Iklan

Iklan

,

Kanal

Iklan

Indeks Kanal

Kepercayaan Investor Global Meningkat, Pemerintah Perkuat Iklim Investasi dan Percepat Hilirisasi

17 Juni 2026, 17:12 WIB

 

Kepercayaan Investor Global Meningkat, Pemerintah Perkuat Iklim Investasi dan Percepat Hilirisasi

INDOTORIAL.COM - JAKARTA – Pemerintah terus memperkuat kepercayaan pasar dan pelaku ekonomi melalui berbagai kebijakan strategis yang berfokus pada penguatan iklim investasi, percepatan deregulasi, serta pengembangan hilirisasi dan industrialisasi nasional. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mendorong pertumbuhan yang lebih berkelanjutan di tengah dinamika ekonomi global.


Hal tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam keterangan pers di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (15/6/2026).


Menurut Prasetyo Hadi, salah satu indikator positif yang menunjukkan meningkatnya kepercayaan investor internasional terhadap Indonesia adalah keberhasilan penerbitan obligasi global atau global bond oleh Danantara. Tingginya minat investor dari berbagai kawasan dunia dinilai menjadi sinyal kuat bahwa prospek ekonomi Indonesia masih mendapatkan respons positif dari pasar internasional.


Ia menjelaskan bahwa investor dari Amerika Serikat, Eropa, hingga Asia memberikan kepercayaan yang besar terhadap instrumen investasi yang diterbitkan tersebut. Keberhasilan ini sekaligus mencerminkan optimisme global terhadap arah kebijakan ekonomi Indonesia.


“Kepercayaan investor dari berbagai negara terhadap global bond yang diterbitkan Danantara merupakan sesuatu yang patut disyukuri. Ini menjadi bukti bahwa Indonesia masih memiliki daya tarik yang kuat di mata investor internasional,” ujar Prasetyo Hadi.


Pemerintah, lanjutnya, tidak berhenti pada capaian tersebut. Dalam beberapa pekan terakhir, berbagai kementerian dan lembaga terus memperkuat koordinasi untuk memastikan kebijakan yang diambil mampu menjaga stabilitas ekonomi nasional.


Upaya tersebut mencakup penguatan fundamental ekonomi, menjaga persepsi positif pasar, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap kondisi ekonomi nasional. Pemerintah berharap langkah-langkah yang ditempuh dapat memberikan dampak positif terhadap stabilitas nilai tukar rupiah dan iklim usaha di dalam negeri.


Selain itu, pemerintah juga terus menggenjot reformasi struktural melalui kebijakan deregulasi. Presiden sebelumnya telah berulang kali menekankan pentingnya penyederhanaan berbagai regulasi dan perizinan guna menciptakan lingkungan investasi yang lebih kompetitif dan ramah bagi pelaku usaha.


Prasetyo Hadi menegaskan bahwa kemudahan perizinan menjadi salah satu faktor penting untuk mendorong masuknya investasi baru. Dengan proses yang lebih sederhana dan efisien, pelaku usaha diharapkan dapat mengembangkan bisnisnya secara lebih cepat sehingga mampu menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan aktivitas ekonomi nasional.


“Deregulasi menjadi langkah penting agar iklim investasi semakin berkembang dan ekosistem ekonomi Indonesia menjadi lebih kompetitif,” katanya.


Di sisi lain, pemerintah juga menjadikan hilirisasi dan industrialisasi sebagai agenda strategis untuk memperkuat kemandirian ekonomi nasional. Program ini dinilai memiliki peran penting dalam mengurangi ketergantungan terhadap produk impor sekaligus meningkatkan nilai tambah sumber daya yang dimiliki Indonesia.


Melalui hilirisasi, berbagai komoditas yang sebelumnya diekspor dalam bentuk bahan mentah dapat diolah menjadi produk bernilai lebih tinggi di dalam negeri. Dengan demikian, manfaat ekonomi yang diperoleh bangsa dapat meningkat secara signifikan.


Prasetyo Hadi mengatakan bahwa hilirisasi dan industrialisasi tidak hanya bertujuan memperkuat sektor industri nasional, tetapi juga menjadi instrumen untuk menciptakan kekayaan baru bagi negara melalui peningkatan nilai tambah produk dalam negeri.


Lebih jauh, ia menekankan bahwa stabilitas merupakan faktor utama dalam menjaga kepercayaan investor dan keberlangsungan aktivitas ekonomi. Karena itu, pemerintah mengajak seluruh elemen masyarakat, pelaku pasar, dan pelaku ekonomi untuk bersama-sama menjaga optimisme serta memperkuat kolaborasi dalam menghadapi tantangan ekonomi.


Menurutnya, kerja sama yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kunci penting untuk mempercepat pemulihan sekaligus memperkuat fondasi ekonomi Indonesia ke depan.


“Mari kita bergandengan tangan, bekerja sama, dan bekerja keras untuk memulihkan serta memperkuat ekonomi Indonesia,” tutup Prasetyo Hadi.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas