Iklan

Iklan

,

Iklan

Wapres Gibran Dorong Produk Lokal Kuasai Ruang Strategis Ritel Modern, UKM Siap Naik Kelas

11 Februari 2026, 15:30 WIB

 

Wapres Gibran Dorong Produk Lokal Kuasai Ruang Strategis Ritel Modern, UKM Siap Naik Kelas

INDOTORIAL.COM - JAKARTA – Komitmen pemerintah dalam memperkuat usaha kecil dan menengah (UKM) kembali ditegaskan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming. Kali ini, fokus diarahkan pada peningkatan akses produk lokal agar mendapatkan ruang strategis di pusat perbelanjaan dan jaringan ritel modern di seluruh Indonesia.


Penegasan tersebut disampaikan Wapres Gibran saat menerima perwakilan Himpunan Peretail dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (10/02/2026). Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya konkret pemerintah dalam mendorong penguatan produk lokal dan meningkatkan daya saing UKM Indonesia di tengah dominasi produk global.


Dalam pertemuan tersebut, Wapres menekankan pentingnya penempatan produk lokal di lokasi yang mudah terlihat dan mudah diakses konsumen. Menurutnya, strategi ini bukan sekadar simbolis, tetapi menjadi langkah nyata agar produk UKM Indonesia bisa bersaing secara sehat di pasar domestik.


Chairman Hippindo, Budihardjo Iduansjah, menyampaikan bahwa arahan Wapres akan segera diteruskan kepada seluruh anggota Hippindo. Ia menegaskan bahwa merek-merek lokal harus mampu menjadi tuan rumah di negeri sendiri.


“Masukan tersebut akan kami sampaikan kepada anggota, agar merek-merek lokal dapat menjadi tuan rumah di negerinya sendiri dan diberikan tempat strategis, baik di mal maupun di toko ritel anggota Hippindo,” ujar Budihardjo usai pertemuan.


Dukungan Margin Lebih Rendah untuk Produk UKM


Selain soal penempatan ruang strategis, penguatan UKM juga menyentuh aspek biaya dan skema kerja sama. Wapres Gibran meyakini kualitas produk UKM Indonesia tidak kalah dengan produk asing. Namun, agar pertumbuhannya semakin cepat, dibutuhkan dukungan nyata dari sektor ritel modern.


Salah satu poin penting yang dibahas adalah pemberian keringanan margin sewa serta skema konsinyasi yang lebih berpihak pada pemasok produk lokal. Dukungan ini dinilai krusial untuk membantu UKM bertahan dan berkembang di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif.


“Menghadapi tantangan dari sisi biaya dan konsinyasi, arahan Pak Wapres agar sektor ritel dapat memberikan dukungan, khususnya bagi para pemasok produk lokal, dengan margin yang lebih rendah,” jelas Budihardjo.


Langkah ini diharapkan dapat memperluas akses pasar bagi produk lokal sekaligus memperkuat ekosistem UMKM nasional. Dengan dukungan dari pusat perbelanjaan dan jaringan ritel modern, UKM tidak hanya mendapat tempat berjualan, tetapi juga peluang membangun branding dan loyalitas konsumen.


Apresiasi Program Belanja di Indonesia Aja (BINA)


Dalam kesempatan yang sama, Wapres Gibran juga mengapresiasi gerakan Belanja di Indonesia Aja (BINA). Program ini merupakan inisiatif Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian bersama Hippindo, APPBI, dan APRINDO.


Menurut Budihardjo, program BINA dinilai mampu mendorong wisata belanja sebagai salah satu sumber devisa nasional. Kehadiran wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, tidak hanya berdampak pada sektor ritel, tetapi juga menggerakkan UMKM dan industri kreatif.


“Wisata belanja bisa menjadi salah satu tulang punggung ekonomi Indonesia. Kehadiran turis akan membawa devisa sekaligus menggerakkan sektor ritel dan UMKM,” ungkapnya.


Hippindo pun mengundang Wapres untuk menghadiri rangkaian kegiatan BINA menjelang Hari Raya Imlek dan Idul Fitri, serta Indonesia Retail Summit yang akan digelar pada Agustus mendatang. Momentum tersebut dinilai strategis untuk memperkuat kampanye cinta produk lokal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.


Pertemuan ini turut dihadiri sejumlah tokoh penting di sektor ritel dan UMKM, di antaranya Dewan Pembina Hippindo sekaligus Owner Indahtex Group & Poshboy Hendra Widjaja; Sekretaris Jenderal Hippindo dan Direktur Operasional Charles & Keith, Pedro, EA7, Pomelo, Haryanto Pratantara; Ketua Komite Investasi Hippindo dan Direktur JCO Donut & Coffee Charlie Ernawan; serta Wakil Ketua Komite CSR, UMKM, dan Sustainability Hippindo sekaligus Owner Batik Riana Kusuma, Riana Kusuma.


Dorongan Wapres Gibran terhadap penguatan produk lokal di ritel modern menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah serius menjadikan UKM sebagai pilar utama ekonomi nasional. Dengan sinergi antara pemerintah dan pelaku ritel, peluang produk lokal untuk mendominasi pasar dalam negeri kini semakin terbuka lebar.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas