Iklan

Iklan

,

Iklan

Wapres Gibran Dukung BBTF 2026, ASITA Bali Siap Promosikan Pariwisata Indonesia ke 44 Negara

14 Mei 2026, 17:22 WIB

 

Wapres Gibran Dukung BBTF 2026, ASITA Bali Siap Promosikan Pariwisata Indonesia ke 44 Negara

INDOTORIAL.COM - Pariwisata Indonesia kembali menunjukkan optimisme di tengah tantangan global. Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka menerima audiensi jajaran pengurus Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies Bali di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (13/05/2026).


Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPD ASITA Bali, I Putu Winastra, yang melaporkan kesiapan penyelenggaraan Bali and Beyond Travel Fair (BBTF) 2026. Event pariwisata berskala internasional itu dijadwalkan berlangsung pada 28 hingga 30 Mei 2026 di Bali.


BBTF selama ini dikenal sebagai salah satu pameran pariwisata terbesar di Indonesia yang mempertemukan pelaku industri wisata nasional dengan buyer internasional. Tahun ini, antusiasme peserta disebut meningkat signifikan.


“Bali and Beyond Travel Fair tahun ini akan diikuti oleh lebih dari 400 buyer dari 44 negara serta 280 exhibitor dari 4 negara. Ini menjadi kebanggaan bagi kami dan Indonesia, terlebih di tengah situasi geopolitik global yang kurang kondusif, event ini tetap dapat terselenggara dengan baik,” ujar I Putu Winastra usai pertemuan.


Dukungan pemerintah terhadap sektor pariwisata juga menjadi sorotan dalam audiensi tersebut. Sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto, Wapres Gibran menegaskan bahwa sektor pariwisata memiliki peran penting sebagai salah satu penggerak ekonomi nasional.


Pemerintah, kata Winastra, menaruh perhatian besar terhadap penguatan promosi pariwisata Indonesia melalui kolaborasi lintas daerah, perluasan pasar internasional, hingga peningkatan konektivitas industri wisata.


“Bapak Wakil Presiden sangat mendukung agar event ini terus dibesarkan dan diperkuat. Beliau juga akan mengajak para gubernur di seluruh Indonesia untuk berpartisipasi dalam BBTF pada masa mendatang,” lanjutnya.


Langkah tersebut dinilai strategis untuk memperluas dampak ekonomi pariwisata ke berbagai daerah di Indonesia, tidak hanya terpusat di Bali. Kehadiran pemerintah daerah dalam BBTF diharapkan mampu memperkenalkan lebih banyak destinasi unggulan nasional kepada pasar global.


Selain dukungan dari pemerintah pusat, penyelenggaraan BBTF 2026 juga mendapat sinergi dari berbagai kementerian. ASITA Bali menyebut Kementerian Pariwisata Republik Indonesia dan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia turut memberikan dukungan aktif untuk menyukseskan agenda internasional tersebut.


“Kementerian Luar Negeri membantu mempromosikan BBTF melalui seluruh perwakilan RI di luar negeri, sementara Kementerian Pariwisata mendukung kehadiran para buyer internasional,” jelas I Putu Winastra.


Kolaborasi lintas kementerian ini dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam memperluas jangkauan promosi wisata Indonesia di pasar internasional. Di tengah persaingan industri pariwisata global yang semakin ketat, dukungan diplomasi dan promosi terpadu dianggap mampu meningkatkan daya tarik Indonesia sebagai destinasi unggulan dunia.


Sebagai informasi, ASITA Bali saat ini memiliki sekitar 365 anggota biro perjalanan wisata yang mayoritas bergerak di sektor inbound tourism atau wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia. Peran tersebut membuat ASITA Bali menjadi salah satu garda terdepan dalam promosi pariwisata nasional.


Tak hanya fokus pada Bali, ASITA Bali juga menegaskan komitmennya untuk terus memperkenalkan berbagai destinasi unggulan dari seluruh wilayah Indonesia kepada wisatawan dunia.


“Kami akan selalu mempromosikan destinasi-destinasi yang ada di seluruh Indonesia oleh karenanya ASITA merupakan ambasador promosi pariwisata Indonesia,” tutupnya.


Dalam audiensi tersebut, Ketua DPD ASITA Bali turut didampingi oleh Sekretaris I Nyoman Subrata, Bendahara I Gusti Ngurah Gede Krisna Teja, serta Ketua Penasehat I Ketut Ardana.


Dengan dukungan pemerintah dan tingginya partisipasi internasional, BBTF 2026 diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi pariwisata unggulan dunia sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui sektor wisata.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas