Iklan

Iklan

,

Kanal

Iklan

Indeks Kanal

Wapres Gibran Tinjau Revitalisasi Pasar Lama Mbongawani Ende, Siap Beroperasi Akhir Juni 2026

19 Juni 2026, 17:40 WIB

 

Wapres Gibran Tinjau Revitalisasi Pasar Lama Mbongawani Ende, Siap Beroperasi Akhir Juni 2026

INDOTORIAL.COM - ENDE, – Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung hasil revitalisasi Pasar Lama Mbongawani di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (18/6/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan operasional pasar yang telah direvitalisasi dan akan segera dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai pusat aktivitas ekonomi baru di daerah tersebut.


Peninjauan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mempercepat pemanfaatan infrastruktur yang telah dibangun, sekaligus mendukung penguatan ekonomi kerakyatan sebagaimana arahan Presiden Prabowo Subianto.


Revitalisasi Pasar Lama Mbongawani sendiri telah dimulai sejak akhir Desember 2023 dan berhasil diselesaikan pada Maret 2026. Pasar yang diperuntukkan sebagai pasar kering tersebut kini hadir dengan fasilitas yang lebih modern dan tertata, dilengkapi sebanyak 85 unit kios berukuran 2 x 3 meter untuk para pedagang.


Dalam kesempatan tersebut, Wapres Gibran menekankan pentingnya percepatan operasional pasar agar manfaat pembangunan dapat segera dirasakan oleh masyarakat, khususnya para pelaku usaha dan pedagang kecil yang selama ini menggantungkan perekonomian mereka pada aktivitas perdagangan.


Pasar Segera Difungsikan Setelah Serah Terima Aset


Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Ende, Mohamad Syahrir, menjelaskan bahwa saat ini pemerintah daerah masih menyelesaikan proses administrasi serah terima aset dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) kepada Pemerintah Kabupaten Ende.


Menurutnya, setelah proses administrasi tersebut selesai, pasar akan segera difungsikan dan para pedagang dapat kembali menempati kios yang telah disiapkan.


“Memang saat ini belum digunakan karena masih dalam masa transisi penyerahan dari Kementerian PUPR kepada pemerintah daerah. Rencananya, setelah proses serah terima selesai, dalam satu hingga dua hari kami sudah bisa menempatkan kembali pedagang-pedagang,” ujar Mohamad Syahrir.


Ia menambahkan bahwa Pasar Lama Mbongawani merupakan bagian dari pengembangan kawasan perdagangan di Kabupaten Ende yang diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi lokal.


Dukungan Pembangunan Pasar Basah Masih Diperlukan


Selain pembangunan pasar kering, pemerintah daerah juga terus mendorong pembangunan pasar basah yang lokasinya berada sekitar 50 meter dari kawasan revitalisasi Pasar Lama Mbongawani.


Mohamad Syahrir mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyampaikan proposal kepada pemerintah pusat guna memperoleh dukungan lanjutan untuk pembangunan pasar induk tersebut.


“Ini pembangunan pasar kering. Adapun pasar basah yang menjadi pasar induk lokasinya sekitar 50 meter dari sini. Tadi kami juga telah menyerahkan proposal untuk mendukung pembangunan lanjutan,” jelasnya.


Keberadaan pasar basah dinilai penting untuk melengkapi ekosistem perdagangan di Kabupaten Ende, sehingga aktivitas jual beli kebutuhan pokok dan hasil pertanian masyarakat dapat berlangsung lebih optimal.


Wujud Perhatian Pemerintah Pusat terhadap Ekonomi Daerah


Sementara itu, Bupati Ende Yosef Badeoda menyampaikan apresiasi atas kunjungan Wapres Gibran yang dianggap sebagai bentuk perhatian nyata pemerintah pusat terhadap pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di daerah.


Menurut Yosef, Wapres berpesan agar seluruh program pemerintah pusat dapat didukung dan dilaksanakan secara maksimal dengan melibatkan partisipasi masyarakat.


“Bapak Wapres berpesan agar seluruh program-program pemerintah pusat didorong, didukung, dan dilaksanakan sebaik mungkin dengan melibatkan seluruh masyarakat, agar persoalan-persoalan yang ditemukan di tengah masyarakat dapat teratasi dengan baik,” katanya.


Ia optimistis keberadaan Pasar Lama Mbongawani yang lebih representatif akan membuka peluang usaha baru, meningkatkan aktivitas perdagangan, serta memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat.


“Kami pemerintah dan masyarakat Kabupaten Ende sangat berterima kasih atas kunjungan ini. Kami berharap dukungan pemerintah pusat terus berlanjut, terutama untuk penguatan infrastruktur dan akses ekonomi masyarakat,” ujarnya.


Dengan konsep yang lebih tertata, nyaman, dan modern, Pasar Lama Mbongawani diharapkan menjadi pusat perdagangan baru yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Kabupaten Ende. Pemerintah daerah juga menetapkan tarif sewa kios sebesar Rp350.000 per bulan agar tetap terjangkau bagi para pedagang.


Keberadaan pasar yang telah direvitalisasi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan aktivitas perdagangan, tetapi juga menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi lokal dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Ende di masa mendatang.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas