Iklan

Iklan

,

Kanal

Iklan

Indeks Kanal

Wapres Gibran Salat Jumat Bersama Warga Terdampak Banjir Bandang di Solok

25 September 2026, 21:48 WIB

 

Wapres Gibran Salat Jumat Bersama Warga Terdampak Banjir Bandang di Solok

INDOTORIAL.COM – Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menunaikan salat Jumat bersama warga terdampak banjir bandang di Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Jumat (25/09/2026). Di sela agenda kunjungannya, Wapres memilih untuk hadir langsung di tengah masyarakat sekaligus melihat kondisi warga setelah bencana melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Solok.


Wapres Gibran melaksanakan salat Jumat di Masjid Raya Al Mukarramah, Koto Gaek Guguak, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok. Kehadiran Wapres bersama warga menjadi momentum untuk mendengar langsung berbagai kebutuhan masyarakat yang terdampak banjir bandang.


Usai melaksanakan salat Jumat, Wapres Gibran juga menyempatkan diri makan siang bersama warga di halaman masjid. Suasana berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Dalam kesempatan tersebut, Wapres berbincang langsung dengan masyarakat untuk menyerap aspirasi sekaligus mengetahui kondisi serta kebutuhan warga dalam proses pemulihan pascabencana.


Kehadiran Wapres di tengah warga menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan penanganan pascabencana banjir bandang di Solok berjalan secara optimal dan sesuai dengan kondisi di lapangan. Pemerintah tidak hanya berfokus pada penanganan keadaan darurat, tetapi juga memperhatikan proses pemulihan kehidupan masyarakat yang terdampak.


Wapres Gibran Dengarkan Aspirasi Warga Terdampak Banjir


Dalam kunjungan tersebut, keselamatan masyarakat dan pemenuhan kebutuhan dasar menjadi perhatian utama. Pemerintah pusat bersama pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait terus melakukan koordinasi agar penanganan pascabencana dapat berjalan cepat, terpadu, dan sesuai kebutuhan warga.


Bagi masyarakat yang terdampak bencana, pemulihan tidak berhenti ketika kondisi darurat mulai teratasi. Warga juga membutuhkan kepastian mengenai tempat tinggal, fasilitas umum, akses layanan dasar, hingga keberlangsungan aktivitas sosial dan keagamaan.


Karena itu, komunikasi langsung antara pemerintah dan masyarakat menjadi penting. Melalui perbincangan bersama warga, Wapres Gibran dapat mendengar berbagai aspirasi sekaligus melihat kebutuhan masyarakat secara lebih dekat.


Kunjungan tersebut juga menunjukkan bahwa pemerintah ingin memastikan proses pemulihan di Kabupaten Solok tidak hanya dilakukan dari sisi administratif, tetapi benar-benar menyentuh kebutuhan warga di lapangan.


Rumah Ibadah Terdampak Bencana Jadi Perhatian


Selain kebutuhan dasar masyarakat, Wapres Gibran juga memberikan perhatian terhadap kondisi rumah ibadah yang terdampak banjir bandang. Masjid dan fasilitas keagamaan merupakan bagian penting dari kehidupan masyarakat sehingga pemulihannya juga perlu menjadi bagian dari penanganan pascabencana.


Wapres memastikan pemulihan rumah ibadah menjadi salah satu perhatian pemerintah agar masyarakat dapat kembali melaksanakan kegiatan keagamaan dengan aman dan nyaman.


“Pemerintah akan perhatikan kebutuhan warga terdampak dalam menunaikan ibadahnya,” ujar Wapres.


Perhatian terhadap rumah ibadah menjadi bagian dari pendekatan pemulihan yang lebih menyeluruh. Sebab, setelah bencana terjadi, masyarakat tidak hanya membutuhkan bantuan berupa makanan, air, tempat tinggal sementara, maupun kebutuhan pokok lainnya. Mereka juga membutuhkan ruang untuk kembali menjalankan aktivitas sosial dan keagamaan seperti sebelum bencana.


Dengan demikian, pemulihan fasilitas ibadah menjadi salah satu unsur penting dalam mengembalikan kehidupan masyarakat secara bertahap.


Penanganan Pascabencana Solok Dilakukan Berkelanjutan


Kunjungan Wapres Gibran ke Kabupaten Solok menegaskan pentingnya penanganan pascabencana yang dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan. Pemerintah perlu memastikan kebutuhan mendesak warga terpenuhi, sekaligus menyiapkan langkah pemulihan dalam jangka berikutnya.


Penanganan pascabencana banjir bandang di Solok mencakup berbagai aspek, mulai dari keselamatan masyarakat, pemenuhan kebutuhan dasar, pemulihan fasilitas publik, hingga perbaikan rumah ibadah dan fasilitas pendukung kehidupan warga lainnya.


Koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat, serta unsur terkait menjadi bagian penting agar proses pemulihan dapat berjalan efektif. Kehadiran pejabat pemerintah secara langsung di lokasi bencana juga diharapkan dapat memperkuat pemahaman mengenai kondisi nyata yang dihadapi masyarakat.


Bagi warga terdampak, proses pemulihan tentu membutuhkan waktu. Karena itu, penanganan tidak cukup hanya dilakukan pada masa tanggap darurat, tetapi perlu dilanjutkan sampai masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan secara normal.


Melalui kunjungannya tersebut, Wapres Gibran menunjukkan bahwa pemulihan pascabencana di Kabupaten Solok tidak hanya berkaitan dengan pembangunan kembali infrastruktur yang rusak. Pemulihan juga menyangkut kehidupan sosial masyarakat, aktivitas keagamaan, serta pemenuhan kebutuhan warga secara berkelanjutan.


Dengan pendekatan tersebut, pemerintah berharap masyarakat terdampak banjir bandang di Solok dapat segera bangkit dan kembali menjalankan aktivitas sehari-hari. Pemulihan fasilitas publik dan rumah ibadah juga diharapkan dapat mendukung proses kembalinya kehidupan sosial kemasyarakatan secara bertahap.


Kehadiran Wapres di tengah warga menjadi bagian dari upaya memastikan seluruh proses tersebut berjalan sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan, sekaligus memperkuat koordinasi penanganan pascabencana antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.


(Team Indotorial)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas