Iklan

Iklan

,

Kanal

Iklan

Indeks Kanal

Presiden Prabowo Serahkan Jet Rafale hingga Radar Canggih, Tonggak Baru Penguatan Pertahanan Indonesia

18 Mei 2026, 20:57 WIB

 

Presiden Prabowo Serahkan Jet Rafale hingga Radar Canggih, Tonggak Baru Penguatan Pertahanan Indonesia

INDOTORIAL.COM - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa penguatan alat utama sistem persenjataan (alutsista) menjadi langkah strategis untuk menjaga kedaulatan dan stabilitas nasional Indonesia. Penegasan tersebut disampaikan usai seremoni penyerahan sejumlah alutsista modern di Pangkalan Udara Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Senin (18/5/2026).


Dalam kesempatan tersebut, pemerintah secara resmi menerima enam pesawat tempur multirole combat aircraft (MRCA) Rafale, empat pesawat Falcon 8X, satu pesawat angkut strategis Airbus A400M, satu missile Meteor, enam smart weapon Hammer, serta satu radar GCI GM403. Kehadiran alutsista baru ini dinilai menjadi tonggak penting dalam modernisasi pertahanan nasional Indonesia.


“Ini saya kira salah satu tonggak penambahan kekuatan,” ujar Presiden Prabowo kepada awak media.


Langkah penguatan pertahanan tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam meningkatkan kemampuan deterrence atau daya tangkal nasional. Menurut Presiden, Indonesia tidak memiliki kepentingan agresif terhadap negara lain, namun harus memastikan wilayahnya tetap aman di tengah dinamika geopolitik global yang semakin tidak menentu.


“Kita harus terus tingkatkan kekuatan pertahanan kita sebagai penangkal, sebagai deterrent, kita tidak punya kepentingan selain untuk menjaga wilayah kita sendiri,” kata Presiden.


Kehadiran jet tempur Rafale sendiri menjadi sorotan utama dalam penyerahan alutsista kali ini. Pesawat tempur generasi modern buatan Prancis tersebut dikenal memiliki kemampuan multi-peran, mulai dari superioritas udara hingga serangan strategis. Dengan tambahan enam unit Rafale, kekuatan pertahanan udara Indonesia diproyeksikan semakin meningkat, khususnya dalam menjaga wilayah udara nasional yang sangat luas.


Selain Rafale, pemerintah juga menerima pesawat Falcon 8X yang memiliki kemampuan mobilitas tinggi dan dapat digunakan untuk mendukung berbagai operasi strategis. Sementara Airbus A400M akan memperkuat kemampuan angkut militer Indonesia, terutama dalam mendukung operasi logistik, bantuan kemanusiaan, hingga misi pertahanan di berbagai wilayah.


Tidak hanya memperkuat armada udara, pemerintah juga meningkatkan sistem pertahanan berbasis persenjataan pintar melalui pengadaan missile Meteor dan smart weapon Hammer. Kedua sistem senjata tersebut dikenal memiliki tingkat akurasi tinggi dan teknologi modern yang mampu mendukung operasi tempur secara lebih efektif.


Sementara itu, radar GCI GM403 yang turut diserahkan akan memperkuat sistem pengawasan udara nasional. Radar tersebut dinilai penting dalam mendeteksi potensi ancaman udara sekaligus meningkatkan kemampuan monitoring wilayah strategis Indonesia.


Presiden Prabowo menegaskan bahwa penguatan pertahanan nasional merupakan syarat utama dalam menjaga stabilitas negara dan memastikan Indonesia tetap berdaulat di tengah ketidakpastian dunia.


“Tapi kita lihat kondisi dunia, geopolitik penuh dengan ketidakpastian, dan kita tahu bahwa pertahanan syarat utama untuk stabilitas, jaminan bahwa kita bisa berdaulat,” tuturnya.


Pemerintah, lanjut Presiden, akan terus melanjutkan pembangunan kekuatan pertahanan secara bertahap dan berkelanjutan. Fokus pembangunan tersebut tidak hanya pada kekuatan udara, tetapi juga mencakup pengamanan wilayah laut dan daratan Indonesia.


“Dalam waktu yang akan datang, terus akan kita bangun kekuatan kita. Kita ingin mengamankan wilayah udara, wilayah laut, dan tentunya wilayah daratan kita,” tandas Presiden.


Penguatan alutsista ini juga dinilai sebagai bagian dari upaya modernisasi TNI agar mampu menghadapi tantangan keamanan masa depan. Dengan kondisi geopolitik global yang terus berubah, Indonesia dinilai perlu memiliki sistem pertahanan yang kuat, modern, dan adaptif demi menjaga kepentingan nasional serta stabilitas kawasan.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas