Iklan

Iklan

,

Kanal

Iklan

Indeks Kanal

Prabowo Dorong Kolaborasi Nasional untuk Wujudkan Kemandirian Energi Indonesia

14 Agustus 2026, 21:13 WIB

 

Prabowo Dorong Kolaborasi Nasional untuk Wujudkan Kemandirian Energi Indonesia

INDOTORIAL.COM - Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh kekuatan nasional untuk mewujudkan kemandirian energi Indonesia. Menurut Prabowo, upaya tersebut tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh pelaku ekonomi, mulai dari perusahaan besar hingga usaha skala menengah dan kecil.


Pesan tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat meresmikan peluncuran Motor Listrik Nasional (Molinas) beserta ekosistem pendukungnya di Fasilitas Produksi ALVA, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis, 13 Agustus 2026.


Dalam kesempatan itu, Prabowo mengajak seluruh kekuatan ekonomi nasional untuk membangun semangat Indonesia Incorporated. Ia menilai seluruh pelaku usaha harus bergerak dalam satu arah agar Indonesia memiliki fondasi ekonomi yang lebih kuat dan tidak mudah terguncang oleh perubahan situasi global.


“Hari ini saya mengajak kalian Indonesia Incorporated. Kita harus jadi satu. Yang kuat, yang menengah, yang agak menengah, dan yang lemah. Harus bersatu,” kata Prabowo.


Kemandirian Energi Jadi Kunci Hadapi Gejolak Global


Presiden Prabowo menilai persatuan dan kolaborasi nasional menjadi semakin penting di tengah berbagai ketidakpastian global. Konflik geopolitik maupun perang dagang di sejumlah negara dapat memberikan dampak terhadap negara lain, termasuk Indonesia, terutama jika masih memiliki ketergantungan tinggi terhadap pasokan energi dari luar negeri.


Karena itu, pemerintah ingin memperkuat kemampuan Indonesia dalam memenuhi kebutuhan energinya sendiri. Prabowo menegaskan Indonesia memiliki modal yang cukup besar untuk membangun kemandirian tersebut, salah satunya melalui kekayaan sumber daya alam yang melimpah.


“Kita terlalu besar untuk menggantungkan diri kepada pihak luar,” tegasnya.


Namun, kekayaan sumber daya alam tersebut, menurut Prabowo, harus dikelola secara hati-hati dan berkelanjutan. Sumber daya yang dimiliki Indonesia harus diarahkan untuk menciptakan nilai tambah sekaligus memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.


Elektrifikasi Transportasi Jadi Bagian Strategi Energi


Salah satu strategi yang didorong pemerintah adalah mempercepat elektrifikasi di berbagai sektor. Peluncuran Motor Listrik Nasional menjadi salah satu contoh konkret dari arah kebijakan tersebut.


Prabowo mengatakan penggunaan kendaraan dan berbagai peralatan berbasis listrik dapat membantu Indonesia mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil, khususnya BBM yang sebagian kebutuhannya masih dipenuhi melalui impor.


Tidak hanya sepeda motor dan mobil, pemerintah juga mendorong penggunaan bus listrik, traktor listrik hingga berbagai peralatan industri berbasis energi listrik.


“Salah satu cara mengelolanya adalah seperti hari ini. Dengan motor dan mobil listrik, dengan bus listrik, dengan traktor listrik, dengan sebanyak mungkin alat-alat kita menggunakan listrik sebagai energi utama, kita akan lebih aman. Kita akan lebih sejahtera,” ujar Prabowo.


Menurut Presiden, langkah tersebut bukan sekadar perubahan teknologi transportasi, tetapi bagian dari strategi yang lebih besar untuk memperkuat ketahanan energi nasional.


Impor BBM Capai Puluhan Miliar Dolar


Besarnya kebutuhan energi Indonesia juga menjadi perhatian pemerintah. Prabowo mengungkapkan, devisa yang harus dikeluarkan Indonesia untuk memenuhi kebutuhan BBM dari luar negeri mencapai sekitar USD28 miliar hingga USD30 miliar setiap tahun.


Angka tersebut menunjukkan besarnya beban yang harus ditanggung jika ketergantungan terhadap energi impor terus berlangsung. Karena itu, pemerintah berupaya menekan kebutuhan impor melalui pengembangan sumber energi domestik dan percepatan transisi menuju energi yang lebih beragam.


Selain elektrifikasi, pemerintah juga menyiapkan sejumlah agenda transisi energi lainnya. Salah satunya adalah rencana mengganti penggunaan LPG dengan CNG.


Pemerintah juga menargetkan pembangunan pembangkit listrik tenaga surya dengan kapasitas total mencapai 100 gigawatt dalam empat tahun. Di saat yang sama, PT PLN (Persero) diminta mempercepat pengurangan penggunaan pembangkit listrik berbahan bakar diesel.


“PLN harus tinggalkan pembangkit listrik dari diesel. Kurang lebih 13 gigawatt harus segera kita tinggalkan,” tegas Prabowo.


Potensi Energi Baru Terus Dikembangkan


Presiden Prabowo juga mengungkapkan bahwa Indonesia masih memiliki berbagai potensi energi yang terus diteliti dan dikembangkan oleh para ilmuwan serta peneliti dalam negeri.


Salah satu potensi yang disebut adalah hidrogen alam. Menurut Prabowo, Indonesia memiliki cadangan hidrogen alam yang dinilai sangat besar dan berpotensi menjadi salah satu sumber energi masa depan.


Pengembangan berbagai sumber energi tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk menciptakan sistem energi yang lebih mandiri, kuat, dan tidak terlalu bergantung pada kondisi pasar maupun geopolitik global.


Prabowo optimistis berbagai kebijakan tersebut mulai menunjukkan hasil dalam beberapa tahun mendatang. Ia memperkirakan penguatan kemandirian energi Indonesia dapat terlihat secara signifikan dalam kurun waktu tiga hingga lima tahun ke depan.


“Kita akan bangkit benar-benar. Sekarang kita sudah mulai bangkit,” pungkasnya.


Bagi pemerintah, peluncuran Motor Listrik Nasional bukan hanya soal menghadirkan kendaraan baru, tetapi juga menjadi simbol arah transformasi industri dan energi Indonesia. Dengan dukungan pemerintah, dunia usaha, peneliti, serta masyarakat, elektrifikasi diharapkan dapat berkembang sekaligus memperkuat industri nasional dan mengurangi ketergantungan terhadap energi impor.


Dengan demikian, agenda kemandirian energi Indonesia tidak berhenti pada pembangunan pembangkit atau pengembangan teknologi baru. Lebih jauh, pemerintah ingin membangun ekosistem energi yang melibatkan seluruh kekuatan nasional agar Indonesia memiliki ketahanan ekonomi yang lebih kuat dalam menghadapi berbagai tantangan global.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas