Iklan

Iklan

,

Kanal

Iklan

Indeks Kanal

Wapres Gibran Dorong Training Center untuk Perkuat Kesiapan Pemagang Indonesia ke Jepang

31 Agustus 2026, 17:51 WIB

 

Wapres Gibran Dorong Training Center untuk Perkuat Kesiapan Pemagang Indonesia ke Jepang

INDOTORIAL.COM – Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming mendorong penguatan pembekalan bagi calon tenaga pemagang Indonesia yang akan bekerja di Jepang. Menurutnya, persiapan yang komprehensif menjadi bagian penting untuk membentuk sumber daya manusia (SDM) yang unggul, adaptif, sekaligus mampu menyesuaikan diri dengan budaya dan etos kerja di negara tujuan.


Dorongan tersebut disampaikan Wapres Gibran saat menerima Ketua Umum Ikatan Pengusaha Kenshusei Indonesia (IKAPEKSI), Pranyoto Widodo, bersama jajaran pengurus di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Jumat (28/8/2026).


Pertemuan tersebut membahas sejumlah hal terkait penguatan kesiapan calon pemagang Indonesia sebelum berangkat ke Jepang. Salah satu gagasan yang dibahas adalah pembentukan training center terpadu yang dapat menjadi tempat pembekalan calon pemagang sebelum mereka memasuki lingkungan kerja di Jepang.


Training Center Dinilai Penting untuk Calon Pemagang Indonesia


Ketua Umum IKAPEKSI Pranyoto Widodo menjelaskan bahwa keberadaan training center menjadi penting karena calon pemagang tidak hanya membutuhkan keterampilan teknis. Mereka juga perlu memahami budaya, kebiasaan hidup, serta etos kerja yang berlaku di Jepang.


Dengan pembekalan tersebut, para calon pemagang diharapkan tidak kaget ketika menghadapi lingkungan kerja maupun kehidupan sehari-hari di Jepang. Persiapan sejak berada di Indonesia juga dinilai dapat membantu mereka beradaptasi secara lebih cepat.


Pranyoto mengatakan, calon pemagang nantinya diharapkan mengikuti pendidikan khusus di training center selama kurang lebih dua minggu sebelum diberangkatkan ke Jepang.


“Dengan adanya training center yang hidup itu, nanti semua anak bangsa yang mau berangkat ke Jepang harus menjalani pendidikan di sana kurang lebih 2 minggu untuk kultur budaya kerja di Jepang dan budaya hidup di Jepang. Karena itu sangat penting sekali,” tutur Pranyoto.


Konsep tersebut tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan kesiapan tenaga pemagang dari sisi pekerjaan, tetapi juga membangun pemahaman mengenai bagaimana menjalani kehidupan di Jepang.


Hal ini menjadi penting mengingat perbedaan budaya dan pola kerja antara Indonesia dan Jepang cukup signifikan. Calon pemagang yang memahami aturan, kedisiplinan, komunikasi, serta kebiasaan masyarakat Jepang sejak awal diharapkan dapat lebih mudah beradaptasi ketika sudah berada di negara tujuan.


Wapres Gibran Respons Positif Usulan IKAPEKSI


Pranyoto menyampaikan bahwa gagasan pembentukan training center tersebut mendapat respons positif dari Wapres Gibran. Dukungan tersebut dinilai menjadi langkah penting dalam memperkuat kualitas calon pemagang Indonesia yang akan mengikuti program kerja di Jepang.


Menurutnya, pembekalan yang baik sejak sebelum keberangkatan dapat memberikan dampak positif terhadap pengalaman para pemagang selama berada di Jepang. Mereka bukan hanya diharapkan mampu bekerja dengan baik, tetapi juga membawa nama Indonesia melalui sikap, kedisiplinan, dan profesionalisme.


“Sangat-sangat positif dan Beliau sangat merespon dari adanya training center,” tandas Pranyoto.


Alumni Pemagang Diharapkan Berkontribusi di Indonesia


IKAPEKSI sendiri merupakan organisasi nasional yang menghimpun alumni pemagang, pelatihan kerja, serta profesional Indonesia yang sebelumnya telah menyelesaikan program di Jepang.


Keberadaan para alumni tersebut memiliki potensi besar untuk memberikan manfaat setelah mereka kembali ke Indonesia. Pengalaman yang diperoleh selama bekerja dan mengikuti pelatihan di Jepang dapat dikembangkan menjadi modal untuk meningkatkan kompetensi di dalam negeri.


Selain melalui pengembangan kemampuan profesional, para alumni juga diharapkan dapat melakukan transfer pengetahuan dan pengalaman kepada generasi berikutnya. Bahkan, pengalaman selama berada di Jepang dapat menjadi bekal untuk membuka usaha dan menciptakan lapangan kerja baru di Indonesia.


Karena itu, penguatan pembekalan calon pemagang Indonesia tidak berhenti pada persoalan keberangkatan ke Jepang. Lebih jauh, program tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas SDM Indonesia sekaligus memastikan pengalaman kerja di luar negeri memberikan manfaat jangka panjang setelah para pemagang kembali ke tanah air.


Melalui training center terpadu, calon pemagang diharapkan memiliki persiapan yang lebih matang, mulai dari keterampilan kerja, kesiapan mental, pemahaman budaya, hingga etos kerja. Dengan begitu, tenaga pemagang Indonesia dapat semakin siap bersaing dan beradaptasi di lingkungan industri Jepang.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas