Iklan

Iklan

,

Kanal

Iklan

Indeks Kanal

Wapres Gibran Tinjau Pembangunan Jembatan Teupin Mane di Bireuen, Tekankan Mutu Infrastruktur Pascabencana

7 Agustus 2026, 20:39 WIB

 

Wapres Gibran Tinjau Pembangunan Jembatan Teupin Mane di Bireuen, Tekankan Mutu Infrastruktur Pascabencana

INDOTORIAL.COM - BIREUEN – Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka kembali menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat pemulihan infrastruktur pascabencana di Provinsi Aceh. Dalam rangkaian kunjungan kerjanya di Kabupaten Bireuen, Kamis (06/08/2026), Wapres meninjau langsung progres pembangunan Jembatan Teupin Mane di Kecamatan Juli.


Kunjungan tersebut dilakukan setelah sebelumnya Wapres meninjau pembangunan Jembatan Krueng Tingkeum. Peninjauan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan proyek strategis yang terdampak bencana alam dapat selesai tepat waktu, sehingga konektivitas antarwilayah kembali normal dan aktivitas masyarakat dapat berjalan tanpa hambatan.


Di lokasi proyek, Wapres Gibran memperoleh penjelasan langsung dari jajaran pelaksana pembangunan mengenai perkembangan konstruksi, tantangan di lapangan, hingga target penyelesaian jembatan. Pemerintah ingin memastikan setiap tahapan pembangunan berjalan sesuai rencana dengan tetap mengutamakan kualitas hasil pekerjaan.


Wapres Tekankan Kualitas Pembangunan


Dalam kesempatan tersebut, Wapres mengingatkan pentingnya membangun infrastruktur yang tidak hanya cepat selesai, tetapi juga memiliki kualitas tinggi agar mampu bertahan menghadapi potensi cuaca ekstrem maupun bencana di masa mendatang.


"Kita cuma pengen antisipasi. Kalau nanti musim hujan, kesapu lagi, kan, sedih," ujar Wapres Gibran saat berdialog dengan para pelaksana proyek.


Pernyataan tersebut mencerminkan perhatian pemerintah terhadap pembangunan infrastruktur yang berorientasi jangka panjang. Menurut Wapres, percepatan pembangunan tidak boleh mengorbankan mutu konstruksi karena infrastruktur yang kokoh akan memberikan rasa aman sekaligus menjamin kelancaran mobilitas masyarakat.


Arahan Wapres itu juga dibenarkan oleh Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh, Zulkarnain, yang mendampingi peninjauan di lapangan.


"Arahan Pak Wapres tadi, semoga ini lebih cepat dan dengan mutu yang cukup," ujar Zulkarnain.


Pulihkan Akses Bireuen–Takengon


Zulkarnain menjelaskan bahwa pembangunan kembali Jembatan Teupin Mane merupakan langkah penting dalam memulihkan jalur transportasi yang sebelumnya terputus akibat bencana alam.


Menurutnya, kerusakan jembatan sempat mengganggu akses utama yang menghubungkan Kabupaten Bireuen dengan wilayah Takengon. Karena itu, pembangunan kembali jembatan menjadi prioritas pemerintah guna mengembalikan aktivitas ekonomi, distribusi logistik, hingga mobilitas masyarakat.


"Jembatan ini kemarin akibat bencana alam, maka terputus untuk akses dari Bireuen ke Takengon. Sekarang kita lagi membangun kembali jembatan ini," jelasnya.


Saat ini progres pembangunan konstruksi telah mencapai sekitar 45 persen. BPJN Aceh menargetkan proses penyambungan struktur utama jembatan dapat diselesaikan pada akhir Agustus 2026, sehingga seluruh pekerjaan bisa dirampungkan sesuai jadwal.


"Insya Allah jembatan ini kita bisa sambung di Agustus akhir dan nanti kemudian di Oktober insya Allah kita sudah bisa fungsionalkan," tambah Zulkarnain.


Jika target tersebut tercapai, masyarakat di wilayah Bireuen maupun kawasan sekitarnya akan kembali menikmati akses transportasi yang aman, nyaman, dan lebih efisien.


Pemerintah Percepat Pemulihan Infrastruktur Pascabencana


Peninjauan yang dilakukan Wapres Gibran menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam mengawal proses rehabilitasi infrastruktur di Aceh. Pemerintah tidak hanya mengejar percepatan pembangunan, tetapi juga memastikan setiap proyek memenuhi standar keselamatan dan kualitas konstruksi.


Wapres juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja sama dalam mempercepat pembangunan Jembatan Teupin Mane. Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, serta berbagai unsur terkait menjadi modal penting dalam mempercepat proses pemulihan pascabencana.


Meski demikian, Wapres menegaskan bahwa penyediaan infrastruktur yang aman, kuat, dan layak digunakan tetap menjadi tanggung jawab negara. Oleh karena itu, pemerintah akan terus melakukan pengawasan agar pembangunan berjalan sesuai spesifikasi teknis dan dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang.


Turut mendampingi Wapres dalam peninjauan tersebut antara lain Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, Bupati Bireuen Mukhlis, serta Danrem 011/Lilawangsa Brigjen TNI Ali Imran.


Melalui percepatan pembangunan Jembatan Teupin Mane, pemerintah berharap konektivitas antarwilayah di Aceh segera pulih sepenuhnya. Kehadiran infrastruktur yang lebih kuat dan berkualitas diyakini akan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan keselamatan masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas