Iklan

Iklan

,

Iklan

Presiden Prabowo Hadiri Munajat Keselamatan Bangsa dan Pengukuhan Pengurus MUI 2025–2030 di Masjid Istiqlal

8 Februari 2026, 16:20 WIB

 

Presiden Prabowo Hadiri Munajat Keselamatan Bangsa dan Pengukuhan Pengurus MUI 2025–2030 di Masjid Istiqlal

INDOTORIAL.COM - Jakarta – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri acara “Bersatu dalam Munajat untuk Keselamatan Bangsa” yang dirangkaikan dengan Pengukuhan dan Ta’aruf Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Masa Khidmat 2025–2030, bertempat di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (7/2/2026). Kegiatan keagamaan berskala nasional ini diikuti oleh puluhan ribu jemaah dari berbagai unsur umat Islam, organisasi keagamaan, serta tokoh masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia.


Presiden Prabowo tiba di Masjid Istiqlal sekitar pukul 10.00 WIB dan disambut langsung oleh jajaran pimpinan MUI, para ulama, serta tokoh agama. Kedatangan Kepala Negara juga diiringi lantunan selawat yang menambah suasana khidmat. Kehadiran Presiden dalam acara ini dinilai sebagai simbol kuat dukungan negara terhadap peran strategis ulama dalam menjaga persatuan umat, ketenangan sosial, dan keharmonisan kehidupan berbangsa dan bernegara.


Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan negara. Doa juga dipanjatkan khusus bagi para korban bencana alam yang belakangan melanda sejumlah wilayah, seperti banjir bandang dan tanah longsor di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Munajat bersama ini menjadi bentuk ikhtiar spiritual sekaligus solidaritas kemanusiaan di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa.


Momentum penting selanjutnya adalah pengukuhan Pengurus MUI Masa Khidmat 2025–2030. Pengukuhan tersebut menandai dimulainya amanah baru bagi para ulama, zu’ama, dan cendekiawan Muslim untuk terus membimbing umat, menjaga moderasi beragama, serta memperkuat kontribusi Islam dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.


Dalam taklimatnya, Presiden Prabowo menyampaikan rasa hormat dan kebanggaannya dapat hadir dalam acara pengukuhan pengurus MUI yang digelar di Masjid Istiqlal, masjid kebesaran umat Islam Indonesia. Presiden menegaskan bahwa MUI memiliki peran yang sangat besar dan menentukan dalam perjalanan bangsa.


“MUI selalu menjadi pilar stabilitas, pilar ketenangan, pilar kesejukan, serta pilar toleransi antara seluruh umat dan seluruh agama. MUI tidak pernah absen ketika bangsa ini menghadapi kesulitan,” ujar Presiden Prabowo.


Presiden juga menyoroti peran aktif MUI dalam merespons berbagai bencana alam yang terjadi di sejumlah daerah. Menurutnya, kehadiran ulama di tengah masyarakat yang sedang tertimpa musibah menjadi sumber kekuatan moral dan spiritual yang sangat dibutuhkan.


Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Nusron Wahid menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni pengukuhan, melainkan momentum refleksi dan pendekatan diri kepada Allah SWT. Ia menyebut, doa bersama menjadi sarana menghadirkan ketenangan jiwa di tengah dinamika dan ujian yang dihadapi bangsa.


“Bangsa ini sedang menghadapi berbagai ujian, mulai dari bencana banjir bandang, tanah longsor, hingga musibah lain yang menimpa saudara-saudara kita di berbagai daerah,” ungkap Nusron.


Acara di Masjid Istiqlal tersebut mencerminkan kuatnya sinergi antara negara dan ulama dalam merawat persatuan nasional, memperkuat solidaritas kemanusiaan, serta meneguhkan nilai-nilai kebangsaan sebagai fondasi Indonesia yang damai dan berkeadaban.


Turut mendampingi Presiden Prabowo dalam kegiatan ini antara lain Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, serta Ketua Umum MUI K.H. Anwar Iskandar. Acara juga dihadiri Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla, jajaran Kabinet Merah Putih, para duta besar negara sahabat, serta ulama dan tokoh Islam dari berbagai daerah.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas