Iklan

Iklan

,

Iklan

Presiden Prabowo Tinjau Pembangunan Rumah Hunian Danantara di Aceh Tamiang

2 Januari 2026, 11:55 WIB

 

Presiden Prabowo Tinjau Pembangunan Rumah Hunian Danantara di Aceh Tamiang

INDOTORIAL.COM - Aceh Tamiang – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meninjau langsung lokasi pembangunan rumah hunian Danantara di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, pada Kamis (1/1/2026). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan percepatan pembangunan hunian layak bagi masyarakat yang terdampak bencana, sekaligus menjadi bagian penting dari upaya pemulihan pascabencana di wilayah tersebut.


Setibanya di lokasi, Presiden Prabowo langsung mengecek sejumlah unit rumah hunian sementara yang telah dibangun. Hunian tersebut memiliki luas 4,5 x 4,5 meter dan dirancang untuk memenuhi kebutuhan dasar warga selama masa rehabilitasi dan rekonstruksi berlangsung. Meski bersifat sementara, rumah hunian Danantara dilengkapi berbagai fasilitas penunjang kenyamanan penghuni.


Beberapa fasilitas yang tersedia di setiap unit rumah antara lain tempat tidur, kipas angin, lemari penyimpanan, akses jaringan internet, serta sambungan listrik. Fasilitas ini dihadirkan agar warga terdampak tetap dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman dan produktif, termasuk bekerja maupun belajar.


Presiden Prabowo menegaskan bahwa penyediaan hunian yang layak merupakan prioritas utama pemerintah dalam menangani dampak bencana. Menurutnya, tempat tinggal yang aman dan nyaman menjadi fondasi penting agar masyarakat bisa bangkit kembali, baik secara sosial maupun ekonomi.


Pembangunan rumah hunian Danantara di Aceh Tamiang sendiri telah dimulai sejak 24 Desember 2025. Pada tahap awal, sebanyak 600 unit rumah dibangun dan dipusatkan di Kampung Simpang 4, Kecamatan Karang Baru. Lokasi ini dipilih karena merupakan salah satu kawasan yang terdampak cukup signifikan akibat bencana.


Secara nasional, pemerintah melalui program Danantara menargetkan pembangunan hingga 15.000 unit rumah hunian sementara dalam waktu tiga bulan. Pembangunan tersebut akan difokuskan di sejumlah wilayah terdampak bencana, yakni Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Program ini diharapkan mampu mempercepat proses pemulihan masyarakat di berbagai daerah.


Tak hanya menyediakan tempat tinggal, kawasan rumah hunian Danantara juga dirancang sebagai lingkungan yang mendukung interaksi sosial. Di area hunian disediakan ruang komunal yang bisa dimanfaatkan bersama oleh para penghuni. Fasilitas komunal tersebut meliputi dapur bersama, toilet umum, taman bermain anak, serta musala sebagai sarana ibadah dan memperkuat kebersamaan warga.


Pembangunan tahap pertama rumah hunian Danantara ini merupakan hasil kolaborasi tujuh Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Sinergi lintas BUMN tersebut menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam menghadirkan solusi cepat, terintegrasi, dan berkelanjutan bagi masyarakat terdampak bencana.


Dengan hadirnya rumah hunian Danantara, pemerintah berharap masyarakat tidak hanya memiliki tempat tinggal sementara, tetapi juga ruang aman untuk memulai kembali kehidupan mereka. Program ini menjadi bukti nyata bahwa penanganan bencana tidak hanya berhenti pada tanggap darurat, tetapi berlanjut hingga pemulihan jangka menengah dan panjang.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas