Iklan

Iklan

,

Kanal

Iklan

Indeks Kanal

Prabowo Lantik Tandyo Budi Revita sebagai KSAD, Percepatan Program Strategis Jadi Prioritas

19 Oktober 2026, 21:37 WIB

 

Prabowo Lantik Tandyo Budi Revita sebagai KSAD, Percepatan Program Strategis Jadi Prioritas

INDOTORIAL.COM – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Jenderal TNI Tandyo Budi Revita sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) dalam upacara kenegaraan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/10/2026). Tandyo menggantikan Jenderal TNI Maruli Simanjuntak yang mendapat penugasan baru sebagai Wakil Panglima TNI sekaligus Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil.


Pelantikan tersebut menjadi bagian dari penyegaran kepemimpinan di lingkungan Tentara Nasional Indonesia (TNI), khususnya TNI Angkatan Darat (AD). Dalam jabatan barunya, Tandyo menegaskan komitmen untuk mempercepat pelaksanaan sejumlah program strategis pemerintah yang melibatkan jajaran TNI AD, mulai dari Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Sekolah Rakyat, hingga penguatan ketahanan pangan.


Pengangkatan Tandyo sebagai KSAD didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 106/TNI/Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Staf Angkatan Darat.


Prabowo Pimpin Pengambilan Sumpah Jabatan KSAD


Dalam prosesi pelantikan di Istana Negara, Presiden Prabowo secara langsung memimpin pengambilan sumpah jabatan Jenderal TNI Tandyo Budi Revita. Pengucapan sumpah tersebut menegaskan tanggung jawab pejabat yang dilantik untuk menjalankan tugas negara dengan berpegang pada konstitusi, etika jabatan, serta nilai-nilai dasar keprajuritan.


Saat mendiktekan sumpah jabatan, Presiden Prabowo menekankan kesetiaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.


“Bahwa saya akan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya dan seadil-adilnya. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan dengan penuh rasa tanggung jawab. Bahwa saya akan menjunjung tinggi sapta marga dan sumpah prajurit dengan sebaik-baiknya,” ujar Presiden Prabowo saat mendiktekan sumpah jabatan.


Setelah pengucapan sumpah, rangkaian acara dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pengambilan sumpah jabatan. Seluruh prosesi berlangsung khidmat dan disaksikan sejumlah pejabat negara serta tamu undangan.


Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto turut hadir sebagai saksi dalam prosesi pengambilan sumpah tersebut.


Tandyo Budi Revita Siap Percepat Program Strategis Pemerintah


Usai dilantik sebagai KSAD, Jenderal TNI Tandyo Budi Revita menegaskan bahwa percepatan program prioritas Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming menjadi salah satu pekerjaan utama yang harus segera ditindaklanjuti oleh TNI Angkatan Darat.


Tandyo menyebut sejumlah program yang menjadi perhatian pemerintah, di antaranya Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Sekolah Rakyat, dan ketahanan pangan. Menurutnya, jajaran TNI AD perlu mengambil langkah konkret untuk mendukung pelaksanaan program-program tersebut sesuai tugas dan kewenangannya.


“Tentunya ini akan menjadi PR dari Angkatan Darat untuk bisa mempercepat, khususnya untuk operasionalisasi apakah itu KDKMP, apakah itu sekolah rakyat, apakah itu ketahanan pangan yang menjadi tugas dari Bapak Presiden akan segera kita selesaikan,” ujar Tandyo dalam keterangannya usai pelantikan.


Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa kepemimpinan baru di tubuh TNI AD akan diarahkan untuk mendukung agenda pembangunan nasional, terutama program yang membutuhkan koordinasi lintas sektor hingga ke tingkat daerah.


Keterlibatan TNI AD dalam berbagai program pemerintah juga menuntut koordinasi yang baik antara jajaran militer dan kementerian atau lembaga terkait. Dengan demikian, pelaksanaan program di lapangan diharapkan dapat berjalan sesuai sasaran dan ketentuan yang berlaku.


Meski demikian, pelaksanaan setiap program tetap perlu disesuaikan dengan tugas pokok TNI serta kebijakan pemerintah yang menjadi dasar pelaksanaannya.


Profil Jenderal TNI Tandyo Budi Revita


Jenderal TNI Tandyo Budi Revita merupakan perwira tinggi TNI Angkatan Darat lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1991. Ia lahir di Surakarta pada 21 Februari 1969 dan memiliki pengalaman panjang dalam pengabdian serta kepemimpinan di lingkungan militer.


Pengangkatannya sebagai KSAD menempatkan Tandyo pada posisi strategis dalam memimpin TNI Angkatan Darat. Sebagai salah satu pimpinan tertinggi di lingkungan TNI AD, KSAD memiliki peran penting dalam pembinaan kekuatan, kesiapan personel, serta pelaksanaan kebijakan organisasi sesuai tugas dan fungsi Angkatan Darat.


Ke depan, kepemimpinan Tandyo akan menghadapi tantangan untuk menjaga profesionalisme prajurit sekaligus memastikan organisasi tetap siap menjalankan tugas pertahanan negara. Di sisi lain, dukungan terhadap program strategis pemerintah menjadi agenda yang turut mendapat perhatian dalam masa kepemimpinannya.


Pergantian KSAD dari Jenderal TNI Maruli Simanjuntak kepada Jenderal TNI Tandyo Budi Revita juga menjadi bagian dari dinamika penugasan perwira tinggi di lingkungan TNI. Maruli kini mengemban tugas baru sebagai Wakil Panglima TNI sekaligus Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil.


Pelantikan Dihadiri Pimpinan Lembaga Negara


Upacara pelantikan KSAD di Istana Negara turut dihadiri sejumlah pimpinan lembaga negara, para menteri Kabinet Merah Putih, serta undangan lainnya. Kehadiran para pejabat tersebut menandai pentingnya pergantian kepemimpinan di tubuh TNI Angkatan Darat dalam mendukung pelaksanaan tugas pertahanan dan agenda pembangunan nasional.


Dengan resmi menjabat sebagai KSAD, Tandyo Budi Revita diharapkan dapat menjalankan amanah kepemimpinannya dengan menjunjung tinggi konstitusi, Sapta Marga, dan Sumpah Prajurit.


Selain menjaga kesiapan dan profesionalisme TNI AD, percepatan program prioritas pemerintah akan menjadi salah satu agenda yang disorot dalam kepemimpinannya. Implementasi program KDKMP, Sekolah Rakyat, dan ketahanan pangan pun menjadi perhatian yang disampaikan Tandyo segera setelah pelantikan.


Pelantikan ini sekaligus menandai dimulainya tanggung jawab baru Tandyo dalam memimpin TNI Angkatan Darat di tengah tuntutan penguatan pertahanan negara dan dukungan terhadap pembangunan nasional.


(Team Indotorial)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas