Iklan

Iklan

,

Iklan

Presiden Prabowo Tegaskan Negara Tak Akan Tinggalkan Rakyat di Tengah Musibah

1 Januari 2026, 12:06 WIB

 

Presiden Prabowo Tegaskan Negara Tak Akan Tinggalkan Rakyat di Tengah Musibah

Indotorial.com – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan komitmen pemerintah untuk selalu hadir dan tidak meninggalkan rakyat yang sedang menghadapi musibah. Penegasan tersebut disampaikan langsung oleh Presiden saat memberikan sambutan pada malam pergantian Tahun Baru 2026 bersama masyarakat Desa Batu Hula, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatra Utara, Rabu (31/12/2025).


Kehadiran Presiden Prabowo di tengah masyarakat terdampak bencana menjadi simbol kuat kehadiran negara dalam situasi sulit. Di hadapan warga, Kepala Negara menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas kesehatan dan kekuatan yang masih diberikan, meski bangsa Indonesia tengah dihadapkan pada berbagai tantangan dan cobaan.


Dalam sambutannya, Presiden mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tegar, ikhlas, serta menjaga semangat kebersamaan. Ia menekankan bahwa kunci utama dalam menghadapi musibah adalah gotong royong dan persatuan.


“Kita menghadapi kesulitan, kita menghadapi musibah, kita menghadapi tantangan. Tapi kita harus terus semangat, ikhlas, kita harus terus kuat, tegar jiwa kita. Dan yang paling penting, kita harus gotong royong, kita harus bersama-sama menghadapi kesulitan,” ujar Presiden Prabowo.


Presiden juga menegaskan bahwa pemerintah, para pemimpin, dan dirinya sebagai kepala negara tidak akan pernah meninggalkan rakyat dalam kondisi apa pun. Pernyataan tersebut disambut haru oleh warga yang hadir, mengingat mereka tengah berjuang dalam proses pemulihan pascabencana.


“Percayalah bahwa pemerintahmu, bahwa pemimpin-pemimpinmu, bahwa presidenmu tidak akan pernah meninggalkan saudara-saudara sekalian. Kita akan bersama,” tegasnya.


Lebih lanjut, Presiden Prabowo menjelaskan bahwa kehadirannya di Tapanuli Selatan pada malam pergantian tahun merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah untuk selalu berada di tengah rakyat, khususnya mereka yang terdampak bencana alam. Ia juga mengungkapkan telah menugaskan para menteri untuk turun langsung ke berbagai daerah guna memastikan penanganan berjalan optimal.


“Kita, saya tugaskan untuk menteri-menteri semua berpencar, mengecek, melihat, memeriksa semua perkembangan di semua daerah yang terdampak,” kata Presiden.


Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo turut mengingatkan bahwa Indonesia merupakan negara besar dengan kekayaan alam yang melimpah. Namun demikian, ia menekankan pentingnya sikap waspada serta tanggung jawab bersama dalam menjaga alam.


“Alam harus kita hormati, alam harus kita jaga, alam harus kita rawat. Tidak boleh kita rusak alam. Tapi kita juga harus waspada karena alam sering memberi tantangan dan cobaan bagi kita semua,” lanjutnya.


Sambutan Presiden Prabowo pada malam Tahun Baru ini menjadi suntikan semangat bagi masyarakat Desa Batu Hula. Di tengah suasana pemulihan pascabencana, pesan tentang kehadiran negara, kepemimpinan yang bertanggung jawab, serta pentingnya gotong royong menjadi harapan baru bagi warga dalam menyongsong tahun 2026.


Momentum pergantian tahun tersebut tidak hanya menjadi ajang refleksi, tetapi juga penguatan keyakinan bahwa pemerintah dan rakyat akan terus berjalan bersama menghadapi berbagai tantangan ke depan.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas