Iklan

Iklan

,

Iklan

Presiden Prabowo Subianto Ucapkan Selamat Dharma Santi 2026, Tekankan Harmoni dan Persatuan Bangsa

18 April 2026, 17:13 WIB

 

Presiden Prabowo Subianto Ucapkan Selamat Dharma Santi 2026, Tekankan Harmoni dan Persatuan Bangsa

INDOTORIAL.COM - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan ucapan selamat merayakan Dharma Santi Tahun 2026 kepada seluruh umat Hindu di Indonesia. Ucapan tersebut disampaikan melalui tayangan video yang diunggah di kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Jumat, 17 April 2026.


Dalam pernyataannya, Presiden Prabowo menyampaikan salam hangat atas nama pribadi maupun pemerintah kepada seluruh umat Hindu di Tanah Air. Ia menegaskan bahwa perayaan Dharma Santi menjadi momen penting untuk memperkuat nilai spiritual sekaligus mempererat hubungan sosial antar sesama.


“Pada kesempatan yang baik ini, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, atas nama pribadi dan atas nama pemerintah Republik Indonesia, mengucapkan Selamat Merayakan Dharma Santi Tahun 2026 kepada seluruh umat Hindu di Tanah Air,” ujar Presiden dalam tayangan tersebut.


Lebih lanjut, Kepala Negara mengajak seluruh masyarakat, khususnya umat Hindu, untuk senantiasa memanjatkan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Menurutnya, perayaan Dharma Santi Tahun Baru Saka 1948 merupakan bentuk rasa syukur atas karunia kesehatan, kedamaian, dan kebersamaan yang masih dapat dirasakan hingga saat ini.


Presiden Prabowo juga menyoroti makna mendalam dari Dharma Santi sebagai momentum refleksi diri. Ia menyebut bahwa tradisi ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan kesempatan untuk saling memaafkan, memperkuat persaudaraan, dan meneguhkan nilai-nilai dharma dalam kehidupan sehari-hari.


“Dharma Santi adalah momentum untuk saling memaafkan, memperkuat persaudaraan, dan meneguhkan nilai-nilai dharma dalam kehidupan kita. Setelah Nyepi, kita melangkah bersama dalam semangat harmoni, kedamaian, dan persatuan,” jelasnya.


Dalam kesempatan yang sama, Presiden juga mengangkat nilai luhur “Tat Twam Asi” sebagai fondasi penting dalam kehidupan berbangsa. Nilai tersebut mengajarkan pentingnya saling menghormati dan menjaga keseimbangan hidup, yang dinilai menjadi kekuatan utama bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan.


Tak hanya itu, Presiden Prabowo kembali menegaskan identitas Indonesia sebagai bangsa besar yang menjunjung tinggi keberagaman. Ia menilai bahwa kerukunan dalam perbedaan merupakan aset penting yang harus terus dijaga.


“Kita adalah bangsa besar. Bangsa yang rukun dalam keberagaman. Bangsa yang menjunjung tinggi toleransi dan perbedaan, berbeda tapi kita satu,” tegasnya.


Optimisme juga disampaikan Presiden terhadap peran strategis umat Hindu dalam menjaga harmoni sosial dan memperkuat persatuan nasional. Ia meyakini bahwa kontribusi umat Hindu akan terus menjadi bagian penting dalam pembangunan bangsa menuju Indonesia yang adil dan makmur.


Menutup pesannya, Presiden Prabowo mengajak umat Hindu untuk terus memegang teguh ajaran Tri Hita Karana, yakni menjaga hubungan harmonis antara manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam semesta. Menurutnya, prinsip tersebut relevan dalam memperkuat kebersamaan dan mendorong pembangunan nasional yang berkelanjutan.


Ajakan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa nilai-nilai spiritual dan budaya memiliki peran besar dalam menjaga stabilitas sosial serta memperkokoh persatuan Indonesia di tengah keberagaman.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas