Iklan

Iklan

,

Kanal

Iklan

Indeks Kanal

Prabowo dan PM Thailand Saksikan Penandatanganan Kerja Sama Strategis Indonesia-Thailand, Perkuat Pendidikan hingga Investasi

6 Agustus 2026, 20:54 WIB

 

Prabowo dan PM Thailand Saksikan Penandatanganan Kerja Sama Strategis Indonesia-Thailand, Perkuat Pendidikan hingga Investasi

INDOTORIAL.COM - Presiden Prabowo Subianto bersama Perdana Menteri (PM) Kerajaan Thailand, Anutin Charnvirakul, menyaksikan penunjukan sekaligus penandatanganan sejumlah dokumen kerja sama strategis antara Indonesia dan Thailand di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (3/8/2026). Momen tersebut menjadi salah satu hasil penting dari kunjungan resmi PM Anutin ke Indonesia sekaligus menandai semakin eratnya hubungan bilateral kedua negara di berbagai sektor strategis.


Kerja sama yang disepakati tidak hanya memperkuat hubungan antarpemerintah, tetapi juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas di bidang pendidikan, investasi, pariwisata, konektivitas, hingga pembangunan berkelanjutan. Langkah ini diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Indonesia dan Thailand dalam beberapa tahun ke depan.


Salah satu dokumen utama yang ditunjukkan di hadapan Presiden Prabowo dan PM Anutin adalah Roadmap on Strategic Partnership Between Indonesia and Thailand 2026–2030. Dokumen tersebut ditandatangani oleh Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono, bersama Deputi Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Kerajaan Thailand, Sihasak Phuangketkeow.


Roadmap tersebut menjadi pedoman bersama dalam memperkuat kemitraan strategis Indonesia dan Thailand selama lima tahun mendatang. Melalui dokumen ini, kedua negara berkomitmen meningkatkan kerja sama di berbagai bidang prioritas, termasuk ekonomi, perdagangan, investasi, keamanan, hingga isu-isu regional yang menjadi perhatian bersama di kawasan ASEAN.


Selain roadmap kemitraan strategis, kedua negara juga menyepakati Memorandum Saling Pengertian (MoU) antara Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia dengan Kementerian Pendidikan Kerajaan Thailand mengenai kerja sama di bidang pendidikan.


Dokumen tersebut ditandatangani oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Abdul Mu'ti bersama Menteri Pendidikan Kerajaan Thailand Prasert Jantararuangtong.


Kesepahaman ini menjadi landasan penting dalam memperkuat kolaborasi sektor pendidikan kedua negara, mulai dari pengembangan sumber daya manusia, pertukaran pengalaman, hingga peningkatan kualitas pendidikan yang diharapkan mampu mencetak generasi yang lebih kompetitif di tingkat global.


Dalam pernyataan pers bersama usai pertemuan bilateral, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pembahasan yang berlangsung menghasilkan berbagai kesepakatan konkret yang akan semakin memperkuat hubungan Indonesia dan Thailand.


Menurut Presiden, selain kerja sama di tingkat pemerintahan, sektor swasta juga menunjukkan komitmen besar untuk memperluas kolaborasi di berbagai bidang yang memiliki dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi kedua negara.


"Kami juga menyambut baik komitmen kerja sama dan investasi dari sektor swasta yaitu MoU antara Tourism Authority of Thailand dan TransNusa di bidang pariwisata dan konektivitas. MoU antara Bio-Axel dan Pro-Konsilium terkait proyek pengolahan sampah organik," ungkap Presiden Prabowo.


Kerja sama sektor swasta tersebut dinilai menjadi langkah strategis dalam memperkuat hubungan ekonomi Indonesia dan Thailand. Kolaborasi di bidang pariwisata dan konektivitas diharapkan mampu meningkatkan mobilitas wisatawan sekaligus memperluas peluang bisnis antara kedua negara.


Sementara itu, proyek pengolahan sampah organik menjadi bagian dari upaya bersama dalam mendukung pembangunan berkelanjutan serta menciptakan solusi terhadap tantangan lingkungan melalui pemanfaatan teknologi dan investasi.


Presiden Prabowo juga menyampaikan apresiasi atas kunjungan resmi PM Anutin Charnvirakul ke Indonesia. Ia optimistis hubungan bilateral yang telah terjalin selama ini akan semakin kuat melalui berbagai kerja sama konkret yang telah disepakati.


"Yang Mulia Perdana Menteri Anutin, sekali lagi saya ucapkan terima kasih atas kunjungan Yang Mulia, atas komitmen kita bersama untuk memperkuat hubungan kedua negara kita. Saya yakin Indonesia dan Thailand akan terus memastikan kemitraan strategis ini akan membawa manfaat nyata bagi kemakmuran rakyat kedua negara kita," tutur Presiden.


Kunjungan resmi PM Anutin ke Jakarta menjadi momentum penting bagi Indonesia dan Thailand untuk memperluas kemitraan strategis di tengah dinamika kawasan dan global. Sebagai dua negara besar di ASEAN, Indonesia dan Thailand memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas kawasan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.


Penandatanganan berbagai nota kesepahaman tersebut menjadi simbol semakin eratnya hubungan kedua negara. Tidak hanya memperkuat kerja sama antarpemerintah, kesepakatan yang dicapai juga membuka ruang kolaborasi di sektor pendidikan, investasi, pariwisata, konektivitas, hingga pembangunan berkelanjutan yang diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Indonesia dan Thailand serta memperkuat posisi kedua negara sebagai mitra strategis di kawasan Asia Tenggara.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas