Iklan

Iklan

,

Iklan

Presiden Prabowo Bahas Kerja Sama Pendidikan Indonesia–Inggris di Hambalang, Fokus SDM Unggul dan STEM

28 Januari 2026, 15:45 WIB

 

Presiden Prabowo Bahas Kerja Sama Pendidikan Indonesia–Inggris di Hambalang, Fokus SDM Unggul dan STEM

INDOTORIAL.COM - Bogor – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menggelar pertemuan strategis bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Selasa, 27 Januari 2026. Pertemuan ini secara khusus membahas perkembangan dan tindak lanjut kerja sama pendidikan tinggi antara Indonesia dan sejumlah universitas ternama di Inggris Raya.


Fokus utama pembahasan adalah penguatan sektor pendidikan tinggi nasional sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia (SDM) unggul, khususnya di bidang kesehatan dan STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics). Presiden Prabowo menilai sektor ini memiliki peran krusial dalam meningkatkan daya saing Indonesia di tengah persaingan global yang semakin berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.


Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, dalam keterangan tertulisnya menyampaikan bahwa Presiden secara langsung mengumpulkan para menteri terkait untuk memastikan kerja sama internasional yang dijalin tidak berhenti pada nota kesepahaman, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata bagi bangsa.


“Hari ini, Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih di kediaman Hambalang, Bogor, Selasa, 27 Januari 2026. Pertemuan tersebut fokus membahas perkembangan kerja sama pendidikan antara Indonesia dan sejumlah universitas ternama di Inggris Raya,” ujar Teddy.


Dalam forum tersebut, Presiden Prabowo menerima laporan langsung dari Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, terkait progres penguatan pendidikan tinggi nasional melalui kolaborasi internasional. Laporan tersebut menyoroti respons positif dari mitra Inggris terhadap inisiatif besar pemerintah Indonesia.


“Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melaporkan bahwa inisiatif Bapak Presiden Prabowo untuk membangun 10 kampus di bidang kesehatan dan STEM melalui kolaborasi dengan universitas ternama Inggris Raya mendapatkan respons yang sangat positif dari pihak mitra,” jelas Teddy.


Rencana pembangunan 10 kampus ini diproyeksikan menjadi pusat unggulan pendidikan dan riset, sekaligus mendorong alih teknologi, peningkatan kualitas dosen dan peneliti, serta penguatan ekosistem inovasi nasional. Kerja sama tersebut juga diharapkan membuka peluang pertukaran mahasiswa dan akademisi, pengembangan kurikulum bersama, hingga kolaborasi riset berskala internasional.


Pertemuan di Hambalang ini menunjukkan gaya kepemimpinan Presiden Prabowo yang hands-on dan visioner, di mana kepala negara secara aktif mengawal agenda strategis lintas sektor. Pendidikan diposisikan bukan sekadar urusan administratif, melainkan sebagai investasi jangka panjang untuk kemandirian bangsa.


Pemerintah menilai bahwa kolaborasi dengan universitas-universitas kelas dunia di Inggris Raya merupakan langkah penting untuk mempercepat peningkatan kualitas pendidikan tinggi Indonesia, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam peta pendidikan global. Selain itu, kerja sama ini diharapkan mampu mencetak lulusan yang adaptif, inovatif, dan siap menjawab tantangan industri masa depan.


Melalui pendekatan ini, Presiden Prabowo menegaskan komitmennya untuk menjadikan pendidikan sebagai pilar utama pembangunan nasional. Dengan dukungan penuh dari jajaran Kabinet Merah Putih, pemerintah optimistis kerja sama pendidikan Indonesia–Inggris dapat menjadi model kolaborasi internasional yang produktif, berkelanjutan, dan berdampak langsung bagi kemajuan bangsa.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas