Iklan

Iklan

,

Iklan

Presiden Prabowo Subianto Salat Idulfitri Bersama Warga Huntara Aceh Tamiang, Tegaskan Kehadiran Negara di Tengah Masyarakat

22 Maret 2026, 16:45 WIB

 

Presiden Prabowo Subianto Salat Idulfitri Bersama Warga Huntara Aceh Tamiang, Tegaskan Kehadiran Negara di Tengah Masyarakat

INDOTORIAL.COM - Aceh Tamiang — Presiden Prabowo Subianto melaksanakan salat Idulfitri 1447 Hijriah bersama masyarakat di Masjid Darussalam, kawasan hunian sementara (huntara), Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, pada Sabtu (21/3/2026). Momentum Hari Raya Idulfitri ini menjadi simbol kuat kebersamaan sekaligus wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat yang tengah menghadapi masa pemulihan pascabencana.


Setibanya di lokasi, Presiden langsung bergabung dengan sekitar 1.300 jemaah yang telah memadati area masjid. Suasana khidmat dan penuh kekeluargaan terasa sejak awal, diawali dengan gema takbir dan tahmid yang menggema di kawasan huntara tersebut.


Pelaksanaan salat Idulfitri dimulai pukul 07.30 WIB dengan imam Tengku Junaidi. Setelah salat, rangkaian ibadah dilanjutkan dengan khotbah Idulfitri yang disampaikan oleh Zulkhaizir. Dalam khotbahnya, ia mengangkat tema “Makna Idulfitri sebagai Wadah Menyatukan Hati, Menguatkan Negeri dalam Iman dan Taqwa (Pascabencana Alam)”.


Khatib menekankan bahwa Idulfitri bukan hanya sekadar perayaan kemenangan setelah menjalankan ibadah puasa, tetapi juga momentum untuk bangkit dari duka dan cobaan. Ia mengajak seluruh jemaah untuk memperkuat kesabaran, meningkatkan tawakal, serta mengambil hikmah dari setiap ujian yang dihadapi, khususnya dalam situasi pascabencana.


“Idulfitri adalah saat yang tepat untuk menyatukan hati, mempererat ukhuwah, dan membangun kembali semangat kebersamaan,” ujar khatib dalam ceramahnya.


Lebih lanjut, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga silaturahmi dan memperkuat solidaritas sosial sebagai modal utama dalam menghadapi masa pemulihan. Doa dan istighfar, menurutnya, menjadi kekuatan spiritual yang mampu memberikan ketenangan sekaligus harapan di tengah kesulitan.


Usai rangkaian ibadah, Presiden Prabowo melanjutkan kegiatan dengan halalbihalal bersama para jemaah. Momen tersebut berlangsung hangat dan penuh keakraban, mencerminkan kedekatan antara pemimpin negara dan masyarakat. Banyak warga yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk bersalaman langsung dengan Presiden.


Tak hanya itu, dalam kunjungan tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan secara simbolis kepada warga. Bantuan yang diberikan meliputi perlengkapan ibadah, Al-Qur’an, serta pakaian untuk masyarakat di kawasan huntara. Pemerintah juga menyalurkan bantuan sembako dalam jumlah besar, dengan total sekitar 7.000 paket yang didistribusikan kepada warga huntara dan masyarakat sekitar.


Kehadiran Presiden di Aceh Tamiang pada hari raya Idulfitri ini dinilai memiliki makna mendalam. Tidak sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang terdampak bencana.


Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen pemerintah dalam memastikan bahwa masyarakat tidak merasa sendiri dalam menghadapi masa sulit. Dukungan moral, spiritual, hingga bantuan konkret menjadi bagian dari upaya mempercepat pemulihan dan membangkitkan kembali semangat warga.


Dengan suasana Idulfitri yang penuh kehangatan dan kebersamaan, kunjungan Presiden Prabowo Subianto di Aceh Tamiang menjadi pesan kuat bahwa solidaritas, kepedulian, dan kehadiran negara adalah kunci dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas