Iklan

Iklan

,

Kanal

Iklan

Indeks Kanal

Putin Sebut Indonesia Mitra Kunci Rusia di Asia Pasifik, Prabowo Tegaskan Kemitraan Strategis

5 September 2026, 20:46 WIB

 

Putin Sebut Indonesia Mitra Kunci Rusia di Asia Pasifik, Prabowo Tegaskan Kemitraan Strategis

INDOTORIAL.COM – Presiden Federasi Rusia Vladimir Putin menyebut Indonesia sebagai salah satu mitra kunci Rusia di kawasan Asia Pasifik. Pernyataan tersebut disampaikan Putin saat bertemu dengan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Vladivostok, Rusia, Kamis, 3 September 2026.


Pertemuan Prabowo Subianto dan Vladimir Putin menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Rusia yang telah terjalin selama lebih dari lima dekade. Kedua pemimpin membahas peluang pengembangan kerja sama di berbagai sektor, mulai dari perdagangan hingga energi dan teknologi.


“Indonesia merupakan mitra yang paling kunci bagi Rusia di kawasan Asia Pasifik. Kita terkait dengan hubungan persahabatan selama bertahun-tahun,” ujar Putin.


Menurut Putin, hubungan Indonesia dan Rusia memiliki fondasi persahabatan yang kuat dan terus menunjukkan perkembangan positif. Salah satu indikatornya terlihat dari peningkatan aktivitas perdagangan antara kedua negara.


Putin menyampaikan bahwa volume perdagangan Rusia dan Indonesia meningkat sekitar 12 persen pada tahun sebelumnya. Perkembangan tersebut dinilai menjadi sinyal positif bagi penguatan hubungan ekonomi kedua negara ke depan.


Kerja Sama Indonesia-Rusia Terus Diperluas


Putin menjelaskan, kerja sama bilateral Indonesia dan Rusia terus dikembangkan melalui Komisi Bersama Rusia–Indonesia yang menangani bidang ekonomi, perdagangan, serta kerja sama teknis.


Sejumlah sektor strategis menjadi perhatian dalam pengembangan hubungan kedua negara. Di antaranya adalah sektor pertanian, pembangunan kapal, teknologi digital, hingga energi.


Bidang energi, khususnya energi nuklir, juga menjadi salah satu sektor yang dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan dalam kerja sama Indonesia-Rusia.


Penguatan kerja sama tersebut menunjukkan bahwa hubungan kedua negara tidak hanya bertumpu pada sektor perdagangan. Rusia dan Indonesia juga berupaya memperluas kemitraan ke sektor-sektor yang memiliki nilai strategis dan berpotensi memberikan manfaat jangka panjang.


Putin turut menyebut Indonesia sebagai salah satu sahabat terpercaya Rusia dalam kerangka ASEAN. Selain hubungan bilateral, kedua negara juga terus memperkuat koordinasi dan kerja sama melalui berbagai platform internasional, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).


“Saya yakin bahwa pertemuan hari ini akan memberikan dorongan baru kepada hubungan bilateral antara kedua negara kita,” kata Putin.


Prabowo: Rusia Mitra Sangat Penting bagi Indonesia


Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Rusia merupakan mitra yang sangat penting bagi Indonesia. Menurut Prabowo, hubungan kedua negara yang telah berlangsung lebih dari lima dasawarsa kini berkembang semakin erat dan telah meningkat menjadi kemitraan strategis.


“Indonesia dan Rusia memiliki ikatan sejarah yang mendalam lebih dari 5 dasawarsa. Bagi Indonesia, Rusia adalah mitra yang sangat penting. Karena itu kami bangga dan gembira hubungan kita bisa meningkat menjadi kemitraan strategis tahun lalu,” ujar Prabowo.


Pernyataan tersebut menegaskan arah hubungan Indonesia-Rusia yang semakin luas. Kemitraan strategis diharapkan tidak hanya memperkuat hubungan diplomatik, tetapi juga membuka lebih banyak peluang kerja sama ekonomi, teknologi, energi, dan sektor lainnya.


Pertemuan dengan Putin juga berlangsung di tengah kehadiran Presiden Prabowo dalam Forum Ekonomi Timur atau Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Vladivostok.


Prabowo menyampaikan bahwa Indonesia merasa terhormat dapat berpartisipasi dalam forum tersebut. Menurutnya, EEF memiliki potensi besar untuk menjadi jembatan dalam memperkuat kerja sama dan konektivitas antarnegara di kawasan.


“Forum ini memiliki potensi besar dalam menjadi jembatan kerja sama dan konektivitas di kawasan kita,” ucap Prabowo.


Indonesia dan Rusia Dorong Kerja Sama Maritim


Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo juga menyoroti posisi geografis Indonesia dan Rusia yang sama-sama memiliki keterkaitan kuat dengan kawasan Pasifik.


Bagi Indonesia sebagai negara kepulauan, konektivitas dan kerja sama maritim menjadi salah satu aspek penting yang dapat terus dikembangkan bersama Rusia.


“Kita berdua adalah negara Pasifik dan bagi kami sebagai negara kepulauan konektivitas dan kerja sama maritim sangat penting,” ungkap Prabowo.


Kerja sama maritim dinilai memiliki ruang pengembangan yang luas, terutama dalam konteks konektivitas kawasan, pembangunan kapal, perdagangan, serta hubungan ekonomi antarkedua negara.


Prabowo menegaskan bahwa Indonesia terbuka untuk memperluas hubungan dengan Rusia di berbagai bidang. Pemerintah Indonesia, kata dia, terus berupaya meningkatkan kerja sama agar memberikan keuntungan dan manfaat bagi kedua negara.


“Indonesia terus berupaya untuk terus meningkatkan kerja sama di segala bidang demi mencapai keuntungan bagi kedua negara kita,” tutur Prabowo.


“Kami siap untuk meningkatkan kerja sama ini,” lanjutnya.


Pertemuan Prabowo dan Putin di Vladivostok sekaligus memperlihatkan semakin kuatnya posisi hubungan Indonesia-Rusia. Dengan status kemitraan strategis, kedua negara memiliki ruang yang semakin besar untuk memperluas kerja sama di sektor ekonomi, perdagangan, energi, teknologi, maritim, hingga kerja sama di berbagai forum internasional.


Bagi Indonesia, hubungan yang semakin erat dengan Rusia juga menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring kerja sama internasional sekaligus membuka peluang ekonomi baru di kawasan Asia Pasifik.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas