Iklan

Iklan

,

Iklan

Wapres Gibran Tegaskan Komitmen Perkuat Pembangunan Wilayah Kepulauan dan Pesisir

7 Mei 2026, 18:01 WIB

 

Wapres Gibran Tegaskan Komitmen Perkuat Pembangunan Wilayah Kepulauan dan Pesisir

INDOTORIAL.COM - Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming, menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat pembangunan wilayah kepulauan, pesisir, dan daerah perbatasan di Indonesia. Komitmen tersebut disampaikan saat menerima audiensi Asosiasi Pemerintah Daerah Kepulauan dan Pesisir Seluruh Indonesia (ASPEKSINDO) di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Rabu (06/05/2026).


Pertemuan ini menjadi bagian penting dalam upaya pemerintah mempercepat pemerataan pembangunan nasional, khususnya di kawasan yang selama ini masih menghadapi berbagai keterbatasan infrastruktur dan layanan dasar. Fokus pembangunan mencakup penguatan konektivitas, infrastruktur komunikasi, layanan kesehatan, hingga pengembangan sektor maritim dan perikanan.


Langkah tersebut juga sejalan dengan pelaksanaan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, terutama dalam memperkuat pembangunan dari desa dan wilayah pinggiran, serta mendorong Indonesia menjadi poros maritim dunia melalui penguatan kawasan pesisir dan kepulauan.


Dalam audiensi itu, ASPEKSINDO menyampaikan sejumlah isu strategis yang dinilai mendesak untuk segera ditangani pemerintah pusat. Beberapa di antaranya yakni percepatan penyelesaian Rancangan Undang-Undang (RUU) Kepulauan, pembangunan pelabuhan perikanan, penguatan jaringan komunikasi di wilayah terluar, hingga peningkatan layanan kesehatan bagi masyarakat pesisir dan kepulauan.


Direktur Pengembangan Pendidikan Masyarakat Kepulauan dan Pesisir ASPEKSINDO, Mukhlis Ramlan, mengatakan bahwa Wapres Gibran memberikan respons positif terhadap berbagai aspirasi yang disampaikan dalam pertemuan tersebut.


“Kami menyampaikan beberapa hal, termasuk terkait Hari Pangan Sedunia dan percepatan merampungkan RUU Kepulauan. Beliau merespons aktif dan bahkan tadi terjadwal untuk hadir ke beberapa daerah kepulauan seperti Kalimantan Utara, Papua, dan daerah-daerah terluar yang hari ini masih terpinggirkan,” ujar Mukhlis usai audiensi.


Menurutnya, perhatian pemerintah terhadap wilayah kepulauan dan perbatasan kini semakin terlihat nyata. Salah satu isu yang menjadi sorotan adalah masih terbatasnya akses komunikasi di sejumlah titik wilayah terluar Indonesia.


Mukhlis mengungkapkan, ASPEKSINDO turut menyampaikan persoalan minimnya BTS atau Base Transceiver Station di beberapa kawasan perbatasan. Kondisi tersebut menyebabkan masyarakat kesulitan mengakses komunikasi dan layanan digital yang saat ini menjadi kebutuhan dasar.


“Tadi kami juga menyampaikan masih ada beberapa titik di wilayah perbatasan yang minim BTS dan akses komunikasi. Beliau meminta kami aktif berkomunikasi terkait kendala-kendala di lapangan dan akan mendorong kementerian terkait untuk hadir di tengah masyarakat,” jelasnya.


Tak hanya soal komunikasi, pembangunan sektor maritim juga menjadi perhatian utama dalam pembahasan tersebut. Wapres Gibran disebut memberikan perhatian serius terhadap pengembangan pelabuhan perikanan sebagai bagian dari penguatan ekonomi maritim nasional.


Indonesia sebagai negara kepulauan dinilai memiliki potensi hasil laut yang sangat besar dan perlu dikelola secara optimal melalui dukungan infrastruktur yang memadai. Kehadiran pelabuhan perikanan yang representatif diyakini mampu meningkatkan produktivitas nelayan sekaligus memperkuat rantai distribusi hasil laut nasional.


“Beliau juga menyoroti pentingnya pembangunan pelabuhan-pelabuhan perikanan karena Indonesia memiliki potensi hasil laut yang besar. ASPEKSINDO diminta bersinergi semaksimal mungkin untuk menjawab tantangan itu ke depan,” tutur Mukhlis.


ASPEKSINDO berharap pertemuan dengan Wapres Gibran ini tidak berhenti sebatas audiensi seremonial semata, tetapi menjadi awal dari kerja sama yang lebih konkret antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.


Menurut Mukhlis, masih banyak masyarakat di wilayah kepulauan, pesisir, dan perbatasan yang membutuhkan perhatian serius, baik dari sisi pembangunan infrastruktur maupun peningkatan kualitas layanan publik.


“Masih banyak masyarakat di wilayah perbatasan, kepulauan, dan pesisir yang membutuhkan perhatian serta program-program pemerintah yang harus dimaksimalkan. Mudah-mudahan komunikasi dan kerja bersama ini terus berlanjut, tidak hanya hari ini,” pungkasnya.


Dengan adanya penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, pembangunan wilayah kepulauan dan pesisir diharapkan dapat berjalan lebih merata serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas