INDOTORIAL.COM - ACEH TENGAH – Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming kembali menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat pemulihan infrastruktur pascabencana. Dalam rangkaian kunjungan kerjanya di Provinsi Aceh, Wapres meninjau langsung progres pembangunan Jembatan Lumut di Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, Kamis (06/08/2026).
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan masyarakat yang terdampak bencana dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman dan lancar. Bagi pemerintah, keberadaan infrastruktur yang kuat dan layak digunakan merupakan salah satu kunci pemulihan ekonomi serta pelayanan publik di wilayah terdampak.
Dalam kesempatan tersebut, Wapres Gibran menegaskan bahwa negara memiliki tanggung jawab untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya melalui kebijakan, tetapi juga dengan memastikan setiap proses pembangunan berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat nyata bagi warga.
Selain memantau progres pembangunan, Wapres juga menyempatkan diri mendengarkan aspirasi masyarakat sekitar. Menurutnya, masukan dari warga menjadi bagian penting dalam memastikan proses rehabilitasi infrastruktur berjalan sesuai kebutuhan di lapangan.
Progres Pembangunan Jembatan Lumut Capai Hampir 95 Persen
Saat tiba di lokasi, Wapres menerima pemaparan dari jajaran Kementerian Pekerjaan Umum mengenai perkembangan pembangunan Jembatan Lumut.
Berdasarkan laporan yang diterima, progres fisik pembangunan jembatan telah mencapai 94,97 persen. Saat ini, pekerjaan difokuskan pada tahap akhir berupa penyelesaian perkerasan jalan yang menjadi bagian dari rehabilitasi permanen infrastruktur tersebut.
Usai menerima paparan, Wapres meninjau langsung kondisi jembatan beserta sejumlah pekerjaan yang masih berlangsung di lapangan. Peninjauan dilakukan untuk memastikan proses pembangunan berjalan sesuai standar teknis dan target penyelesaian yang telah ditetapkan pemerintah.
Dalam arahannya, Wapres mengingatkan bahwa pembangunan infrastruktur tidak boleh hanya mengejar kecepatan penyelesaian. Kualitas konstruksi harus menjadi prioritas utama agar jembatan memiliki daya tahan tinggi dan mampu menghadapi potensi bencana yang mungkin terjadi di masa mendatang.
Menurut Wapres, pembangunan yang berkualitas akan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat sekaligus mengurangi risiko kerusakan apabila terjadi bencana serupa.
Infrastruktur Vital Penunjang Mobilitas Masyarakat
Jembatan Lumut merupakan salah satu infrastruktur strategis yang berada di ruas Takengon–Ise-Ise. Jembatan ini memiliki peran penting sebagai penghubung mobilitas masyarakat sekaligus jalur distribusi barang dan jasa di wilayah Aceh Tengah.
Namun, jembatan tersebut mengalami kerusakan akibat banjir bandang yang melanda kawasan itu pada November 2025. Kondisi tersebut semakin diperparah dengan banjir susulan yang terjadi pada Januari 2026.
Kerusakan infrastruktur sempat menghambat aktivitas masyarakat, mulai dari distribusi logistik, kegiatan perekonomian, akses menuju fasilitas pendidikan, hingga pelayanan kedaruratan.
Karena itu, percepatan rehabilitasi Jembatan Lumut menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam mendukung pemulihan kawasan terdampak bencana.
Wapres Apresiasi Seluruh Pihak
Di akhir kunjungannya, Wapres Gibran menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses rehabilitasi dan pembangunan kembali Jembatan Lumut.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat keamanan, serta seluruh pihak terkait menjadi faktor penting dalam mempercepat pemulihan infrastruktur di wilayah terdampak bencana.
Wapres menegaskan bahwa penyediaan infrastruktur yang aman, berkualitas, dan layak digunakan merupakan tanggung jawab negara yang harus dituntaskan secara optimal demi mendukung aktivitas masyarakat dan mendorong pemulihan ekonomi daerah.
Turut mendampingi Wapres dalam peninjauan tersebut antara lain Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, Pangdam Iskandar Muda Joko Hadi Susilo, Kapolda Aceh Ruddi Setiawan, serta Bupati Aceh Tengah Haili Yoga.
(Indotorial.com)
