Iklan

Iklan

,

Kanal

Iklan

Indeks Kanal

Wapres Gibran Tinjau Jembatan Gantung Kendawi di Gayo Lues, Progres Pembangunan Capai 80 Persen

8 Agustus 2026, 21:19 WIB

 

Wapres Gibran Tinjau Jembatan Gantung Kendawi di Gayo Lues, Progres Pembangunan Capai 80 Persen

INDOTORIAL.COM - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming melanjutkan rangkaian agenda kerjanya di Provinsi Aceh dengan meninjau pembangunan Jembatan Gantung Kendawi di Kabupaten Gayo Lues, Kamis (06/08/2026).


Peninjauan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan proses pemulihan infrastruktur dan layanan dasar pascabencana berjalan sesuai target. Kehadiran Wapres Gibran juga menunjukkan komitmen pemerintah untuk memastikan masyarakat di wilayah terdampak dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman dan lancar.


Saat berada di lokasi, Wapres Gibran meninjau langsung kondisi pembangunan Jembatan Gantung Kendawi. Ia juga mendengarkan laporan mengenai perkembangan pekerjaan, kondisi kawasan sekitar, serta berbagai kebutuhan yang masih harus ditangani untuk mempercepat pemulihan.


Wapres menegaskan bahwa penyediaan infrastruktur yang aman dan layak merupakan bagian dari tanggung jawab negara, khususnya bagi masyarakat yang terdampak bencana.


Selain melihat progres pembangunan jembatan, Wapres Gibran turut meninjau kondisi sungai di sekitar lokasi. Menurutnya, pembangunan kembali infrastruktur harus dibarengi dengan langkah mitigasi agar kerusakan serupa tidak kembali terjadi ketika bencana banjir melanda.


“Ini normalisasi sungainya harus dikebut, kondisi alamnya begini. Normalisasi sungai itu lebih mahal dari bikin jembatan,” ujar Wapres Gibran.


Pernyataan tersebut menegaskan pentingnya penanganan kawasan secara menyeluruh. Pemerintah tidak hanya dituntut membangun kembali jembatan yang rusak, tetapi juga perlu memperhatikan kondisi lingkungan dan aliran sungai yang menjadi salah satu faktor penting dalam upaya mencegah kerusakan infrastruktur akibat banjir.


Wapres Gibran Minta Kawasan Terdampak Dipulihkan


Perhatian Wapres Gibran tidak hanya tertuju pada pembangunan Jembatan Gantung Kendawi. Ia juga menyoroti kondisi kawasan permukiman, lahan pertanian, serta fasilitas pendidikan yang terdampak bencana.


Wapres meminta agar proses pemulihan dilakukan secara menyeluruh sehingga masyarakat tidak hanya mendapatkan kembali akses transportasi, tetapi juga dapat kembali menjalankan kegiatan ekonomi dan pendidikan seperti sebelumnya.


“Sawah, rumah, sekolahnya juga dipindah. Kita bangun lagi semua, ya,” pesan Wapres Gibran.


Pembangunan kembali sejumlah fasilitas tersebut menjadi bagian penting dari pemulihan pascabencana di Gayo Lues. Infrastruktur dasar seperti jembatan, jalan, rumah, sekolah, hingga lahan pertanian memiliki keterkaitan langsung dengan aktivitas masyarakat.


Progres Jembatan Kendawi Capai 80 Persen


Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0113/Gayo Lues Fran Desiafan Eka Saputra memaparkan perkembangan pembangunan Jembatan Gantung Kendawi kepada Wapres.


Menurut Fran, pengerjaan jembatan saat ini telah memasuki tahap pemasangan papan lantai. Secara keseluruhan, progres pembangunan telah mencapai sekitar 80 persen.


“Ini progres pengerjaan jembatan sampai tahap sekarang sudah pemasangan papan lantai jembatan. Progres sudah 80 persen, kemudian nanti rencananya tanggal 15 Agustus selesai. Kemudian target operasionalnya 16 Agustus,” paparnya.


Jembatan Gantung Kendawi memiliki panjang sekitar 100 meter dengan lebar 1,5 meter. Setelah selesai dibangun, jembatan tersebut dapat digunakan oleh pejalan kaki maupun kendaraan roda dua.


Keberadaan jembatan ini diharapkan kembali membuka akses masyarakat yang sebelumnya terganggu akibat bencana. Selain mendukung mobilitas warga, jembatan juga menjadi akses penting bagi para pelajar dalam menuju sekolah.


Kodim Gayo Lues Kerjakan 56 Jembatan


Pemulihan infrastruktur di Kabupaten Gayo Lues juga dilakukan secara lebih luas. Kodim 0113/Gayo Lues turut mengambil bagian dalam percepatan pembangunan jembatan di sejumlah titik yang terdampak.


Fran menyampaikan bahwa terdapat 56 jembatan yang dikerjakan oleh Kodim 0113/Gayo Lues. Dari jumlah tersebut, sebanyak 51 titik merupakan jembatan gantung, dua jembatan beton, dan tiga lainnya merupakan jembatan Aramco.


“Izin menyampaikan juga, di Gayo Lues ini Kodim mengerjakan 56 jembatan. Lima puluh satu titik merupakan jembatan gantung, kemudian jembatan beton ada dua, dan jembatan Aramco ada tiga,” jelas Fran.


Dengan pembangunan tersebut, pemerintah berharap akses antarwilayah di Gayo Lues dapat kembali normal. Pemulihan konektivitas menjadi salah satu faktor penting agar aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan ekonomi, pendidikan, dan pelayanan dasar, dapat berjalan kembali.


Peninjauan Jembatan Gantung Kendawi oleh Wapres Gibran sekaligus menjadi bagian dari upaya memastikan proses pemulihan pascabencana tidak berhenti pada pembangunan fisik semata. Penanganan sungai, kawasan permukiman, sekolah, lahan pertanian, dan fasilitas lainnya juga menjadi perhatian agar masyarakat Gayo Lues benar-benar dapat kembali beraktivitas dengan aman.


Turut mendampingi Wapres Gibran dalam peninjauan tersebut yakni Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, Pangdam Iskandar Muda Joko Hadi Susilo, Kapolda Aceh Ruddi Setiawan, serta Bupati Gayo Lues Suhaidi.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas