Iklan

Iklan

,

Iklan

Presiden Prabowo Berikan Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI Gugur di Misi UNIFIL Lebanon

5 April 2026, 17:09 WIB

 

Presiden Prabowo Berikan Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI Gugur di Misi UNIFIL Lebanon

INDOTORIAL.COM - Tangerang – Presiden Prabowo Subianto memberikan penghormatan terakhir kepada tiga personel penjaga perdamaian Indonesia yang gugur saat menjalankan tugas dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Lebanon. Prosesi berlangsung khidmat di Ruang Tengah Terminal VIP Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Sabtu (4/4/2026).


Dalam suasana penuh duka dan penghormatan, Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada tiga prajurit terbaik bangsa, yakni Mayor Inf. Anumerta Zulmi Aditya Iskandar, Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan, dan Kopda Anumerta Farizal Rhomadon. Ketiganya gugur saat menjalankan tugas mulia sebagai bagian dari pasukan penjaga perdamaian dunia di Lebanon.


Prosesi penghormatan berlangsung dengan penuh khidmat. Kepala Negara tampak berdiri tegap memberi penghormatan terakhir, diiringi doa bersama untuk para prajurit yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi menjaga stabilitas dan perdamaian global. Momen ini menjadi simbol penghargaan tertinggi negara terhadap pengabdian para prajurit TNI di kancah internasional.


Tidak hanya memberikan penghormatan secara kenegaraan, Presiden Prabowo juga menunjukkan empati mendalam dengan menghampiri satu per satu keluarga yang ditinggalkan. Dalam interaksi tersebut, Presiden menyampaikan belasungkawa secara langsung sekaligus memberikan dukungan moral kepada keluarga korban.


“Kami semua berduka, tetapi juga bangga atas pengabdian para prajurit terbaik bangsa,” menjadi pesan yang tersirat dalam kehadiran Presiden di tengah keluarga yang berduka.


Setelah prosesi penghormatan, Kepala Negara kembali memberikan penghormatan terakhir sebelum jenazah diberangkatkan menuju lokasi upacara persemayaman lanjutan. Rencananya, setelah upacara tersebut, ketiga jenazah akan diterbangkan ke daerah asal masing-masing untuk dimakamkan secara militer.


Sebelumnya, ketiga jenazah tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 17.20 WIB. Mereka dipulangkan dari Lebanon setelah terlebih dahulu mendapatkan penghormatan dalam upacara militer di Bandara Internasional Rafic Hariri, Beirut, pada Kamis (2/4/2026). Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Pasukan UNIFIL sebagai bentuk penghargaan internasional atas jasa para prajurit Indonesia.


Turut hadir dalam prosesi penghormatan di Tanah Air sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Lodewijk Freidrich Paulus, Panglima TNI Agus Subiyanto, serta Kapolri Listyo Sigit Prabowo beserta jajaran kepala staf angkatan.


Peristiwa ini kembali mengingatkan bahwa kontribusi Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia bukan tanpa risiko. Misi UNIFIL yang dijalankan prajurit TNI merupakan bagian dari komitmen Indonesia dalam mendukung stabilitas kawasan dan keamanan internasional.


Di balik suasana duka, tersimpan kebanggaan mendalam atas dedikasi para prajurit yang telah menunaikan tugas tertinggi seorang tentara. Mereka tidak hanya menjaga perdamaian di negeri orang, tetapi juga membawa nama baik Indonesia di mata dunia.


Pengorbanan tiga prajurit tersebut menjadi pengingat bahwa perdamaian adalah hasil dari keberanian dan pengabdian. Meski telah gugur, semangat dan jasa mereka akan terus hidup, menginspirasi generasi prajurit berikutnya dalam menjaga kehormatan bangsa dan perdamaian dunia.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas