Iklan

Iklan

,

Kanal

Iklan

Indeks Kanal

Prabowo dan Presiden Mesir El-Sisi Perkuat Hubungan Bilateral, Bahas Kerja Sama Strategis

13 Oktober 2026, 21:28 WIB

 

Prabowo dan Presiden Mesir El-Sisi Perkuat Hubungan Bilateral, Bahas Kerja Sama Strategis

INDOTORIAL.COM – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menggelar pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Arab Mesir Abdel Fattah El-Sisi di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu, 11 Oktober 2026. Pertemuan tersebut menjadi momentum penting bagi Indonesia dan Mesir untuk memperkuat hubungan bilateral serta memperluas kerja sama strategis di berbagai sektor.


Dalam pengantarnya, Presiden Prabowo menegaskan komitmen Indonesia untuk terus meningkatkan hubungan persahabatan dan kemitraan dengan Mesir yang telah terjalin sejak lama. Menurutnya, hubungan kedua negara tidak hanya dibangun atas kepentingan diplomatik, tetapi juga memiliki landasan sejarah yang kuat, terutama dukungan Mesir terhadap perjuangan kemerdekaan Indonesia.


Prabowo mengingatkan bahwa Mesir merupakan salah satu negara yang memiliki peran penting dalam mendukung perjuangan bangsa Indonesia ketika menghadapi penjajahan pada periode 1945–1949.


“Indonesia dan Mesir memiliki hubungan yang telah terjalin lama dan kita bertekad untuk terus memperluas dan meningkatkan hubungan ini. Kita tidak lupa dukungan Mesir pada saat Indonesia melaksanakan perjuangan kemerdekaan melawan penjajah dalam perang kemerdekaan kita, tahun 1945 sampai tahun 1949,” ucap Presiden Prabowo.


Pernyataan tersebut menegaskan bahwa hubungan Indonesia dan Mesir memiliki fondasi historis yang menjadi modal penting dalam mempererat kerja sama kedua negara di masa kini dan mendatang.


Prabowo Dorong Kerja Sama Indonesia-Mesir di Berbagai Sektor


Dalam pertemuan bilateral tersebut, Presiden Prabowo juga mendorong peningkatan kerja sama konkret yang dapat memberikan manfaat bagi kedua negara. Sejumlah sektor strategis menjadi perhatian, mulai dari ekonomi, perdagangan, investasi, pendidikan, sains dan teknologi, hingga kelautan, perikanan, serta pertahanan.


Penguatan kerja sama di berbagai bidang tersebut diharapkan dapat membuka peluang baru bagi Indonesia dan Mesir untuk memperluas kemitraan, meningkatkan hubungan ekonomi, serta memperkuat kapasitas kedua negara dalam menghadapi tantangan global.


Kerja sama ekonomi dan perdagangan, misalnya, dapat menjadi salah satu ruang untuk mempererat hubungan antarpelaku usaha sekaligus memperluas peluang investasi. Sementara itu, kolaborasi di bidang pendidikan, sains, dan teknologi dapat mendukung pertukaran pengetahuan serta pengembangan sumber daya manusia.


Di sektor kelautan dan perikanan, hubungan kedua negara juga memiliki peluang untuk dikembangkan melalui kerja sama yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi masing-masing. Adapun bidang pertahanan menjadi salah satu sektor strategis yang turut mendapat perhatian dalam agenda peningkatan hubungan bilateral.


Presiden Prabowo berharap pertemuan tersebut tidak berhenti pada penguatan hubungan diplomatik, tetapi juga menghasilkan kerja sama yang semakin mendalam dan memberikan dampak positif bagi kedua negara.


“Pertemuan hari ini akan makin memperdalam kerja sama kedua negara kita dan sekaligus berkontribusi bagi perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran di kawasan,” katanya.


Mesir Dinilai Memiliki Peran Penting di Dunia Islam dan Arab


Selain membahas kerja sama strategis, Presiden Prabowo turut menyoroti posisi penting Mesir dalam dunia Islam dan kawasan Arab. Menurutnya, hubungan historis serta kedekatan masyarakat kedua negara menjadi faktor penting yang dapat memperkuat persahabatan Indonesia dan Mesir.


Mesir selama ini memiliki posisi penting dalam dinamika kawasan Arab dan dunia Islam. Karena itu, penguatan hubungan dengan Mesir dipandang sebagai bagian dari upaya Indonesia untuk terus membangun kemitraan dengan negara-negara sahabat berdasarkan persahabatan, saling menghormati, dan kepentingan bersama.


Prabowo juga menekankan kedekatan hubungan kedua negara melalui sambutan hangat yang disampaikannya kepada Presiden El-Sisi. Ia menyampaikan bahwa Presiden Mesir dan seluruh delegasinya diterima dengan penuh persahabatan selama berada di Indonesia.


“Secara sejarah kami sangat memandang peran Mesir dalam dunia Islam dan dunia Arab. Karena itu, percayalah bahwa Yang Mulia, kalau datang ke Indonesia, Yang Mulia berada di antara keluarga sendiri,” tuturnya.


Pernyataan tersebut mencerminkan upaya Indonesia untuk terus menjaga hubungan baik dengan Mesir, tidak hanya melalui jalur diplomasi formal, tetapi juga melalui ikatan persahabatan yang telah terbentuk selama puluhan tahun.


Prabowo Sambut Kunjungan Kenegaraan Presiden El-Sisi


Dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo menyampaikan ucapan selamat datang kepada Presiden Abdel Fattah El-Sisi beserta seluruh delegasi Mesir yang melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia.


Prabowo juga menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia mengenang sambutan baik yang diterimanya ketika melakukan kunjungan ke Mesir pada 2024 dan 2025.


Presiden menilai kunjungan Presiden El-Sisi ke Indonesia sebagai kesempatan penting untuk mempererat hubungan kedua negara sekaligus memperkuat komunikasi di tingkat pimpinan.


“Saya ingin ucapkan, selamat datang di Jakarta, di Indonesia, kepada saudara saya, Presiden El-Sisi, beserta seluruh delegasi Mesir. Terima kasih atas kehormatan yang diberikan kepada saya dan delegasi saya pada saat saya berkunjung ke Mesir tahun 2024 dan tahun 2025 yang lalu,” ujar Presiden Prabowo.


Pertemuan bilateral di Istana Merdeka tersebut menegaskan kembali komitmen Indonesia dan Mesir untuk menjaga hubungan persahabatan yang telah terbangun sejak masa perjuangan kemerdekaan Indonesia.


Melalui penguatan kerja sama di sektor ekonomi, perdagangan, investasi, pendidikan, teknologi, kelautan, perikanan, dan pertahanan, kedua negara diharapkan dapat memperluas kemitraan yang saling menguntungkan.


Komitmen tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya hubungan bilateral Indonesia-Mesir dalam mendukung terciptanya perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran di kawasan. Ke depan, hubungan historis yang kuat diharapkan dapat terus menjadi landasan bagi kerja sama yang lebih konkret dan berkelanjutan antara Jakarta dan Kairo.


(Tim Indotorial)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas