Iklan

Iklan

,

Kanal

Iklan

Indeks Kanal

Wapres Gibran Dorong Program Makan Bergizi Gratis dan Pembangunan RS Tipe C di Asmat Papua Selatan

23 Juni 2026, 17:05 WIB

 

Wapres Gibran Dorong Program Makan Bergizi Gratis dan Pembangunan RS Tipe C di Asmat Papua Selatan

INDOTORIAL.COM – Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan seluruh program prioritas nasional dapat dirasakan hingga ke wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Salah satu program yang menjadi perhatian utama adalah Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang dinilai memiliki dampak besar terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya di daerah terpencil seperti Kabupaten Asmat, Papua Selatan.


Pernyataan tersebut disampaikan Wapres Gibran saat memberikan keterangan pers dalam kunjungan kerjanya di Sekolah Lapang Sagu Keuskupan Agats, Kampung Yepem, Kabupaten Asmat, Papua Selatan, Minggu (21/6/2026).


Menurut Gibran, pemerintah terus berupaya menghadirkan manfaat nyata dari berbagai program strategis Presiden hingga ke pelosok Indonesia. Wilayah 3T menjadi fokus penting karena selama ini masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan akses transportasi, layanan kesehatan, hingga pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat.


“Perlu kita highlight di sini bahwa kami memperjuangkan program-program prioritas dari Bapak Presiden di area-area 3T. MBG misalnya, harus kita perjuangkan di sini di Asmat,” ujar Gibran.


Program MBG Akan Disesuaikan dengan Kondisi Lokal


Dalam kunjungannya, Wapres juga mengungkapkan bahwa pemerintah tengah mengkaji pola pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang lebih adaptif terhadap kondisi daerah. Salah satu opsi yang sedang dipertimbangkan adalah melibatkan lembaga-lembaga yang memiliki kedekatan langsung dengan masyarakat, seperti gereja, keuskupan, serta kantin sekolah.


Menurutnya, tokoh agama dan pemerintah daerah memiliki pemahaman yang lebih mendalam terkait kebutuhan masyarakat setempat. Dengan demikian, pelaksanaan program dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan mampu menjangkau lebih banyak penerima manfaat.


“Tadi dengan Romo sudah kita diskusikan bahwa di area ini mungkin ke depan lebih baik MBG itu bekerja sama dengan keuskupan, dengan gereja-gereja, dengan kantin-kantin sekolah,” ungkapnya.


Pendekatan kolaboratif tersebut dinilai penting, terutama di wilayah seperti Asmat yang memiliki karakter geografis unik dengan banyak daerah yang hanya dapat diakses melalui jalur sungai dan perairan.


Pemerintah Siapkan Pembangunan Rumah Sakit Tipe C di Asmat


Selain fokus pada peningkatan gizi masyarakat, pemerintah juga menaruh perhatian besar terhadap layanan kesehatan di Papua Selatan. Dalam kesempatan tersebut, Gibran memastikan bahwa pemerintah akan menindaklanjuti rencana pembangunan rumah sakit tipe C di Kabupaten Asmat.


Keberadaan rumah sakit tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat sekaligus mengurangi ketergantungan warga terhadap fasilitas kesehatan di daerah lain yang berjarak jauh.


“Sepulang dari Asmat akan kita follow up lagi. Saya janji nanti akan ada pembangunan rumah sakit tipe C di Asmat ini, jadi nanti untuk masalah kesehatan akan kita lakukan intervensi juga,” tegas Gibran.


Pembangunan fasilitas kesehatan yang lebih memadai menjadi langkah penting dalam mempercepat pemerataan layanan dasar di Papua, sekaligus mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.


MBG Terbukti Tingkatkan Kehadiran Siswa di Sekolah


Sementara itu, Bupati Asmat Thomas Eppe Safanpo menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang sudah berjalan di sejumlah sekolah di wilayahnya.


Menurut Thomas, program tersebut memberikan dampak positif yang sangat signifikan, terutama dalam meningkatkan tingkat kehadiran siswa di sekolah. Sebelum program MBG diterapkan, banyak anak datang ke sekolah tanpa sarapan karena keterbatasan ekonomi keluarga.


“Sebelum adanya MBG, tingkat absensi anak sekolah tinggi sekali. Karena sebagian besar masyarakat kita di sini adalah jobless, mereka tidak memiliki pekerjaan. Anak-anak kadang pagi ke sekolah tanpa sarapan. Dengan adanya program MBG, angka kehadiran anak-anak di sekolah meningkat drastis, terutama di sekolah-sekolah yang menerima manfaat MBG,” jelasnya.


Meski demikian, Thomas berharap cakupan program tersebut dapat diperluas ke seluruh distrik di Asmat. Saat ini, dari 24 distrik yang berada di luar ibu kota kabupaten, baru satu distrik yang menerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis.


Ia juga mengusulkan agar pelaksanaan program melibatkan sekolah, orang tua murid, dan gereja sehingga proses distribusi dan pengawasan dapat berjalan lebih sederhana dan efektif.


Kunjungan Wapres Gibran ke Asmat menjadi sinyal kuat bahwa pembangunan nasional tidak hanya berfokus pada wilayah perkotaan. Pemerintah berkomitmen menghadirkan akses gizi yang lebih baik, layanan kesehatan yang memadai, serta pemerataan pembangunan hingga ke pelosok Papua demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas