Iklan

Iklan

,

Iklan

Wapres Gibran Puji Santri Tambakberas Jombang, Sebut “Kayak Debat Capres” Saat Jawaban Santri Tuai Tepuk Tangan

11 Mei 2026, 17:44 WIB

 

Wapres Gibran Puji Santri Tambakberas Jombang, Sebut “Kayak Debat Capres” Saat Jawaban Santri Tuai Tepuk Tangan

INDOTORIAL.COM - Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai kunjungan Gibran Rakabuming Raka saat menghadiri Haul ke-55 K.H. Abdul Wahab Chasbullah di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Jombang, Jawa Timur, Minggu (10/05/2026). Kehadiran Wapres tidak hanya menjadi pusat perhatian ribuan santri dan ulama, tetapi juga menghadirkan momen spontan yang mengundang gelak tawa sekaligus apresiasi dari para hadirin.


Dalam sambutannya, Wapres Gibran tiba-tiba meminta panitia menghadirkan dua sepeda ke depan panggung. Momen tersebut langsung memancing rasa penasaran para peserta haul yang memadati area pondok pesantren. Tak lama kemudian, dua santri dipanggil ke atas panggung untuk menjawab pertanyaan sederhana namun bermakna.


“Apa yang membuat kamu bangga menjadi santri?” tanya Wapres di hadapan ribuan jamaah.


Pertanyaan itu dijawab dengan penuh percaya diri oleh Ahmad Alfiro Ismail, santri asal Magelang. Dengan gaya bicara tenang dan runtut, Ahmad menjelaskan bahwa kebanggaannya menjadi santri lahir dari tiga nilai utama yang selalu ia pegang teguh, yakni berakhlak, berilmu, dan mampu berkiprah di tengah masyarakat.


“Saya bangga menjadi santri karena menjadi santri membuat saya termotivasi dan terinspirasi dengan tiga moto yang saya pegang teguh, yakni berakhlak, berilmu, dan juga berkiprah,” ujar Ahmad.


Jawaban tersebut langsung disambut tepuk tangan meriah para hadirin. Bahkan, Wapres Gibran tampak terkesan dengan cara Ahmad menyampaikan pendapatnya yang dinilai lugas dan meyakinkan.


“Wah ini kayak debat Capres,” canda Gibran yang sontak mencairkan suasana dan membuat para santri tertawa.


Tak kalah menarik, seorang santriwati asal Jombang bernama Indi Febrianti Valentina juga menyampaikan pandangannya tentang arti menjadi santri. Menurutnya, santri tidak hanya dituntut mencari ilmu agama, tetapi juga dibentuk untuk memiliki akhlak mulia dan semangat pengabdian kepada masyarakat.


“Saya bangga menjadi santri karena selain mencari ilmu, kami juga diajarkan memiliki akhlak yang baik. Setelah memiliki ilmu dan akhlak, santri harus bisa berkiprah dan bermanfaat bagi masyarakat,” ungkap Indi.


Interaksi spontan antara Wapres dan para santri tersebut menjadi salah satu momen paling berkesan dalam rangkaian Haul ke-55 K.H. Abdul Wahab Chasbullah. Banyak peserta tampak antusias mengabadikan momen ketika kedua santri menerima hadiah sepeda langsung dari Wapres.


Kehadiran Wapres Gibran di Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas sendiri disambut ribuan santri, kiai, ulama, hingga tokoh masyarakat. Dalam pidatonya, Gibran mengajak generasi muda pesantren untuk meneladani semangat perjuangan Mbah Wahab sebagai tokoh pemersatu bangsa yang memiliki pemikiran maju dan cinta tanah air.


“Mbah Kiai Wahab adalah tokoh penggerak yang mewarisi semangat persatuan, cinta tanah air, keberanian berpikir maju, dan komitmen kuat untuk kemajuan bangsa,” ujar Wapres.


Wapres juga menyoroti pentingnya kesiapan santri menghadapi tantangan global di era modern. Menurutnya, santri masa kini harus mampu beradaptasi dengan perubahan zaman tanpa meninggalkan nilai akhlak dan kebangsaan.


“Indonesia membutuhkan anak-anak muda dan santri yang berakhlak mulia, cinta tanah air, berani berinovasi, dan mampu beradaptasi. Sekarang ada konflik geopolitik, perang dagang, disrupsi teknologi, hingga perubahan iklim. Santri harus mampu menghadapi tantangan itu,” tegasnya.


Selain itu, Gibran turut mengapresiasi langkah Pondok Pesantren Bahrul Ulum yang dinilai adaptif terhadap perkembangan zaman. Pesantren tersebut diketahui telah membuka berbagai program studi modern di luar bidang keagamaan, mulai dari pertanian, ekonomi, pendidikan, hingga teknologi informasi.


Menutup sambutannya, Wapres mengaku optimistis terhadap masa depan generasi muda pesantren setelah mendengar jawaban para santri yang dinilai cerdas dan penuh visi.


“Jawabannya bagus-bagus. Calon pemimpin semua ini. Jadi tenang saja Pak Kiai, ini generasi-generasi penerusnya,” ujar Gibran yang kembali disambut tepuk tangan meriah para hadirin.


Acara haul berlangsung khidmat namun tetap hangat dan penuh kebersamaan. Kehadiran Wapres menjadi pengalaman berharga bagi para santri yang merasa bangga dapat berinteraksi langsung dengan orang nomor dua di Indonesia tersebut.


Turut mendampingi Wapres dalam kegiatan itu antara lain Listyo Sigit Prabowo, Khofifah Indar Parawansa, Warsubi, serta Plt. Sekretaris Wakil Presiden Al Muktabar dan keluarga besar K.H. Abdul Wahab Chasbullah.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas