INDOTORIAL.COM - MINAHASA – Usai menuntaskan rangkaian kunjungan kerja di Nusa Tenggara Timur, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melanjutkan agenda kerjanya ke Sulawesi Utara dengan mengunjungi kediaman korban bencana gempa di Desa Tateli, Kabupaten Minahasa, Senin (06/04/2026).
Kunjungan ini menjadi bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang tengah menghadapi musibah. Langkah tersebut juga sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya respons cepat dan kehadiran negara dalam setiap situasi darurat, terutama saat terjadi bencana alam.
Dalam agenda tersebut, Wapres Gibran secara langsung menyambangi keluarga korban gempa yang meninggal dunia akibat bencana yang mengguncang wilayah Sulawesi Utara beberapa waktu lalu. Kehadiran orang nomor dua di Indonesia ini diharapkan mampu memberikan dukungan moral sekaligus memperkuat semangat keluarga yang ditinggalkan.
Gempa M 7,6 Guncang Sulawesi Utara
Sebagaimana diketahui, gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 sempat mengguncang wilayah Sulawesi Utara dan menyebabkan kerusakan infrastruktur di sejumlah titik. Selain merusak bangunan, bencana ini juga menimbulkan korban jiwa.
Salah satu korban meninggal dunia adalah Deitje Lahia (69), warga Desa Tateli, Kabupaten Minahasa. Korban dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian setelah tertimpa reruntuhan bangunan di kawasan Gedung KONI Manado. Saat ini, korban telah dimakamkan oleh pihak keluarga.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana, khususnya di wilayah yang rawan aktivitas seismik seperti Sulawesi Utara.
Wapres Sampaikan Belasungkawa dan Pastikan Penanganan
Dalam kunjungannya, Wapres Gibran menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga almarhumah. Ia juga memastikan bahwa pemerintah terus memantau perkembangan situasi di lapangan dan berkomitmen untuk menangani dampak bencana secara menyeluruh.
Pemerintah, lanjutnya, tidak hanya fokus pada penanganan darurat, tetapi juga memastikan proses pemulihan pascabencana berjalan dengan baik. Hal ini mencakup perbaikan infrastruktur yang rusak, bantuan kepada masyarakat terdampak, serta koordinasi lintas instansi agar penanganan berjalan efektif.
“Kehadiran pemerintah harus benar-benar dirasakan masyarakat, terutama dalam kondisi sulit seperti ini,” menjadi pesan yang ditekankan dalam kunjungan tersebut.
Dukungan Moril dan Koordinasi Penanganan Bencana
Kehadiran Wapres di lokasi bencana diharapkan mampu memberikan dampak positif, khususnya bagi keluarga korban dan masyarakat sekitar. Selain sebagai bentuk empati, kunjungan ini juga menjadi bagian dari upaya memastikan bahwa seluruh proses penanganan berjalan cepat, tepat, dan terkoordinasi.
Pemerintah pusat bersama pemerintah daerah terus berupaya mempercepat pemulihan wilayah terdampak. Koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk lembaga terkait, menjadi kunci agar bantuan dapat tersalurkan secara merata dan tepat sasaran.
Dengan langkah ini, diharapkan masyarakat terdampak gempa di Sulawesi Utara dapat segera bangkit dan kembali menjalani aktivitas seperti sediakala. Pemerintah pun menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan memberikan perlindungan bagi seluruh warga negara dalam setiap kondisi, termasuk saat menghadapi bencana alam.
(Indotorial.com)
