Iklan

Iklan

,

Kanal

Iklan

Indeks Kanal

Prabowo Resmikan 1.151 Kilometer Jalan Daerah di 37 Provinsi, Perkuat Konektivitas dan Dukung Swasembada Nasional

24 Juni 2026, 17:20 WIB

 

Prabowo Resmikan 1.151 Kilometer Jalan Daerah di 37 Provinsi, Perkuat Konektivitas dan Dukung Swasembada Nasional

INDOTORIAL.COM – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meresmikan pembangunan dan peningkatan ruas jalan daerah sepanjang 1.151 kilometer yang tersebar di 37 provinsi di Indonesia. Peresmian tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD) dan dipusatkan di Ruas Kedungdung–Bringkoning, Desa Lar Lar, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, Selasa (23/6/2026).


Peresmian jalan daerah tersebut menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendukung program swasembada pangan, energi, dan air yang menjadi prioritas pembangunan nasional.


Setibanya di lokasi acara, Presiden Prabowo terlebih dahulu menerima paparan dari Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengenai capaian pelaksanaan Program Inpres Jalan Daerah di berbagai wilayah Indonesia. Setelah menerima laporan tersebut, Presiden melanjutkan agenda dengan mengikuti prosesi peresmian yang diawali penyampaian laporan resmi dari Menteri PU.


Dalam laporannya, Menteri Dody menjelaskan bahwa Program Inpres Jalan Daerah merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 11 Tahun 2025 tentang percepatan peningkatan konektivitas jalan daerah. Program ini dirancang untuk memperlancar distribusi hasil produksi masyarakat sekaligus memperkuat hubungan antara sentra produksi dan pusat konsumsi di berbagai daerah.


Menurut Dody, pembangunan jalan yang merata menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran rantai pasok nasional, terutama untuk sektor pangan yang menjadi salah satu fondasi ketahanan ekonomi Indonesia.


“Melalui Program Inpres Jalan Daerah Nomor 11 Tahun 2025, pemerintah pusat memastikan rantai pasok pangan berjalan lancar dari hulu hingga hilir serta menghubungkan langsung wilayah-wilayah sentra produksi dengan pasar konsumsi secara lebih efisien dan berkelanjutan,” ujar Dody.


Ia menambahkan, sepanjang tahun 2025 pemerintah berhasil membangun dan meningkatkan jalan daerah sepanjang 1.151 kilometer yang tersebar di 37 provinsi dengan dukungan anggaran mencapai Rp5,41 triliun.


Capaian tersebut dinilai menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam menghadirkan pembangunan infrastruktur yang lebih merata dan tidak hanya berfokus pada wilayah perkotaan atau pusat pertumbuhan ekonomi tertentu.


“Pembangunan infrastruktur saat ini tidak lagi terpusat, tetapi telah menjangkau berbagai pelosok Indonesia secara lebih inklusif, adil, dan merata,” katanya.


Sementara itu, dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam penyelesaian pembangunan jalan daerah tersebut. Presiden menilai keberadaan infrastruktur jalan memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di berbagai daerah.


Presiden mengungkapkan rasa bangganya atas selesainya pembangunan jalan daerah yang kini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat di seluruh Indonesia.


“Saya menyambut dengan bangga dan bahagia telah selesai pembangunan jalan daerah dengan total sepanjang 1.151 kilometer di seluruh pelosok Indonesia yang tersebar di 37 provinsi,” ujar Prabowo.


Lebih lanjut, Presiden menegaskan bahwa jalan daerah merupakan urat nadi perekonomian rakyat. Infrastruktur tersebut menjadi penghubung utama yang memungkinkan berbagai hasil produksi masyarakat bergerak dengan lebih cepat dan efisien dari desa menuju pasar maupun pusat distribusi.


Menurut Prabowo, keberadaan jalan yang baik akan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat karena mampu menekan biaya logistik, mempercepat distribusi barang, serta membuka akses ekonomi yang lebih luas bagi pelaku usaha di daerah.


“Melalui jalan-jalan inilah hasil panen petani, hasil perkebunan, hasil perikanan, dan berbagai produk masyarakat dapat bergerak dari desa menuju pasar, pusat distribusi, kawasan industri, maupun sebaliknya,” jelasnya.


Pemerintah berharap Program Inpres Jalan Daerah dapat menjadi salah satu instrumen penting dalam mempercepat pemerataan pembangunan nasional. Selain meningkatkan aksesibilitas wilayah, pembangunan jalan daerah juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, memperkuat ketahanan pangan nasional, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat di berbagai pelosok Indonesia.


Dengan selesainya pembangunan sepanjang 1.151 kilometer tersebut, pemerintah optimistis konektivitas antarwilayah akan semakin kuat dan menjadi fondasi bagi percepatan pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di masa mendatang.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas