Iklan

Iklan

,

Iklan

Presiden Prabowo Anugerahkan Tanda Kehormatan kepada Tokoh Pertanian di Panen Raya Swasembada Pangan 2025

9 Januari 2026, 12:33 WIB

 

Presiden Prabowo Anugerahkan Tanda Kehormatan kepada Tokoh Pertanian di Panen Raya Swasembada Pangan 2025

INDOTORIAL.COM - KARAWANG – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menganugerahkan Tanda Kehormatan Republik Indonesia kepada sejumlah tokoh dan pelaku sektor pertanian dan pangan dalam acara Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan Nasional Tahun 2025. Kegiatan ini digelar di Desa Kertamukti, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada Rabu, 7 Januari 2026.


Penganugerahan tanda kehormatan tersebut menjadi bagian penting dari rangkaian peringatan keberhasilan Indonesia mencapai swasembada pangan nasional tahun 2025, sebuah capaian strategis yang menegaskan kemandirian bangsa dalam memenuhi kebutuhan pangan rakyatnya.


Acara penganugerahan diawali dengan pembacaan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 1 dan 2/TK/Tahun 2026 oleh Sekretaris Militer Presiden, Mayor Jenderal TNI Wahyu Yudhayana. Setelah itu, Presiden Prabowo secara langsung menyematkan tanda kehormatan kepada para penerima sebagai bentuk apresiasi negara atas dedikasi dan pengabdian mereka dalam mendukung ketahanan dan kedaulatan pangan nasional.


Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menganugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Jasa Utama kepada Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Penghargaan ini diberikan atas kontribusi dan kepemimpinannya dalam memperkuat sektor pertanian nasional hingga berhasil mendorong terwujudnya swasembada pangan.


Selain itu, Tanda Kehormatan Bintang Jasa Pratama dianugerahkan kepada Heri Sunarto, petani dari Kelompok Tani Ngudi Luhur, Kabupaten Sukoharjo, yang hadir mewakili empat penerima lainnya. Penghargaan ini menjadi simbol pengakuan negara terhadap peran petani sebagai garda terdepan dalam menjaga produksi pangan nasional.


Sementara itu, Tanda Kehormatan Bintang Jasa Nararya diberikan kepada lima penerima. Dua di antaranya hadir mewakili, yakni Bobby Irfan Effendi, Penyuluh Pertanian Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, serta Winarto, petani dari Kelompok Tani Sri Sedhono, Kabupaten Ngawi. Keduanya dinilai berperan aktif dalam pendampingan dan penguatan kapasitas petani di daerah masing-masing.


Tak hanya itu, dalam rangkaian acara yang sama, Presiden Prabowo juga menganugerahkan Satyalancana Wira Karya kepada 102 penerima yang dinilai berjasa besar dalam mendukung pembangunan sektor pertanian dan pangan nasional. Beberapa perwakilan penerima yang hadir antara lain Letnan Jenderal TNI Mohammad Naudi Nurdika, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, Bupati Karawang Aep Syaepuloh, serta sejumlah kepala daerah, aparat TNI–Polri, penyuluh pertanian, hingga petani dari berbagai wilayah di Indonesia.


Penganugerahan tanda kehormatan ini mencerminkan komitmen kuat negara dalam memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang berkontribusi nyata, mulai dari pengambil kebijakan hingga pelaku langsung di lapangan. Presiden Prabowo menegaskan bahwa keberhasilan swasembada pangan nasional bukan hasil kerja satu pihak semata, melainkan buah dari kolaborasi seluruh elemen bangsa.


Melalui momentum Panen Raya dan Swasembada Pangan Nasional 2025 ini, pemerintah menegaskan bahwa sektor pangan merupakan fondasi penting ketahanan nasional, kedaulatan negara, sekaligus penopang utama kesejahteraan rakyat Indonesia ke depan.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas