Iklan

Iklan

,

Iklan

Pawai Paskah Raya 2026 di Kupang, Wapres Gibran Tegaskan Pentingnya Toleransi dan Persatuan Bangsa

8 April 2026, 17:03 WIB

 

Pawai Paskah Raya 2026 di Kupang, Wapres Gibran Tegaskan Pentingnya Toleransi dan Persatuan Bangsa

INDOTORIAL.COM - Pemerintah di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat nilai toleransi dan persatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia. Hal ini tercermin dari kehadiran Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat melepas Pawai Paskah Raya 2026 di Kupang, Nusa Tenggara Timur, pada Senin (06/04/2026).


Mengusung tema “Cahaya Damai dari Gerbang Selatan Nusantara”, kegiatan ini tidak hanya menjadi perayaan keagamaan semata, tetapi juga momentum penting dalam meneguhkan kembali semangat toleransi, kebersamaan, dan harmoni dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.


Dalam sambutannya, Wapres Gibran mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk terus menjaga nilai-nilai kebhinekaan sebagai kekuatan utama bangsa. Ia menegaskan bahwa perbedaan yang ada seharusnya menjadi perekat, bukan justru memicu perpecahan.


“Sebagai bangsa yang majemuk dan berbineka, kita perlu benar-benar menjaga persatuan, perdamaian, dan nilai toleransi. Jangan jadikan perbedaan sebagai pemecah belah. Jangan mudah terprovokasi. Jangan mudah percaya kabar bohong,” ujar Wapres dalam pidatonya.


Pernyataan tersebut menjadi pesan kuat di tengah dinamika sosial yang kerap diwarnai oleh penyebaran informasi yang belum tentu benar. Wapres mengingatkan pentingnya sikap bijak dalam menyikapi arus informasi, khususnya di era digital saat ini.


Lebih lanjut, Wapres juga menyoroti kondisi global yang masih diwarnai berbagai konflik di sejumlah wilayah dunia. Menurutnya, situasi tersebut memberikan dampak luas, termasuk terhadap stabilitas dan pembangunan di berbagai negara.


Dalam konteks tersebut, ia menekankan bahwa kekuatan persatuan nasional menjadi fondasi utama dalam menghadapi berbagai tantangan global. Tanpa stabilitas dan kebersamaan, pembangunan yang berkelanjutan akan sulit terwujud.


“Kita harus saling menguatkan, saling jaga, dan saling topang karena tidak ada satu negara pun yang bisa melakukan pembangunan dalam kondisi tidak stabil, tidak bersatu, dan terpecah belah,” tegasnya.


Pesan ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam menjaga kondusivitas nasional, terutama di tengah tantangan global yang semakin kompleks. Persatuan dan solidaritas dinilai menjadi kunci dalam menjaga ketahanan bangsa.


Selain itu, Wapres juga menekankan pentingnya dialog sebagai solusi dalam menyelesaikan berbagai perbedaan yang muncul di tengah masyarakat. Ia mengimbau agar setiap potensi konflik dapat diselesaikan melalui pendekatan damai dan komunikasi yang terbuka.


“Jika ada bibit kesalahpahaman, segera dimediasi, diklarifikasi, dicari jalan tengahnya,” pungkasnya.


Pawai Paskah Raya 2026 di Kupang sendiri berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan ini melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, pemuda, hingga komunitas lintas iman yang turut berpartisipasi dalam menjaga harmoni sosial.


Momentum ini sekaligus menjadi bukti bahwa semangat toleransi di Indonesia terus hidup dan berkembang, khususnya di wilayah timur Indonesia yang dikenal sebagai salah satu simbol keberagaman yang harmonis.


Dengan komitmen yang terus digaungkan oleh pemerintah, diharapkan nilai-nilai toleransi, persatuan, dan perdamaian dapat semakin mengakar dalam kehidupan masyarakat, sehingga Indonesia tetap kokoh sebagai bangsa yang bersatu dalam keberagaman.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas