Iklan

Iklan

,

Iklan

Prabowo Perintahkan Evaluasi IUP di Kawasan Hutan, Targetkan Pencabutan Izin Bermasalah dalam Sepekan

10 April 2026, 17:01 WIB

 

Prabowo Perintahkan Evaluasi IUP di Kawasan Hutan, Targetkan Pencabutan Izin Bermasalah dalam Sepekan

INDOTORIAL.COM - Jakarta – Presiden Prabowo Subianto mengambil langkah tegas dalam penataan sektor pertambangan nasional dengan memerintahkan evaluasi menyeluruh terhadap izin usaha pertambangan (IUP) yang berada di kawasan hutan. Kebijakan ini dinilai sebagai upaya serius pemerintah dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memperkuat tata kelola sumber daya alam.


Instruksi tersebut disampaikan langsung kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, dalam rapat kerja pemerintah bersama jajaran Kabinet Merah Putih, pejabat Eselon I kementerian/lembaga, serta para Direktur Utama BUMN di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (8/4/2026).


Dalam arahannya, Presiden mengungkapkan adanya indikasi ratusan izin tambang yang dinilai tidak memiliki kejelasan status, terutama yang beroperasi di kawasan hutan lindung, hutan konservasi, taman nasional, dan kawasan hutan lainnya.


“Saya dapat laporan ada ratusan tambang enggak jelas atau IUP, IUP enggak jelas di hutan lindung dan di hutan-hutan,” ujar Presiden.


Evaluasi IUP: Fokus pada Kawasan Hutan Lindung dan Konservasi


Langkah evaluasi ini menjadi bagian penting dari reformasi tata kelola pertambangan yang tengah digencarkan pemerintah. Kawasan hutan lindung dan konservasi selama ini memang menjadi area sensitif yang membutuhkan perlindungan ketat, sehingga aktivitas pertambangan di wilayah tersebut harus memenuhi persyaratan yang sangat ketat.


Presiden menegaskan bahwa pemerintah tidak akan memberikan toleransi terhadap izin-izin yang bermasalah atau tidak sesuai dengan prinsip tata kelola yang baik. Bahkan, ia secara tegas memerintahkan pencabutan seluruh IUP yang tidak memiliki kejelasan.


“Kalau enggak jelas, cabut semua itu, IUP, IUP cabut semua itu. Kita sudah enggak ada waktu untuk terlalu kasihan, enggak ada kasihan sekarang,” tegasnya.


Target Satu Minggu: Pemerintah Kebut Penertiban Tambang


Dalam upaya mempercepat proses penataan, Presiden Prabowo Subianto menetapkan tenggat waktu yang sangat ketat. Menteri ESDM diminta untuk menyelesaikan evaluasi dan melaporkan hasilnya hanya dalam waktu satu minggu.


Kebijakan ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk tidak menunda-nunda penanganan masalah yang berpotensi merugikan negara dan merusak lingkungan.


“Satu minggu. Kita cabut semua IUP. Prinsip-prinsip yang enggak beres kita cabut, harus di tangan negara,” ujarnya.


Dengan batas waktu tersebut, pemerintah diharapkan dapat segera mengidentifikasi izin-izin bermasalah dan mengambil tindakan tegas, termasuk pencabutan izin serta pengembalian pengelolaan sumber daya kepada negara.


Lindungi Sumber Daya Alam, Prioritaskan Kepentingan Nasional


Presiden menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi besar pemerintah dalam melindungi sumber daya alam Indonesia dari praktik-praktik yang tidak bertanggung jawab. Ia juga menekankan bahwa pengelolaan sumber daya strategis harus sepenuhnya berpihak pada kepentingan nasional dan kesejahteraan rakyat.


Menurutnya, tidak boleh ada lagi ruang bagi kepentingan individu atau kelompok tertentu yang berpotensi merugikan negara.


“Kita hanya membela kepentingan nasional dan kepentingan rakyat,” pungkas Presiden.


Dampak Kebijakan: Sinyal Kuat Reformasi Sektor Tambang


Kebijakan evaluasi dan pencabutan IUP ini diperkirakan akan memberikan dampak signifikan terhadap industri pertambangan nasional. Selain meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi, langkah ini juga berpotensi memperbaiki citra sektor tambang Indonesia di mata publik dan investor.


Di sisi lain, kebijakan ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah serius dalam menegakkan hukum serta memastikan pengelolaan sumber daya alam berjalan secara transparan, akuntabel, dan berkelanjutan.


Dengan langkah tegas ini, pemerintah berharap dapat menciptakan sistem pertambangan yang lebih tertib, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan untuk generasi mendatang.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas