Iklan

Iklan

,

Kanal

Iklan

Indeks Kanal

Presiden Prabowo Buka Munas XVIII HIPMI di Lampung, Tegaskan Pentingnya Nasionalisme untuk Kemajuan Ekonomi Nasional

12 Juni 2026, 17:21 WIB

 

Presiden Prabowo Buka Munas XVIII HIPMI di Lampung, Tegaskan Pentingnya Nasionalisme untuk Kemajuan Ekonomi Nasional

INDOTORIAL.COM - BANDAR LAMPUNG, – Presiden Prabowo Subianto secara resmi membuka Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) yang berlangsung di Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung, Rabu (10/6/2026). Kehadiran Presiden dalam forum tertinggi organisasi pengusaha muda tersebut menjadi bukti nyata dukungan pemerintah terhadap peran strategis HIPMI dalam memperkuat ekonomi nasional dan melahirkan generasi wirausaha yang tangguh serta berdaya saing global.


Ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia tampak antusias menyambut kedatangan Presiden Prabowo di lokasi acara. Munas XVIII HIPMI menjadi momentum penting yang mempertemukan para pengusaha muda, tokoh nasional, serta pemangku kepentingan dalam merumuskan langkah-langkah konkret untuk memperkuat perekonomian Indonesia di tengah dinamika global yang terus berkembang.


Rangkaian pembukaan berlangsung khidmat. Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang diikuti seluruh peserta. Suasana semakin semarak ketika Hymne dan Mars HIPMI berkumandang di ruang pertemuan, sebelum akhirnya ditutup dengan doa bersama sebagai simbol harapan agar Munas berjalan lancar dan menghasilkan keputusan terbaik bagi organisasi maupun bangsa.


Dalam laporannya, Ketua Umum BPP HIPMI Akbar Himawan Buchari menegaskan bahwa Munas XVIII HIPMI bukan sekadar agenda organisasi, tetapi juga menjadi wadah strategis untuk memperkuat kontribusi nyata pengusaha muda terhadap pembangunan ekonomi nasional.


Menurut Akbar, semangat kemandirian ekonomi yang diwariskan para pendiri bangsa harus terus dijaga dan menjadi pijakan bagi generasi muda Indonesia dalam menghadapi tantangan zaman.


Ia mengingatkan kembali pesan ekonom sekaligus tokoh bangsa Prof. Sumitro Djojohadikusumo yang menekankan pentingnya kemandirian ekonomi sebagai bagian tak terpisahkan dari makna kemerdekaan Indonesia.


“Kemerdekaan Indonesia tanpa kemandirian ekonomi hanyalah sebuah seremoni. Karena itu, HIPMI ingin memastikan Indonesia tidak hanya merdeka secara politik, tetapi juga berdaulat secara ekonomi melalui kontribusi nyata para pengusaha muda,” ujar Akbar dalam sambutannya.


Pernyataan tersebut mendapat perhatian besar dari para peserta yang hadir. Pasalnya, penguatan sektor usaha nasional saat ini dinilai menjadi salah satu kunci utama dalam menjaga stabilitas ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Sementara itu, dalam pidatonya Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa HIPMI memiliki posisi yang sangat penting dalam perjalanan pembangunan bangsa. Menurut Presiden, organisasi yang menghimpun pengusaha muda tersebut lahir dengan semangat nasionalisme yang kuat, sebuah nilai yang hingga kini tetap relevan dalam mendorong kemajuan negara.


Presiden menilai tidak ada negara yang mampu mencapai pertumbuhan ekonomi berkelanjutan tanpa didukung semangat nasionalisme yang kokoh. Karena itu, generasi pengusaha muda Indonesia harus terus menanamkan rasa cinta tanah air dalam setiap aktivitas bisnis dan investasi yang dilakukan.


“HIPMI sebagai wadah pengusaha muda adalah wadah yang sangat penting. Lahirnya HIPMI dengan wawasan nasionalisme adalah sesuatu yang sangat penting. Tidak ada kemajuan suatu bangsa tanpa nasionalisme. Bahkan para pemikir dan pelopor kapitalisme sekalipun menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi hanya bisa tumbuh dengan nasionalisme,” ujar Presiden Prabowo.


Pernyataan tersebut sekaligus menjadi pesan kuat bahwa pembangunan ekonomi nasional tidak hanya berbicara soal angka pertumbuhan, tetapi juga mengenai keberpihakan terhadap kepentingan bangsa dan rakyat Indonesia.


Munas XVIII HIPMI tahun ini mengusung tema “Sinergi Pengusaha Muda Membangun Kekuatan Ekonomi Nasional.” Tema tersebut mencerminkan komitmen organisasi dalam memperkuat kolaborasi antara pelaku usaha muda dengan pemerintah, dunia industri, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.


Sebagai tanda resmi dibukanya Munas XVIII HIPMI, Presiden Prabowo melakukan pemukulan alat musik tradisional Lampung yang didampingi jajaran pengurus HIPMI serta para calon Ketua Umum BPP HIPMI. Momen tersebut disambut tepuk tangan meriah dari seluruh peserta yang hadir.


“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada hari ini, Rabu, 10 Juni 2026, saya Prabowo Subianto dengan ini secara resmi membuka Musyawarah Nasional ke-XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia,” ucap Presiden.


Melalui Munas XVIII HIPMI, diharapkan lahir berbagai gagasan strategis yang mampu memperkuat daya saing usaha nasional, memperluas peluang investasi, serta mendorong terciptanya pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan menuju Indonesia yang lebih maju dan mandiri.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas