Iklan

Iklan

,

Iklan

Presiden Prabowo Disambut Haru Mahasiswa Indonesia di Abu Dhabi, Pererat Kerja Sama Pendidikan RI–PEA

26 Februari 2026, 15:50 WIB

 

Presiden Prabowo Disambut Haru Mahasiswa Indonesia di Abu Dhabi, Pererat Kerja Sama Pendidikan RI–PEA

INDOTORIAL.COM - Kedatangan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di Abu Dhabi pada Rabu, 25 Februari 2026, bukan sekadar agenda diplomatik kenegaraan. Lawatan resmi ini juga menjadi momen emosional yang membekas bagi mahasiswa dan diaspora Indonesia di Persatuan Emirat Arab (PEA).


Di antara barisan penyambut, tampak para mahasiswa Indonesia yang tengah menempuh pendidikan di Abu Dhabi. Rasa bangga dan haru terpancar jelas saat Presiden Prabowo menyapa serta menyalami mereka satu per satu. Momen tersebut menjadi pengalaman tak terlupakan, khususnya bagi generasi muda Indonesia yang sedang menimba ilmu di luar negeri.


Salah satunya adalah Naufal Ahmad Sofyan, mahasiswa S1 di Muhammad bin Zayed University for Humanities yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) PEA. Ia mengaku sangat terkesan bisa bertemu langsung dengan Kepala Negara di tanah perantauan.


“Kesan dalam menyambut Pak Prabowo adalah sangat senang sekali dan bahagia. Kami bisa menjabat tangan beliau, dan itu sangat mengesankan bagi kami,” ujar Naufal dengan penuh antusias.


Menurutnya, kehadiran Presiden Prabowo di Abu Dhabi membawa harapan besar terhadap masa depan hubungan bilateral Indonesia dan PEA, terutama di bidang pendidikan dan ekonomi. Ia merasakan secara langsung bagaimana hubungan baik kedua negara membuka peluang studi bagi mahasiswa Indonesia di Timur Tengah.


“Semoga dengan kehadiran Bapak Presiden, hubungan bilateral kedua negara semakin erat setiap tahunnya, baik di sektor ekonomi maupun pendidikan. Kami sebagai mahasiswa turut merasakan dampak positif dari hubungan baik ini,” jelasnya.


Tak hanya mahasiswa umum, dua kadet dari Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan) yang tengah mengikuti program pertukaran pelajar di Rabdan Academy juga merasakan kebanggaan serupa.


Sersan Mayor Dua Kadet Matematika Alief Syahnur Almaida, yang mengambil jurusan Homeland Security, menyebut kesempatan bersalaman langsung dengan Presiden sebagai pengalaman pertama yang sangat berharga dalam hidupnya.


“Ini pengalaman pertama saya bisa bersalaman langsung dengan Bapak Presiden. Tentunya ini menjadi momen yang sangat berkesan dan tidak akan saya lupakan,” ungkap Alief.


Hal senada disampaikan Sersan Mayor Dua Kadet Teknik Mesin Carina Alexandrea Silaban. Ia merasa terhormat dapat berbincang langsung dengan Presiden, sekaligus bangga bisa membuktikan bahwa mahasiswa Indonesia mampu bersaing di kancah internasional melalui program student exchange.


“Saya bangga bisa membuktikan bahwa saya dari Indonesia dapat mengikuti pertukaran pelajar di sini,” tutur Carina.


Keduanya berharap agar pemerintah Indonesia terus memperluas peluang kerja sama pendidikan dengan PEA. Alief secara khusus mendorong agar akses kuliah di luar negeri semakin terbuka bagi generasi muda Tanah Air.


“Harapan saya, pintu untuk kuliah di luar negeri, terutama melalui kerja sama dengan Uni Emirat Arab, bisa semakin diperluas,” ujarnya.


Sementara itu, Carina menekankan pentingnya diplomasi pendidikan yang tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga pada pengayaan wawasan global, interaksi lintas budaya, serta pembentukan karakter generasi muda.


Menurutnya, pengalaman belajar di luar negeri memberikan nilai tambah yang signifikan, baik dari sisi akademis maupun non-akademis, termasuk kemampuan beradaptasi dan membangun jejaring internasional.


Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga menyampaikan pesan kepada para mahasiswa agar tetap semangat belajar, menjaga integritas, serta menjunjung tinggi loyalitas kepada bangsa dan negara. Pesan tersebut terasa semakin bermakna karena kunjungan berlangsung di bulan Ramadan, menambah nuansa spiritual dalam pertemuan tersebut.


Kunjungan Presiden Prabowo ke Abu Dhabi pada akhirnya bukan hanya memperkuat hubungan strategis Indonesia–PEA di tingkat pemerintahan, tetapi juga menyentuh langsung generasi muda Indonesia di luar negeri. Momentum ini menjadi simbol bahwa diplomasi tidak hanya berbicara soal kerja sama ekonomi dan politik, melainkan juga investasi jangka panjang pada kualitas sumber daya manusia Indonesia.


Bagi para mahasiswa Indonesia di Abu Dhabi, momen tersebut menjadi bukti nyata bahwa negara hadir dan memberi perhatian, bahkan hingga ke tanah perantauan. Sebuah pengalaman yang bukan hanya membanggakan, tetapi juga menginspirasi.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas