Iklan

Iklan

,

Kanal

Iklan

Indeks Kanal

Presiden Prabowo Resmi Buka Muktamar ke-35 NU di Jombang, Diikuti Puluhan Ribu Warga

30 Agustus 2026, 17:32 WIB

 

Presiden Prabowo Resmi Buka Muktamar ke-35 NU di Jombang, Diikuti Puluhan Ribu Warga

INDOTORIAL.COM — Presiden Prabowo Subianto resmi membuka Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Lapangan Untung Surapati, Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Kamis, 27 Agustus 2026.


Muktamar ke-35 NU kali ini mengusung tema “Menjaga Marwah, Memperkaya Khidmah untuk Kemaslahatan Bangsa.” Forum tersebut menjadi momentum penting bagi Nahdlatul Ulama untuk membahas berbagai agenda organisasi sekaligus merumuskan arah perjuangan NU ke depan.


Kehadiran Presiden Prabowo sekaligus menandai dibukanya secara resmi forum permusyawaratan tertinggi organisasi Nahdlatul Ulama tersebut.


Presiden Prabowo Disambut Pengurus dan Peserta Muktamar NU


Setibanya di lokasi, Presiden Prabowo Subianto disambut jajaran pengurus Nahdlatul Ulama bersama para peserta Muktamar ke-35 NU. Suasana pembukaan berlangsung khidmat dengan rangkaian acara yang sarat nuansa kebangsaan dan keagamaan.


Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Setelah itu, para peserta melanjutkan dengan menyanyikan lagu Syubbanul Wathon yang selama ini lekat dengan tradisi kebangsaan di lingkungan Nahdlatul Ulama.


Suasana semakin khidmat ketika ayat suci Al-Qur’an dilantunkan dan dilanjutkan dengan pembacaan Selawat Badar. Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Ulum, K.H. Hasib Wahab Chasbullah, kemudian memimpin doa untuk mengawali seluruh rangkaian Muktamar ke-35 NU.


Momen tersebut menjadi pembuka bagi forum yang mempertemukan para pengurus NU dari berbagai wilayah, termasuk perwakilan dari luar negeri.


Muktamar ke-35 NU Diikuti Pengurus dari Dalam dan Luar Negeri


Ketua Panitia Muktamar ke-35 NU, Syaifullah Yusuf, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diikuti jajaran pengurus NU dari berbagai tingkatan.


Peserta resmi Muktamar ke-35 NU berasal dari 38 pengurus wilayah, lebih dari 550 pengurus cabang, serta 33 pengurus cabang istimewa NU yang mewakili struktur organisasi di luar negeri.


Besarnya jumlah peserta tersebut menunjukkan luasnya jaringan organisasi Nahdlatul Ulama, baik di tingkat nasional maupun internasional.


Tidak hanya peserta resmi, Muktamar ke-35 NU juga diperkirakan akan diramaikan puluhan ribu warga dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka datang dengan beragam cara untuk mengikuti langsung perhelatan besar organisasi Islam tersebut.


Syaifullah menyebut terdapat lebih dari 50 ribu “romlah” atau rombongan lilahi ta’ala yang diperkirakan hadir dalam Muktamar ke-35 NU. Mereka datang secara berkelompok maupun sendiri-sendiri.


“Kami memperkirakan Muktamar ini juga akan dimeriahkan sekitar lebih dari 50 ribu ‘romlah’, rombongan lilahi ta’ala, yang datang dari berbagai penjuru Tanah Air. Ada yang datang berombongan, ada pula yang datang seorang diri. Ada yang naik pesawat, naik kereta, naik bus, menggunakan kendaraan pribadi,” ungkap Syaifullah.


Antusiasme tersebut memperlihatkan bahwa Muktamar NU bukan hanya menjadi forum internal organisasi, tetapi juga memiliki daya tarik kuat bagi warga Nahdliyin dari berbagai daerah.


Prabowo Sebut NU Berjasa dalam Perjuangan Kemerdekaan


Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan rasa terima kasih atas kehormatan yang diberikan kepadanya untuk menghadiri sekaligus membuka Muktamar ke-35 NU.


Presiden menegaskan bahwa Nahdlatul Ulama merupakan institusi bersejarah yang memiliki jasa besar dalam perjalanan bangsa Indonesia, khususnya dalam perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan.


“Ini kehormatan besar bagi saya, Nahdlatul Ulama adalah institusi yang bersejarah yang sangat besar jasanya dalam perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia,” ujar Presiden Prabowo.


Pernyataan tersebut menegaskan pentingnya peran sejarah NU dalam perjalanan Indonesia. Sejak berdiri, Nahdlatul Ulama tidak hanya bergerak dalam bidang keagamaan, tetapi juga mengambil bagian dalam kehidupan sosial, pendidikan, kebangsaan, dan perjuangan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia.


Presiden Prabowo Resmi Buka Muktamar ke-35 NU


Setelah menyampaikan sambutan, Presiden Prabowo secara resmi menyatakan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama dibuka.


“Bismillahirrahmanirrahim, pada sore hari ini, hari Kamis, 27 Agustus 2026, dengan rahmat Tuhan Yang Maha Besar, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, secara resmi membuka Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama,” ucap Presiden.


Pembukaan kemudian ditandai dengan penabuhan bedug oleh Presiden Prabowo. Tabuhan tersebut menjadi simbol dimulainya rangkaian persidangan Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang.


Selanjutnya, para peserta akan mengikuti berbagai agenda persidangan untuk membahas masa depan organisasi, menyusun program, serta menghasilkan rekomendasi yang diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi umat dan bangsa.


Dengan tema “Menjaga Marwah, Memperkaya Khidmah untuk Kemaslahatan Bangsa,” Muktamar ke-35 NU di Jombang menjadi momentum bagi Nahdlatul Ulama untuk memperkuat peran organisasi sekaligus menjaga kontribusinya dalam kehidupan kebangsaan.


Perhelatan tersebut juga menunjukkan kuatnya keterikatan warga NU dengan organisasi. Kehadiran puluhan ribu “romlah” dari berbagai penjuru Indonesia menjadi gambaran bahwa Muktamar ke-35 NU bukan sekadar agenda organisasi, tetapi juga menjadi ruang berkumpulnya warga untuk memperkuat silaturahmi dan semangat pengabdian bagi masyarakat.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas