Iklan

Iklan

,

Kanal

Iklan

Indeks Kanal

Presiden Prabowo Terima Lencana Emas Adi Bhakti Tani Nelayan Maha Utama di PENAS XVII Gorontalo

26 Juni 2026, 17:47 WIB

 

Presiden Prabowo Terima Lencana Emas Adi Bhakti Tani Nelayan Maha Utama di PENAS XVII Gorontalo

INDOTORIAL.COM – Presiden Prabowo Subianto menerima penghargaan Lencana Emas Adi Bhakti Tani Nelayan Maha Utama dari Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Nasional pada puncak penyelenggaraan Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII Tahun 2026 yang berlangsung di Sport Center Limboto, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, Rabu (24/6/2026).


Penghargaan bergengsi tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas perhatian, komitmen, serta keberpihakan Presiden Prabowo terhadap kemajuan sektor pertanian dan perikanan nasional. Penyerahan lencana dilakukan langsung oleh Ketua Panitia PENAS XVII yang juga menjabat sebagai Ketua Umum KTNA Nasional, Muhammad Yadi Sofyan Noor.


Pemberian penghargaan itu menjadi salah satu momen penting dalam rangkaian PENAS XVII yang mempertemukan ribuan petani, nelayan, penyuluh pertanian, akademisi, pelaku usaha, serta unsur pemerintah dan swasta dari berbagai daerah di Indonesia.


Dalam sambutannya, Ketua Umum KTNA Nasional Muhammad Yadi Sofyan Noor menyampaikan apresiasi tinggi kepada Presiden Prabowo atas dukungan nyata yang diberikan kepada petani dan nelayan. Menurutnya, berbagai kebijakan yang berpihak pada sektor pangan menjadi harapan besar bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan hidup dari pertanian dan perikanan.


Ia menegaskan, Pekan Nasional Petani dan Nelayan merupakan forum strategis untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendorong terwujudnya swasembada pangan yang berkelanjutan di Indonesia.


"Atas nama keluarga besar Kontak Tani Nelayan Andalan Indonesia menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Bapak Presiden Republik Indonesia atas perhatian beliau, kepedulian beliau, dukungan beliau, serta keberpihakan kepada petani dan nelayan," ujar Muhammad Yadi.


Menurutnya, kehadiran Presiden Prabowo secara langsung di tengah ribuan petani dan nelayan memberikan semangat baru bagi seluruh pelaku sektor pangan nasional. Kehadiran kepala negara dinilai menjadi bukti bahwa pemerintah memberikan perhatian serius terhadap pembangunan pertanian dan perikanan sebagai sektor strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional.


"Kehadiran Bapak Presiden menjadi kehormatan sekaligus penyemangat bagi kami untuk berkarya, berinovasi, dan berkontribusi dalam pembangunan pertanian," tambahnya.


Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto dalam pidatonya menyampaikan rasa hormat dan apresiasi kepada seluruh petani dan nelayan Indonesia yang selama ini menjadi ujung tombak dalam menjaga ketersediaan pangan nasional. Menurut Presiden, keberhasilan Indonesia dalam meningkatkan produksi pangan tidak lepas dari dedikasi dan kerja keras para petani serta nelayan yang tersebar di berbagai wilayah Tanah Air.


Presiden juga menegaskan bahwa pemerintah akan terus memberikan perhatian terhadap sektor pertanian dan perikanan sebagai bagian penting dalam mewujudkan kemandirian pangan Indonesia.


"Terima kasih seluruh masyarakat tani dan nelayan Indonesia, terima kasih kerja keras saudara-saudara. Perjalanan masih jauh, saudara-saudara telah membuktikan saudara terus semangat, sebagai produsen pangan, saudara-saudara sesungguhnya adalah tulang punggung Republik Indonesia," ujar Presiden Prabowo.


PENAS XVII Tahun 2026 sendiri menjadi ajang nasional yang tidak hanya mempertemukan para pelaku utama sektor pertanian dan perikanan, tetapi juga menjadi wadah berbagi pengalaman, inovasi, teknologi, serta penguatan jaringan kerja sama antardaerah.


Melalui forum tersebut, pemerintah bersama KTNA berharap lahir berbagai gagasan dan inovasi yang mampu meningkatkan produktivitas pertanian dan perikanan nasional. Dengan kolaborasi yang semakin kuat antara pemerintah, petani, nelayan, dunia usaha, akademisi, dan penyuluh, cita-cita mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan di Indonesia diharapkan dapat tercapai.


Pemberian Lencana Emas Adi Bhakti Tani Nelayan Maha Utama kepada Presiden Prabowo menjadi simbol penghormatan dari keluarga besar KTNA atas komitmen pemerintah dalam memperkuat sektor pangan nasional. Penghargaan tersebut sekaligus menjadi dorongan untuk terus menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada petani dan nelayan sebagai pilar utama ketahanan pangan Indonesia.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas