Iklan

Iklan

,

Kanal

Iklan

Indeks Kanal

Prabowo Optimistis PLTS 100 GWp Dorong Indonesia Capai Swasembada Energi Lebih Cepat

28 Agustus 2026, 14:20 WIB

 

Prabowo Optimistis PLTS 100 GWp Dorong Indonesia Capai Swasembada Energi Lebih Cepat

INDOTORIAL.COM – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan optimismenya terhadap program pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) 100 gigawatt peak (GWp) yang resmi diluncurkan pemerintah. Program tersebut dinilai menjadi salah satu langkah strategis untuk memperkuat kemandirian energi sekaligus mendorong Indonesia menuju swasembada energi nasional.


Optimisme itu disampaikan Presiden Prabowo saat memberikan sambutan dalam peluncuran program PLTS 100 GWp di Kabupaten Jembrana, Provinsi Bali, Selasa, 25 Agustus 2026. Menurut Presiden, pembangunan pembangkit energi surya dalam skala besar bukan hanya berkaitan dengan penambahan kapasitas listrik, tetapi juga menjadi bagian penting dari upaya Indonesia berdiri di atas kekuatan energinya sendiri.


“Saya tidak mau banyak bicara, tapi intinya 100 GW kita akan benar-benar menjadi bangsa yang berdiri di atas kaki kita sendiri. Kita tidak akan takut perkembangan apapun di bagian manapun dunia,” kata Presiden Prabowo.


Presiden menilai ketahanan energi memiliki posisi penting bagi kemandirian sebuah negara. Dengan memiliki sumber energi yang cukup dan mampu mengelolanya secara optimal, Indonesia diyakini akan semakin kuat menghadapi berbagai perubahan dan dinamika global.


Program PLTS 100 GWp menjadi salah satu instrumen utama pemerintah untuk memperbesar pemanfaatan energi terbarukan. Namun, Presiden menegaskan bahwa potensi energi Indonesia sebenarnya jauh lebih besar karena tidak hanya bergantung pada energi surya.


Indonesia juga memiliki sumber energi lain, seperti panas bumi atau geotermal, cadangan gas, serta minyak bumi. Seluruh potensi tersebut, menurut Presiden, harus dimanfaatkan secara maksimal untuk memenuhi kebutuhan energi dalam negeri.


“Dengan geotermal yang kita punya, dengan ladang-ladang gas yang kita sudah ketemukan, dengan lifting minyak yang harus naik terus, kita tidak boleh impor lagi satu barrel pun minyak. Kita tidak boleh impor lagi, insyaallah dalam waktu sesingkat-singkatnya, satu tabung LPG pun kita tidak boleh impor lagi,” lanjutnya.


Target PLTS 100 GWp Tiga Tahun


Pemerintah menargetkan pembangunan PLTS dengan kapasitas total 100 GWp dapat direalisasikan dalam waktu tiga tahun. Presiden Prabowo menekankan bahwa target tersebut tidak boleh berhenti sebagai sekadar rencana atau angka di atas kertas.


Menurutnya, pembangunan harus dibuktikan melalui kerja nyata dan hasil yang dapat dilihat masyarakat. Karena itu, pemerintah akan terus mendorong seluruh unsur terkait agar bergerak cepat dalam merealisasikan target tersebut.


“Kita buktikan lagi, nanti tiga tahun lagi kita kumpul lagi. Kita sekarang selalu bicara dengan bukti,” ujar Presiden.


Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa pemerintah ingin memastikan program transisi energi berjalan dengan ukuran yang konkret. Target kapasitas PLTS yang besar membutuhkan kerja bersama, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku industri, hingga berbagai pihak yang terlibat dalam pembangunan infrastruktur energi.


Selain memperkuat pasokan listrik, pengembangan PLTS juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang Indonesia dalam meningkatkan penggunaan energi terbarukan. Dengan memanfaatkan sumber energi matahari yang tersedia melimpah di berbagai wilayah, ketergantungan terhadap energi fosil dan impor energi diharapkan dapat ditekan.


Prabowo Yakin Swasembada Energi Bisa Lebih Cepat


Presiden Prabowo bahkan menyampaikan keyakinannya bahwa target swasembada energi nasional bisa tercapai lebih cepat dari waktu tiga tahun. Optimisme tersebut didasarkan pada besarnya potensi energi yang dimiliki Indonesia serta pentingnya kerja maksimal dari seluruh unsur yang terlibat.


Menurut Presiden, peluncuran program PLTS 100 GWp menjadi momentum penting dalam perjalanan Indonesia menuju kemandirian energi. Pemerintah tidak ingin hanya menetapkan target, tetapi juga memastikan target tersebut benar-benar diwujudkan.


“Terima kasih semua unsur, hari ini hari penting, kita launching dan saya percaya mungkin kurang dari tiga tahun kita akan sampai swasembada energi,” tandas Presiden Prabowo.


Jika target tersebut dapat direalisasikan sesuai rencana, pembangunan PLTS 100 GWp akan menjadi salah satu langkah besar dalam penguatan sistem energi nasional. Program ini sekaligus memperlihatkan arah kebijakan pemerintah yang semakin menempatkan energi terbarukan sebagai bagian penting dari masa depan energi Indonesia.


Dengan kombinasi energi surya, panas bumi, gas, dan peningkatan produksi minyak dalam negeri, pemerintah berharap kebutuhan energi nasional dapat dipenuhi dari sumber daya sendiri. Pada akhirnya, agenda kemandirian energi Indonesia bukan hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan listrik, tetapi juga memperkuat daya tahan ekonomi nasional menghadapi perubahan dan ketidakpastian global.


Peluncuran PLTS 100 GWp pun menjadi awal dari target besar tersebut. Tantangan berikutnya adalah memastikan pembangunan berjalan cepat, tepat sasaran, dan menghasilkan kapasitas energi yang benar-benar dapat dimanfaatkan masyarakat serta mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas