INDOTORIAL.COM – Pembina Solidaritas Perempuan untuk Indonesia Kabinet Merah Putih (Seruni KMP), Selvi Gibran Rakabuming, mengunjungi rumah keluarga berisiko stunting (KRS) yang telah menerima bantuan renovasi di Desa Huidu, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, Rabu (14/10/2026).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung peningkatan kualitas hidup keluarga yang menghadapi risiko stunting melalui perbaikan kondisi tempat tinggal dan dukungan ekonomi. Dalam program ini, lima keluarga menerima bantuan bedah rumah yang mencakup perbaikan bangunan serta fasilitas dasar agar hunian menjadi lebih layak, sehat, dan nyaman.
Program bedah rumah ini tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik bangunan, tetapi juga memperhatikan fasilitas sanitasi, termasuk dapur dan toilet. Kondisi rumah yang layak dan lingkungan yang bersih menjadi salah satu faktor pendukung kesehatan keluarga, terutama bagi anak-anak dalam masa pertumbuhan.
Lima Keluarga di Gorontalo Terima Bantuan Bedah Rumah
Dalam kunjungan tersebut, Selvi Gibran meninjau langsung rumah-rumah keluarga penerima bantuan renovasi di Desa Huidu. Program ini menyasar keluarga yang membutuhkan dukungan untuk memperbaiki kondisi tempat tinggal, khususnya keluarga yang masuk kategori berisiko stunting.
Anggota Seruni KMP, Shinta Triastuti, yang juga merupakan istri Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, menjelaskan bahwa renovasi dilakukan pada sejumlah bagian penting rumah.
Perbaikan meliputi struktur bangunan, dinding, kusen pintu, atap, plafon, hingga pemasangan lantai keramik. Selain itu, renovasi juga mencakup pembenahan dapur, instalasi listrik, serta fasilitas toilet, termasuk pekerjaan plester dan pengecatan.
Pembenahan tersebut diharapkan dapat memberikan lingkungan tempat tinggal yang lebih baik bagi keluarga penerima manfaat. Fasilitas dasar yang memadai juga menjadi bagian penting dalam mendukung kebersihan rumah dan aktivitas sehari-hari.
Adapun lima keluarga yang menerima bantuan bedah rumah tersebut adalah:
Nurdin Duhuto dan Melisa Utina.
Yusuf Maunte dan Nuraini Latif.
Tomi Husin dan Elvendriyani.
Farlan Latif dan Hadija Dunggio.
Candra Maunte dan Zesika Djakaria.
Bantuan renovasi ini diharapkan memberikan manfaat langsung bagi keluarga penerima, sekaligus mendorong terciptanya lingkungan hunian yang lebih sehat dan mendukung tumbuh kembang anak.
Penerima Bantuan Mengaku Bersyukur Rumahnya Lebih Layak
Salah satu penerima manfaat, Elvendriyani, mengungkapkan rasa syukur setelah rumah yang ditempatinya bersama keluarga mendapatkan perbaikan. Sebelum direnovasi, rumah tersebut belum memiliki lantai keramik dan fasilitas toilet yang memadai.
Perubahan kondisi rumah membuat keluarga merasa lebih nyaman untuk menjalani aktivitas sehari-hari. Perbaikan fasilitas dasar juga menjadi hal penting bagi keluarga dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan tempat tinggal.
“Senang, bersyukur, rumahnya sudah lebih baik dari yang sebelumnya,” ujar Elvendriyani.
Dalam kesempatan tersebut, Selvi Gibran juga berbincang dengan warga dan mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan serta merawat rumah yang telah direnovasi.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa manfaat program bedah rumah perlu dijaga secara berkelanjutan. Rumah yang telah diperbaiki diharapkan tetap bersih, nyaman, dan sehat untuk ditempati seluruh anggota keluarga.
Seruni KMP Dukung Usaha untuk Meningkatkan Ekonomi Keluarga
Selain meninjau rumah penerima bantuan, Selvi Gibran juga melihat dukungan usaha yang diberikan kepada warga melalui sejumlah unit usaha, yakni Ponselular Seruni dan Pojok Segar Seruni.
Pojok Segar Seruni menyediakan aneka minuman dan jus, sedangkan dukungan usaha lainnya disesuaikan dengan kebutuhan penerima manfaat. Bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung aktivitas ekonomi keluarga dan membuka peluang penghasilan.
Dukungan ekonomi ini menjadi pelengkap program bedah rumah. Sebab, peningkatan kualitas hidup keluarga tidak hanya berkaitan dengan kondisi hunian, tetapi juga kemampuan memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Dengan adanya bantuan usaha, penerima manfaat diharapkan memiliki kesempatan untuk mengembangkan kegiatan ekonomi sesuai dengan potensi dan kebutuhan masing-masing.
Dalam kunjungan yang sama, Selvi juga melihat berbagai produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) setempat. Produk yang diperkenalkan antara lain minyak kelapa, kue bagea, dan minyak kacang yang diproduksi oleh pelaku usaha di wilayah tersebut.
Kehadiran produk-produk lokal ini memperlihatkan potensi ekonomi masyarakat yang dapat terus dikembangkan melalui dukungan terhadap pelaku UMKM.
Bedah Rumah dan Bantuan Usaha Jadi Dukungan bagi Keluarga Berisiko Stunting
Program bedah rumah dan bantuan usaha yang diberikan kepada keluarga penerima manfaat di Desa Huidu menunjukkan pendekatan dukungan yang mencakup aspek tempat tinggal dan ekonomi.
Hunian yang lebih layak, fasilitas sanitasi yang memadai, serta lingkungan yang bersih dapat membantu keluarga menciptakan kondisi hidup yang lebih sehat. Sementara itu, dukungan usaha berpotensi membantu keluarga mengembangkan sumber penghasilan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Meski demikian, penanganan stunting tetap memerlukan upaya yang menyeluruh. Perbaikan rumah dan dukungan ekonomi perlu berjalan seiring dengan pemenuhan gizi, pemantauan pertumbuhan anak, akses terhadap pelayanan kesehatan, serta penerapan pola hidup bersih dan sehat.
Melalui program tersebut, lima keluarga penerima bantuan di Desa Huidu mendapatkan dukungan untuk memperbaiki kondisi tempat tinggal sekaligus mengembangkan kegiatan ekonomi keluarga.
Upaya ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama keluarga yang membutuhkan perhatian lebih dalam mendukung kesehatan ibu dan anak serta mencegah risiko stunting.
(Tim Indotorial)


