INDOTORIAL.COM - Presiden Prabowo Subianto melantik empat pejabat negara di Istana Negara, Jakarta, Kamis, 1 Oktober 2026. Pelantikan tersebut menjadi bagian dari penataan sejumlah posisi strategis pemerintahan pada sisa masa jabatan Kabinet Merah Putih periode 2024–2029.
Empat pejabat yang dilantik yakni Listyo Sigit Prabowo sebagai Kepala Staf Kepresidenan, Dedi Prasetyo sebagai Kepala Badan Reforma Agraria Nasional (BRAN), Ariyanto Wibowo sebagai Wakil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), serta Muhammad Fadil Imran sebagai Wakil Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa.
Listyo Sigit Prabowo Jadi Kepala Staf Kepresidenan
Perubahan yang cukup menonjol dalam pelantikan tersebut adalah pengangkatan Listyo Sigit Prabowo sebagai Kepala Staf Kepresidenan. Sebelum menduduki posisi tersebut, Listyo Sigit menjabat sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Listyo Sigit menggantikan Dudung Abdurachman yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan. Dudung kemudian dilantik sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan dalam rangkaian perubahan susunan Kabinet Merah Putih pada hari yang sama.
Sementara itu, posisi yang sebelumnya ditempati Listyo Sigit di lingkungan Polri juga mengalami pergantian. Pemerintah pada hari yang sama melantik Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri dan Wahyu Hadiningrat sebagai Wakapolri.
Pengangkatan Listyo Sigit sebagai Kepala Staf Kepresidenan bersama Dedi Prasetyo sebagai Kepala BRAN didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 105/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Staf Kepresidenan dan Kepala Badan Reforma Agraria Nasional.
Dedi Prasetyo Pimpin Badan Reforma Agraria Nasional
Selain Listyo Sigit, Presiden Prabowo juga melantik Dedi Prasetyo sebagai Kepala Badan Reforma Agraria Nasional atau BRAN.
Dedi sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia. Dengan jabatan barunya, Dedi kini mendapat tanggung jawab memimpin lembaga yang berkaitan dengan agenda reforma agraria nasional.
Pengangkatan Dedi bersama Listyo Sigit ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 105/P Tahun 2026. Keputusan tersebut dibacakan dalam prosesi pelantikan oleh Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara Nanik Purwanti.
Ariyanto Wibowo dan Fadil Imran Dilantik
Dua pejabat lainnya yang turut dilantik adalah Ariyanto Wibowo dan Muhammad Fadil Imran.
Ariyanto Wibowo dipercaya sebagai Wakil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Sementara Muhammad Fadil Imran dilantik sebagai Wakil Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa.
Pengangkatan kedua pejabat tersebut didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 40/M Tahun 2026 tentang Pengangkatan Wakil Kepala BPKP dan Wakil Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa.
Dengan demikian, empat posisi strategis tersebut kini memiliki pejabat baru setelah keputusan pengangkatan resmi ditetapkan oleh Presiden Prabowo.
Prosesi Pelantikan Berlangsung di Istana Negara
Pelantikan empat pejabat negara berlangsung dengan prosesi pengucapan sumpah jabatan. Presiden Prabowo memimpin langsung pengucapan sumpah tersebut di hadapan para pejabat yang dilantik.
Dalam sumpah jabatan, para pejabat menyatakan komitmen untuk setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta menjalankan seluruh peraturan perundang-undangan dengan sebaik-baiknya.
“Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya, demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara,” ujar Presiden Prabowo saat mendiktekan penggalan sumpah jabatan.
Setelah pengucapan sumpah, prosesi dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pelantikan oleh masing-masing pejabat.
Rangkaian acara kemudian ditutup dengan pemberian ucapan selamat. Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming menjadi pihak pertama yang memberikan ucapan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik, sebelum dilanjutkan oleh para tamu undangan.
Pelantikan Bersamaan dengan Penataan Sejumlah Jabatan Strategis
Pelantikan empat pejabat negara tersebut berlangsung pada hari yang sama dengan sejumlah agenda perubahan di pemerintahan. Selain pejabat kepala dan wakil kepala badan, Presiden Prabowo juga melantik sejumlah menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih untuk sisa masa jabatan 2024–2029.
Dalam rangkaian tersebut, perubahan juga terjadi di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia. Perpindahan sejumlah pejabat dari institusi kepolisian ke posisi pemerintahan menjadi bagian dari dinamika penataan jabatan pada periode pemerintahan berjalan.
Untuk Listyo Sigit dan Dedi Prasetyo, perubahan jabatan ini sekaligus menandai perpindahan dari posisi pimpinan tinggi di lingkungan Polri ke sejumlah posisi strategis di pemerintahan.
Pelantikan di Istana Negara turut dihadiri para pimpinan lembaga negara, Menteri Kabinet Merah Putih, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Dengan dilantiknya empat pejabat tersebut, pemerintah kini memiliki susunan baru pada posisi Kepala Staf Kepresidenan, Kepala BRAN, Wakil Kepala BPKP, dan Wakil Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa. Selanjutnya, masing-masing pejabat akan menjalankan tugas sesuai kewenangan dan tanggung jawab yang melekat pada jabatan barunya.
(Team Indotorial)


