Iklan

Iklan

,

Kanal

Iklan

Indeks Kanal

Selvi Gibran Apresiasi Integrasi 6 Bidang SPM di Posyandu Mandala Sari Bali

27 Oktober 2026, 20:35 WIB

 

Selvi Gibran Apresiasi Integrasi 6 Bidang SPM di Posyandu Mandala Sari Bali

INDOTORIAL.COM - Pembina Solidaritas Perempuan untuk Indonesia Kabinet Merah Putih (Seruni KMP), Selvi Gibran Rakabuming, mengapresiasi penerapan integrasi enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Posyandu Mandala Sari, Kelurahan Sumerta Kelod, Kecamatan Denpasar Timur, Kota Denpasar, Bali, Kamis (22/10/2026). Transformasi ini dinilai mampu memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan dasar yang terpadu, mulai dari kesehatan hingga berbagai layanan lintas sektor.


Kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi Selvi untuk melihat secara langsung pelaksanaan pelayanan Posyandu yang tidak hanya berfokus pada kesehatan ibu dan anak, tetapi juga mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat secara lebih luas.


Dalam peninjauan itu, Selvi melihat sejumlah tahapan pelayanan, mulai dari pendaftaran peserta, pengukuran pertumbuhan balita, pencatatan perkembangan anak dalam Kartu Menuju Sehat (KMS), hingga pemeriksaan kesehatan dan penyuluhan. Ia juga meninjau pojok literasi, area bermain untuk mendukung edukasi pola asuh, serta mekanisme pengelolaan pengaduan masyarakat.


Penerapan integrasi enam bidang SPM di Posyandu Mandala Sari diharapkan membuat pelayanan publik semakin dekat dengan masyarakat. Dengan pendekatan terpadu, Posyandu dapat menjadi salah satu titik pelayanan yang membantu warga mengakses berbagai kebutuhan dasar sesuai kondisi dan kelompok usia masing-masing.


Selvi Gibran Apresiasi Transformasi Pelayanan Posyandu


Ketua Kelompok Posyandu 6 SPM Mandala Sari, Ni Made Kasmiyati, mengatakan Selvi Gibran memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan transformasi Posyandu yang telah diterapkan di wilayah tersebut.


Selain meninjau pelayanan yang tersedia, Selvi juga memberikan arahan kepada para kader agar memperhatikan setiap laporan dan pengaduan yang disampaikan masyarakat. Menurutnya, laporan tersebut perlu ditindaklanjuti dengan cepat agar warga mendapatkan respons dan penanganan yang sesuai.


“Tadi Ibu Selvi sangat terkesan dengan pelayanan Posyandu Transformasi yang sudah diterapkan di Posyandu 6 SPM. Beliau memberikan arahan kepada kami para kader untuk menerima setiap pelaporan agar selanjutnya bisa segera memberikan umpan balik (feedback), sehingga bisa segera ditangani,” ujar Kasmiyati.


Arahan tersebut menegaskan pentingnya peran kader Posyandu dalam menjembatani kebutuhan masyarakat dengan layanan yang tersedia. Tidak hanya memberikan pelayanan secara langsung, kader juga memiliki peran dalam menerima informasi, mencatat persoalan, dan memastikan pengaduan warga memperoleh tindak lanjut.


Pengelolaan pengaduan menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan. Dengan mekanisme yang berjalan baik, kebutuhan masyarakat diharapkan dapat diketahui lebih cepat sehingga penanganannya bisa dilakukan secara tepat.


Posyandu Membantu Orang Tua Memantau Tumbuh Kembang Anak


Manfaat transformasi Posyandu juga dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya para orang tua yang membutuhkan dukungan dalam memantau tumbuh kembang anak.


Ayu Marlina, ibu dari Dewa Yuhana Sundari yang berusia satu setengah tahun, mengatakan pelayanan Posyandu sangat membantu keluarga, terutama bagi orang tua yang bekerja dan memiliki keterbatasan waktu untuk mengakses berbagai layanan pendukung kesehatan anak.


Menurut Ayu, kegiatan Posyandu memberikan manfaat dalam pemantauan perkembangan anak sekaligus membantu pemenuhan kebutuhan gizi melalui pemberian makanan sehat.


“Untuk kegiatan ini sangat berguna sekali, terutama bagi kami sebagai orang tua yang bekerja. Itu sangat membantu dalam hal tumbuh kembang anak. Terutama makanan sehat itu dikasih oleh Posyandu di sini,” tutur Ayu.


Pemantauan tumbuh kembang menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung kesehatan anak. Melalui pengukuran secara berkala dan pencatatan perkembangan, orang tua dapat memperoleh gambaran mengenai pertumbuhan anak sekaligus mengetahui pentingnya menjaga asupan gizi sejak usia dini.


Kehadiran Posyandu juga memberikan ruang bagi orang tua untuk memperoleh informasi dan penyuluhan mengenai pengasuhan serta kesehatan keluarga. Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu keluarga mengambil langkah yang tepat dalam memenuhi kebutuhan anak.


Pelayanan Posyandu Juga Menjangkau Lansia


Selain memberikan perhatian kepada balita dan keluarga, pelayanan di Posyandu Mandala Sari turut menjangkau kelompok lanjut usia (lansia). Hal ini menunjukkan bahwa Posyandu memiliki peran yang semakin luas dalam mendukung kesehatan masyarakat dari berbagai kelompok umur.


Salah satu warga yang merasakan manfaatnya adalah I Wayan Parte, 68 tahun. Ia mengaku terbantu dengan tersedianya pemeriksaan kesehatan yang dapat dimanfaatkan untuk memantau kondisi tubuh secara rutin.


Menurut Wayan, pemeriksaan kesehatan menjadi semakin penting seiring bertambahnya usia. Melalui pemeriksaan berkala, masyarakat lanjut usia dapat lebih memperhatikan kondisi kesehatannya.


“Bagus, sangat bermanfaat untuk kesehatan. Umur sudah tua, mau 70, harus sering cek kesehatan,” ujar Wayan.


Pengalaman tersebut memperlihatkan bahwa pelayanan Posyandu tidak hanya relevan bagi ibu dan anak, tetapi juga bagi lansia yang membutuhkan pemantauan kesehatan secara berkala.


Dengan akses pelayanan yang lebih dekat, masyarakat diharapkan semakin mudah memanfaatkan fasilitas yang tersedia untuk menjaga kesehatan dan meningkatkan kualitas hidup.


Integrasi Enam Bidang SPM Perluas Akses Pelayanan Dasar


Penerapan integrasi enam bidang Standar Pelayanan Minimal di Posyandu Mandala Sari menjadi bagian dari upaya mendekatkan pelayanan dasar kepada masyarakat. Melalui transformasi ini, Posyandu diharapkan mampu menjadi ruang pelayanan yang lebih terpadu dan responsif terhadap kebutuhan warga.


Pendekatan tersebut juga membuka peluang bagi masyarakat untuk mendapatkan akses terhadap berbagai layanan lintas sektor tanpa hanya bergantung pada pelayanan kesehatan. Integrasi ini penting agar kebutuhan dasar warga dapat ditangani secara lebih menyeluruh sesuai persoalan yang dihadapi.


Dari sisi pelaksanaan, peran kader menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan transformasi Posyandu. Kader tidak hanya membantu pelaksanaan kegiatan rutin, tetapi juga berinteraksi langsung dengan masyarakat, memberikan informasi, serta menerima laporan atau pengaduan yang membutuhkan tindak lanjut.


Di sisi lain, partisipasi masyarakat turut menentukan efektivitas pelayanan. Orang tua dapat memanfaatkan Posyandu untuk memantau tumbuh kembang anak, sementara warga lanjut usia dapat menggunakannya untuk pemeriksaan kesehatan secara berkala.


Apresiasi Selvi Gibran terhadap penerapan integrasi enam bidang SPM di Posyandu Mandala Sari menjadi dorongan bagi penguatan pelayanan dasar yang lebih dekat dengan masyarakat. Ke depan, transformasi Posyandu diharapkan dapat terus meningkatkan kemudahan akses, kualitas pelayanan, serta respons terhadap kebutuhan warga di berbagai kelompok usia.


Melalui pelayanan yang terpadu, Posyandu diharapkan tidak hanya menjadi tempat pemeriksaan kesehatan, tetapi juga menjadi salah satu sarana penting untuk mendukung kesejahteraan keluarga dan masyarakat secara lebih luas.


(Team Indotorial)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas