Iklan

Iklan

,

Iklan

Perjanjian Perdagangan Indonesia–AS Jadi Sinyal Kuat bagi Dunia Usaha, Presiden Prabowo Tekankan Stabilitas dan Kepastian Investasi

19 Februari 2026, 14:47 WIB

 

Perjanjian Perdagangan Indonesia–AS Jadi Sinyal Kuat bagi Dunia Usaha, Presiden Prabowo Tekankan Stabilitas dan Kepastian Investasi

INDOTORIAL.COM - WASHINGTON DC, – Prabowo Subianto menegaskan bahwa perjanjian perdagangan antara Indonesia dan Amerika Serikat memiliki arti strategis bagi dunia usaha dan investasi kedua negara. Kesepakatan tersebut dinilai menjadi sinyal kuat bahwa Indonesia dan AS berkomitmen memperdalam kerja sama ekonomi di tengah dinamika global yang penuh tantangan.


Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Prabowo dalam sesi roundtable Business Summit yang digelar dalam rangka kunjungan kerjanya di Washington DC, Rabu (18/2/2026). Dalam forum yang dihadiri para pelaku usaha dan investor global itu, Presiden menekankan bahwa kerja sama perdagangan bukan sekadar hubungan bilateral biasa, melainkan fondasi penting untuk memperluas akses pasar dan meningkatkan kepastian bagi dunia bisnis.


“Hal ini memberikan sinyal yang jelas bahwa Indonesia dan Amerika Serikat memilih untuk melanjutkan kerja sama ekonomi yang lebih dalam, akses pasar yang lebih kuat, dan kepastian yang lebih besar bagi dunia bisnis,” ujar Presiden dalam sambutannya.


Kepastian dan Stabilitas Jadi Kunci Investasi


Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa kepastian merupakan faktor utama yang menjadi pertimbangan investor dalam menanamkan modalnya. Tidak ada investor yang bersedia mengambil risiko besar di tengah ketidakstabilan politik atau ketidakpastian hukum.


Menurutnya, stabilitas nasional, supremasi hukum, serta tata kelola pemerintahan yang baik adalah fondasi utama dalam menciptakan iklim investasi yang sehat dan berkelanjutan. Indonesia, kata Presiden, beruntung karena telah menikmati periode stabilitas dan perdamaian yang relatif panjang.


“Tidak ada yang ingin berinvestasi dalam situasi atau suasana ketidakpastian, ketidakstabilan, atau bahkan kekacauan,” tegasnya.


Pernyataan tersebut sekaligus menjadi pesan kuat bagi investor Amerika dan global bahwa Indonesia hadir sebagai mitra strategis yang stabil dan dapat diandalkan di kawasan Asia.


Fundamental Ekonomi Indonesia Kian Solid


Dari sisi fundamental ekonomi, Presiden Prabowo menyampaikan optimisme terhadap kinerja ekonomi nasional. Ia mengungkapkan bahwa realisasi investasi asing Indonesia tahun lalu mencapai USD53 miliar, angka yang menunjukkan kepercayaan global terhadap prospek ekonomi Tanah Air.


Selain itu, pertumbuhan ekonomi Indonesia dinilai tetap stabil dan menunjukkan tren perbaikan. Pemerintah, kata Presiden, terus menggerakkan ekonomi dari akar rumput dengan strategi yang terfokus dan terarah.


“Indikator-indikator penting sudah mulai terlihat. Kita menggerakkan ekonomi dari akar rumput. Strategi ekonomi kita sangat terfokus,” jelasnya.


Pernyataan ini memperkuat narasi bahwa Indonesia tidak hanya bertumpu pada konsumsi domestik, tetapi juga serius dalam membangun fondasi industri dan investasi jangka panjang.


Indonesia Buka Pintu Mitra Strategis Jangka Panjang


Lebih lanjut, Presiden Prabowo menegaskan bahwa Indonesia saat ini secara aktif mencari mitra jangka panjang yang serius untuk bersama-sama membangun ekonomi yang saling menguntungkan. Fokus utama pemerintah adalah modernisasi dan percepatan industrialisasi nasional.


“Kami berharap dapat menemukan mitra yang siap bergabung dengan kami dalam upaya berkelanjutan kami untuk memodernisasi dan melakukan industrialisasi,” kata Presiden.


Langkah ini sejalan dengan visi besar Indonesia menuju Indonesia Emas 2045, di mana transformasi ekonomi menjadi agenda prioritas. Pemerintah ingin memastikan bahwa pertumbuhan tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi juga berkelanjutan dan inklusif.


Indonesia Siap Jadi Pusat Pertumbuhan Baru Dunia


Pesan yang disampaikan Presiden Prabowo dalam forum bisnis di Washington DC tersebut menegaskan posisi Indonesia sebagai negara yang stabil, terbuka terhadap investasi, dan siap menjadi pusat pertumbuhan baru dunia.


Dengan kombinasi kepastian hukum, pasar domestik yang besar, stabilitas politik, serta agenda transformasi ekonomi yang jelas, Indonesia menawarkan peluang investasi yang menjanjikan bagi mitra global, khususnya Amerika Serikat.


Perjanjian perdagangan Indonesia–AS bukan hanya simbol kerja sama bilateral, tetapi juga tonggak penting dalam memperkuat arsitektur ekonomi global yang berbasis pada kemitraan strategis dan saling menguntungkan.


Bagi dunia usaha, pesan ini sederhana namun kuat: Indonesia siap tumbuh bersama, dan saatnya berinvestasi dengan keyakinan yang lebih besar.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas