INDOTORIAL.COM - Jakarta – Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menerima audiensi Papua Football Academy (PFA) Elite Camp di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Rabu (11/02/2026) siang. Pertemuan tersebut menjadi momen penting sebelum para pemain muda Papua bertolak ke Austria untuk mengikuti program training camp dan seleksi bersama sejumlah klub sepak bola selama tiga minggu.
Dalam suasana hangat dan penuh semangat, Wapres Gibran memberikan arahan serta motivasi langsung kepada para pemain PFA Elite Camp Austria. Ia berpesan agar kesempatan emas ini dimanfaatkan secara maksimal, dengan menjaga fokus, disiplin, serta terus belajar demi mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.
“Manfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin. Tetap semangat, fokus, dan jangan berhenti belajar. Kalian membawa nama Indonesia,” demikian pesan utama yang disampaikan Wapres kepada para pemain muda Papua.
Wapres Gibran Dorong Pemain PFA Banggakan Indonesia
Direktur Akademi PFA, Wolfgang Pikal, menyampaikan bahwa Wapres Gibran memberikan sambutan hangat sekaligus motivasi mendalam agar para pemain tampil maksimal selama mengikuti program di Austria.
“Tadi Pak Wapres sampaikan anak-anak harus banggakan Indonesia, banggakan keluarga, dan berikan kontribusi yang baik untuk sepak bola dan masyarakat Indonesia. Ini kesempatan yang sangat baik bagi mereka,” ujar Wolfgang.
Menurutnya, dukungan langsung dari Wakil Presiden menjadi suntikan moral yang besar bagi para pemain muda Papua. Kehadiran Wapres Gibran dinilai menunjukkan perhatian pemerintah terhadap pembinaan sepak bola usia muda, khususnya di wilayah Timur Indonesia.
Salah satu pemain PFA Elite Camp Austria, Dolvi Theofilus Salossa, juga mengungkapkan rasa bahagianya dapat bertemu langsung dengan Wapres sebelum keberangkatan.
“Tadi di ruangan kita ngobrol-ngobrol saja dengan Bapak Wakil Presiden. Senang sekali bisa bertemu. Pesannya harus semangat, fokus, dan terus belajar,” tuturnya dengan penuh antusias.
Simbol Dukungan dan Perhatian pada Pengembangan Fasilitas
Dalam pertemuan tersebut, para pemain menyerahkan jaket dan bola untuk ditandatangani Wapres sebagai simbol dukungan dan doa sebelum keberangkatan. Sebagai bentuk perhatian dan penyemangat tambahan, Wapres Gibran juga memberikan sepatu kepada para pemain PFA Elite Camp.
Manager Sports Management & Community Affair PT Freeport Indonesia, Jan Jay Adii, menegaskan bahwa Wapres menaruh perhatian khusus terhadap keberlanjutan program Papua Football Academy serta pengembangan fasilitas olahraga di Papua.
“Pak Wapres juga menyampaikan bahwa akan lebih memperhatikan terutama terkait fasilitas yang perlu dibangun untuk mendukung cita-cita anak-anak Papua,” ungkapnya.
Hal ini sejalan dengan upaya memperkuat sarana dan prasarana olahraga agar talenta muda Papua dapat berkembang secara optimal dan berkelanjutan.
Papua Football Academy Buka Jalan ke Level Internasional
Direktur PT Garuda Gemah Nusantara, Rizky Aidi, menjelaskan bahwa program Papua Football Academy yang didukung PT Freeport Indonesia sejak 2022 bertujuan membuka akses lebih luas bagi talenta muda dari Timur Indonesia untuk bersaing di level global.
“Talenta-talenta dari Timur tidak kalah bersaing. Kesempatan tiga minggu di Austria bersama tiga klub ini menjadi momentum bagi mereka untuk menunjukkan kemampuan dan membuka peluang karier profesional,” ujarnya.
Program training camp dan seleksi di Austria ini diharapkan menjadi batu loncatan bagi pemain PFA Elite Camp untuk menembus kompetisi internasional sekaligus membawa pengalaman berharga yang dapat dibagikan kepada komunitas sepak bola di Papua.
Sejalan dengan Asta Cita dan Visi Indonesia Emas 2045
Pertemuan antara Wapres Gibran dan Papua Football Academy Elite Camp juga sejalan dengan pelaksanaan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam penguatan pembangunan sumber daya manusia unggul dan pemerataan kesempatan bagi generasi muda di seluruh Indonesia.
Pemerintah terus mendorong agar talenta dari daerah, termasuk Papua, memperoleh akses pembinaan berkualitas, fasilitas memadai, serta jejaring internasional. Langkah ini menjadi bagian dari transformasi menuju Indonesia Emas 2045.
Dengan dukungan pemerintah, kolaborasi swasta seperti PT Freeport Indonesia, serta semangat para pemain muda, Papua Football Academy diharapkan menjadi model pengembangan talenta sepak bola nasional yang inklusif dan berkelanjutan.
Keberangkatan PFA Elite Camp ke Austria bukan sekadar program latihan biasa, melainkan simbol harapan bahwa talenta muda Papua siap bersaing, berkembang, dan membawa nama Indonesia semakin dikenal di panggung sepak bola dunia.
(Indotorial.com)
