Iklan

Iklan

,

Iklan

Wapres Gibran Ajak Santri Tingkatkan Keahlian Hadapi Tantangan Zaman

25 Oktober 2025, 20:50 WIB

 

Wapres Gibran Ajak Santri Tingkatkan Keahlian Hadapi Tantangan Zaman

Indotorial.com, - Cirebon, 23 Oktober 2025 — Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka mengajak para santri di seluruh Indonesia untuk terus meningkatkan kapasitas dan keahlian agar mampu menjawab tantangan zaman yang semakin kompleks. Ajakan ini sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam Asta Cita yang menempatkan pembangunan sumber daya manusia (SDM), termasuk santri, sebagai salah satu prioritas utama.


Dalam sambutannya pada acara Silaturahmi Nasional Alumni Menyongsong 3 Abad Buntet Pesantren Cirebon, yang digelar di Lapangan Madrasah Aliyah Nahdlatul Ulama (MANU) Putra Buntet Pesantren, Kabupaten Cirebon, Kamis (23/10), Wapres menegaskan bahwa santri bukan hanya penjaga nilai moral dan spiritual bangsa, tetapi juga kekuatan produktif yang menentukan arah kemajuan Indonesia di masa depan.


“Sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, kita memiliki aset yang sangat penting, yaitu anak-anak muda, para santri. Santri adalah penggerak kemajuan bangsa,” ujar Wapres.


Gibran mendorong pesantren agar semakin terbuka terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi modern. Ia berharap generasi santri masa depan tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga menguasai teknologi strategis.


“Kita ingin ke depan lebih banyak lagi santri yang ahli AI, santri yang ahli blockchain, santri yang ahli data analitik, santri yang ahli bioteknologi, robotik, cyber security,” tuturnya.


Menurut Wapres, penguasaan teknologi oleh para santri sejalan dengan visi pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo untuk mencetak SDM unggul, berdaya saing global, dan berakhlak kuat.


Lebih lanjut, Gibran menyinggung tentang bonus demografi yang akan dialami Indonesia dalam waktu dekat. Ia menekankan bahwa momentum tersebut harus dimanfaatkan untuk mendorong produktivitas nasional dan mempercepat tercapainya cita-cita Indonesia Emas.


“Saat itulah sebagian besar penduduk kita ada di usia produktif. Jadi ini kesempatan kita untuk meningkatkan produktivitas nasional. Peluang untuk menuju Indonesia Emas semakin terbuka lebar,” tegasnya.


Meski demikian, Wapres mengingatkan bahwa kesempatan tersebut tidak datang dua kali. Ia pun menyerukan kepada santri muda untuk bekerja keras, berkolaborasi, dan berinovasi.


“Untuk itu, kita harus kerja keras, kerja fokus, dan berani melakukan lompatan. Anak-anak muda, santri-santri, harus saling mendukung, saling bergandengan tangan,” ujarnya menutup sambutan.

“Saya yakin Indonesia Emas bisa tercapai,” pungkasnya.


Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wapres yang dinilainya menjadi sumber motivasi bagi para santri dan alumni Buntet Pesantren. Ia berharap semangat yang dibawa Wapres mampu menumbuhkan optimisme dan mendorong santri agar adaptif terhadap perubahan zaman tanpa kehilangan jati diri.


Acara tersebut turut dihadiri oleh Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Bupati Cirebon Imron Rosyadi, serta Wakil Kepala Badan Pengaturan BUMN Aminuddin Ma’ruf.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas