk olahan pangan berbasis bahan lokal seperti kelor dan sorgum.


Tidak hanya itu, berbagai camilan tradisional hasil kreasi pelaku industri kecil dan menengah (IKM) serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) juga turut menjadi perhatian. Produk-produk tersebut merupakan hasil kerja keras pelaku usaha dari berbagai kabupaten dan kota di NTT yang terus didorong untuk naik kelas melalui dukungan pemerintah.


NTT Mart sendiri hadir sebagai pusat pemasaran terpadu yang menjadi jembatan antara produsen lokal—mulai dari petani, nelayan, hingga pengrajin—dengan konsumen yang lebih luas. Keberadaan NTT Mart dinilai strategis karena tidak hanya berfungsi sebagai etalase produk daerah, tetapi juga sebagai motor penggerak hilirisasi industri lokal.


Hingga saat ini, NTT Mart telah tersebar di 22 kabupaten/kota di seluruh wilayah NTT. Program ini melibatkan ratusan pelaku usaha dengan puluhan ribu produk lokal yang dipasarkan secara berkelanjutan. Dengan jaringan yang terus berkembang, NTT Mart diharapkan mampu menjadi pintu masuk bagi produk-produk unggulan NTT ke pasar nasional bahkan global.


Dalam kesempatan tersebut, Wapres Gibran menegaskan pentingnya memperkuat ekosistem pemasaran produk lokal secara menyeluruh. Menurutnya, pengembangan UMKM tidak hanya berhenti pada produksi, tetapi juga harus diimbangi dengan strategi pemasaran yang efektif dan berkelanjutan.


“Kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci utama dalam mendorong daya saing produk lokal,” ujar Wapres dalam kunjungannya.


Lebih lanjut, ia menekankan bahwa hilirisasi harus terus didorong agar produk-produk lokal tidak hanya dijual dalam bentuk mentah, tetapi memiliki nilai tambah melalui proses pengolahan dan pengemasan yang lebih baik. Dengan demikian, produk lokal NTT dapat memiliki daya saing yang lebih tinggi di pasar yang semakin kompetitif.


Kunjungan ini juga menjadi sinyal kuat komitmen pemerintah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal. Dengan penguatan ekosistem seperti NTT Mart, diharapkan pelaku UMKM di NTT dapat semakin berkembang, meningkatkan pendapatan, serta membuka lebih banyak lapangan kerja bagi masyarakat setempat.


Ke depan, langkah strategis seperti ini diharapkan mampu mendorong NTT menjadi salah satu daerah unggulan dalam pengembangan produk lokal berbasis hilirisasi, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam pasar global melalui kekayaan produk daerah yang beragam dan berkualitas.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas