Iklan

Iklan

,

Kanal

Iklan

Indeks Kanal

Presiden Prabowo Salurkan Bantuan Rp200 Miliar untuk Penanganan Gempa NTT

29 Agustus 2026, 15:12 WIB

 

Presiden Prabowo Salurkan Bantuan Rp200 Miliar untuk Penanganan Gempa NTT

INDOTORIAL.COM – Presiden Prabowo Subianto menyalurkan bantuan kemasyarakatan sebesar Rp200 miliar untuk mendukung percepatan penanganan bencana gempa bumi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan tersebut ditujukan untuk pemerintah daerah di wilayah Pulau Flores yang terdampak gempa, sekaligus memperkuat upaya pemenuhan kebutuhan masyarakat dan pengungsi.


Bantuan Rp200 miliar tersebut terdiri atas Rp40 miliar untuk Pemerintah Provinsi NTT dan masing-masing Rp20 miliar untuk delapan kabupaten terdampak gempa bumi di Pulau Flores.


Delapan kabupaten yang menerima bantuan masing-masing Rp20 miliar tersebut yakni Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ende, Ngada, Nagekeo, Sikka, dan Flores Timur.


Dukungan tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat memimpin rapat penanganan bencana gempa bumi di Posko Penanganan Gempa Bumi, Batalyon Yonif TP 834/WM, Kabupaten Nagekeo, NTT, Rabu, 26 Agustus 2026.


Dalam rapat tersebut, Presiden menegaskan bahwa bantuan yang diberikan pemerintah harus digunakan secara tepat sasaran. Dana tersebut diharapkan benar-benar dimanfaatkan untuk mendukung penanganan bencana serta membantu masyarakat yang terdampak gempa.


Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letnan Jenderal Suharyanto, memastikan bantuan sebesar Rp20 miliar untuk masing-masing kabupaten telah diterima oleh pemerintah daerah.


Menurut Suharyanto, bantuan tersebut memberikan dukungan yang cukup berarti bagi pemerintah daerah dalam menghadapi situasi darurat akibat gempa bumi.


“Untung Pak Presiden memberikan bantuan 20 miliar itu, sehingga itu sangat membantu pada pemerintah daerah,” ujar Suharyanto.


Ia menjelaskan, seluruh bantuan yang diberikan telah sampai kepada pemerintah daerah dan kemudian disampaikan kepada para bupati. Penggunaannya pun diarahkan secara khusus untuk kebutuhan penanganan bencana.


“Sudah sampai, kami juga sudah sampaikan ke Bupati, bantuan itu tidak boleh digunakan hal yang lain kecuali untuk menangani bencana,” kata Suharyanto.


Gubernur NTT Apresiasi Bantuan Presiden


Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena turut menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat melalui bantuan Rp200 miliar tersebut.


Menurutnya, bantuan itu sangat membantu pemerintah daerah dalam memperkuat penanganan gempa bumi, terutama dalam memenuhi kebutuhan masyarakat yang harus mengungsi akibat bencana.


“Terima kasih Bapak Presiden sudah mendapatkan bantuan. Semua kabupaten di Pulau Flores ini mendapatkan Rp20 miliar dan provinsi Rp40 miliar, itu sangat membantu kami untuk menggerakkan lebih maksimal lagi biar bisa bantu pengungsi,” ujar Melkiades.


Dengan adanya tambahan dukungan anggaran tersebut, pemerintah daerah di NTT memiliki ruang yang lebih besar untuk bergerak cepat dalam memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak. Mulai dari kebutuhan pengungsi hingga berbagai keperluan lain yang berkaitan langsung dengan penanganan bencana.


Presiden Prabowo Dorong Penguatan Lumbung Cadangan


Tidak hanya memberikan bantuan untuk penanganan gempa NTT, Presiden Prabowo juga menyoroti pentingnya kesiapan pemerintah daerah dalam menghadapi kondisi darurat.


Presiden menilai pemerintah provinsi maupun kabupaten semestinya memiliki lumbung-lumbung cadangan, khususnya untuk menyimpan persediaan makanan dan kebutuhan logistik yang dapat digunakan ketika terjadi bencana.


Menurut Presiden, keberadaan cadangan logistik di daerah penting agar pemerintah tidak selalu harus menunggu bantuan ketika bencana terjadi.


“Berarti kita bantu tiap provinsi biar gubernur mempunyai gudang dan persiapan makanan sama juga dengan bupati. Seharusnya sebetulnya juga memang demikian. Para bupati, gubernur harusnya juga sudah punya lumbung-lumbung cadangan, tapi ya sudah kalau mereka mungkin belum berinisiatif kita lakukan,” ujar Presiden Prabowo.


Arahan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat sistem kesiapsiagaan bencana di tingkat daerah. Dengan adanya gudang dan persediaan logistik, pemerintah daerah diharapkan dapat merespons situasi darurat secara lebih cepat tanpa sepenuhnya bergantung pada distribusi bantuan dari pusat.


Bantuan Rp200 miliar untuk penanganan gempa NTT sekaligus penguatan sistem cadangan logistik menunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya berfokus pada respons saat bencana terjadi. Pemerintah juga mulai mendorong kesiapan daerah agar memiliki kemampuan menghadapi kondisi darurat secara lebih mandiri.


Bagi masyarakat terdampak gempa di Pulau Flores, dukungan tersebut diharapkan dapat mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar serta membantu proses pemulihan pascabencana. Sementara bagi pemerintah daerah, bantuan tersebut menjadi tambahan kekuatan untuk memastikan penanganan gempa bumi berjalan cepat, terarah, dan tepat sasaran.


Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun sistem penanggulangan bencana yang lebih tangguh di Nusa Tenggara Timur, sehingga pemerintah daerah memiliki kesiapan yang lebih baik dalam menghadapi potensi bencana di masa mendatang.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas