Iklan

Iklan

,

Kanal

Iklan

Indeks Kanal

Wapres Gibran Dorong Generasi Muda Maluku Kuasai Teknologi dan Kecerdasan Artifisial

8 Oktober 2026, 21:25 WIB

 

Wapres Gibran Dorong Generasi Muda Maluku Kuasai Teknologi dan Kecerdasan Artifisial

INDOTORIAL.COM – Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming mendorong peningkatan literasi teknologi dan kecerdasan artifisial atau artificial intelligence (AI) bagi generasi muda di Maluku. Penguasaan teknologi dinilai menjadi salah satu bekal penting bagi anak muda untuk menghadapi perkembangan zaman dan mempersiapkan masa depan.


Hal tersebut dibahas saat Wapres Gibran menerima jajaran pimpinan Universitas Muhammadiyah Maluku di Istana Wakil Presiden, Jakarta Pusat, Rabu (7/10/2026). Pertemuan ini menyoroti pentingnya mempersiapkan generasi muda agar mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi yang terus berkembang.


Rektor Universitas Muhammadiyah Maluku, Faris Al-Fadhat, mengatakan bahwa Wapres menekankan pentingnya kesiapan generasi muda dalam menghadapi tantangan masa depan. Menurutnya, peningkatan literasi AI perlu menjadi perhatian bersama agar anak muda, khususnya di Maluku, tidak tertinggal dalam perkembangan teknologi digital.


“Beliau memang berpesan bahwa anak-anak muda Maluku ini harus siap untuk menyongsong masa depan. Kalau anak-anak muda tidak dipersiapkan dengan baik, atau literasinya ditingkatkan dalam AI, nanti ini akan menjadi salah satu kendala,” ungkap Faris seusai pertemuan.


Wapres Gibran Soroti Pentingnya Literasi AI bagi Anak Muda Maluku


Perkembangan kecerdasan artifisial kini membuka berbagai peluang di bidang pendidikan, ekonomi, industri kreatif, hingga dunia kerja. Karena itu, pemahaman terhadap teknologi tidak cukup hanya sebatas kemampuan menggunakan perangkat digital, tetapi juga mencakup pemahaman tentang cara kerja, manfaat, serta penggunaannya secara bijak dan bertanggung jawab.


Dalam konteks tersebut, peningkatan literasi AI menjadi langkah penting untuk membantu generasi muda memanfaatkan teknologi sebagai sarana belajar, mengembangkan keterampilan, dan menciptakan inovasi.


Faris menjelaskan, tantangan peningkatan literasi teknologi juga perlu mendapat perhatian khusus di wilayah Indonesia Timur. Pemerataan akses terhadap pengetahuan dan keterampilan digital menjadi salah satu hal yang perlu diperkuat agar generasi muda di daerah memiliki kesempatan yang lebih luas untuk berkembang.


Menurutnya, anak muda Maluku perlu mendapatkan ruang untuk belajar, mengenal perkembangan teknologi, serta membangun kemampuan yang relevan dengan kebutuhan masa depan.


Upaya tersebut diharapkan dapat membantu mahasiswa maupun pelajar sekolah menengah atas mempersiapkan diri menghadapi perubahan di berbagai sektor. Dengan bekal pengetahuan yang memadai, mereka diharapkan mampu menjadi bagian dari perkembangan teknologi, bukan hanya menjadi pengguna.


Universitas Muhammadiyah Maluku Siapkan Kegiatan Pemberdayaan Pemuda


Sebagai tindak lanjut dari pertemuan dengan Wapres Gibran, Universitas Muhammadiyah Maluku bersama sejumlah mitra di Provinsi Maluku berencana menggelar kegiatan yang melibatkan generasi muda.


Program tersebut direncanakan menyasar mahasiswa dan siswa sekolah menengah atas (SMA). Melalui kegiatan ini, para peserta akan diajak belajar bersama untuk meningkatkan pemahaman terhadap teknologi sekaligus mempersiapkan diri menghadapi masa depan.


Faris menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dirancang untuk membangun generasi muda yang mampu hidup selaras dengan kemajuan teknologi. Selain meningkatkan pengetahuan, program ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat belajar, kreativitas, dan kesiapan menghadapi perubahan.


“Jadi rencananya, kami bersama mitra kami di Provinsi Maluku akan melakukan satu event bersama anak-anak muda, baik mahasiswa maupun anak-anak SMA, belajar untuk sama-sama mempersiapkan diri menjadi generasi yang sama-sama harmoni dan juga akrab dengan kemajuan teknologi,” tutur Faris.


Keterlibatan mahasiswa dan pelajar SMA menjadi bagian penting dari upaya memperluas pemahaman mengenai teknologi sejak dini. Dengan demikian, generasi muda memiliki kesempatan untuk mengenal potensi AI dan berbagai penerapannya sebelum memasuki dunia pendidikan tinggi maupun dunia kerja.


Meski masih berupa rencana, kegiatan tersebut diharapkan menjadi salah satu langkah konkret untuk memperkuat literasi digital di Maluku. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan mitra daerah juga berpotensi memperluas jangkauan program sehingga semakin banyak anak muda memperoleh manfaat.


Wapres Dukung Persiapan Generasi Muda Menghadapi Masa Depan


Faris mengungkapkan bahwa Wapres Gibran memberikan dukungan terhadap rencana program pemberdayaan generasi muda tersebut. Dukungan ini diharapkan dapat memperkuat motivasi anak muda Maluku untuk terus belajar dan mempersiapkan kemampuan yang dibutuhkan pada masa mendatang.


Menurut Faris, masa depan seharusnya tidak dipandang sebagai sesuatu yang sepenuhnya tidak dapat diprediksi atau dipersiapkan. Sebaliknya, generasi muda perlu mulai membangun pengetahuan, keterampilan, dan kesiapan sejak sekarang.


“Dan dengan begitu, anak-anak muda tidak lagi melihat masa depan itu adalah masa yang tidak bisa dipersiapkan. Mereka bisa mempersiapkan dari sekarang,” pungkas Faris.


Peningkatan literasi teknologi dan AI diharapkan menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia di Maluku. Langkah ini juga penting untuk membuka peluang lebih luas bagi generasi muda agar dapat berpartisipasi dalam berbagai bidang yang semakin dipengaruhi perkembangan teknologi.


Melalui sinergi perguruan tinggi, mitra daerah, dan dukungan pemerintah, generasi muda Maluku diharapkan semakin siap menghadapi tantangan era digital. Penguasaan teknologi yang disertai kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan tanggung jawab akan menjadi modal penting untuk membangun masa depan yang lebih baik.


(Team Indotorial)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas