Iklan

Iklan

,

Iklan

Presiden Prabowo Gelar Pertemuan Strategis Awal Tahun Bersama Menteri dan Pimpinan DPR di Widya Chandra

3 Januari 2026, 21:20 WIB

 

Presiden Prabowo Gelar Pertemuan Strategis Awal Tahun Bersama Menteri dan Pimpinan DPR di Widya Chandra

INDOTORIAL.COM - Jakarta – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengawali tahun 2026 dengan langsung menggelar pertemuan strategis bersama sejumlah menteri dan pejabat negara. Pertemuan tersebut berlangsung pada Jumat, 2 Januari 2026, sejak sore hingga malam hari, bertempat di kediaman dinas Presiden di Widya Chandra, Jakarta.


Pertemuan ini menjadi sinyal kuat komitmen Presiden Prabowo dalam menjaga ritme kerja pemerintahan tetap solid sejak awal tahun. Fokus utama pembahasan menyangkut agenda strategis nasional, khususnya terkait pemulihan pascabencana serta penugasan khusus kepada jajaran pejabat negara guna memastikan program prioritas berjalan efektif.


Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulisnya pada Jumat malam menjelaskan bahwa Presiden Prabowo menerima Wakil Ketua DPR RI Prof. Sufmi Dasco Ahmad, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, serta dirinya selaku Sekretaris Kabinet.


“Sore hingga malam tadi, Presiden Prabowo melakukan pertemuan dengan menerima Wakil Ketua DPR Prof. Sufmi Dasco Ahmad, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, di kediaman dinas Presiden, Widya Chandra, Jumat 2 Januari 2026,” ujar Teddy Indra Wijaya.


Salah satu agenda penting dalam pertemuan tersebut adalah laporan dari Prof. Sufmi Dasco Ahmad yang saat ini juga menjabat sebagai Ketua Satuan Tugas Pemulihan Pascabencana DPR RI. Dalam laporannya, Prof. Dasco memaparkan perkembangan terkini terkait proses rekonstruksi dan rehabilitasi di tiga provinsi di wilayah Sumatra yang terdampak bencana alam.


“Dalam pertemuan tersebut dibahas laporan Prof. Dasco sebagai Ketua satgas pemulihan pascabencana dari DPR RI, terkait rekonstruksi dan rehabilitasi tiga provinsi di Sumatra,” ungkap Teddy.


Laporan tersebut mencakup progres pembangunan kembali infrastruktur, pemulihan permukiman warga, hingga dukungan terhadap aspek sosial dan ekonomi masyarakat terdampak. Presiden Prabowo disebut memberikan perhatian serius terhadap upaya percepatan pemulihan agar masyarakat di wilayah terdampak dapat segera kembali menjalani aktivitas secara normal.


Selain membahas pemulihan pascabencana, Presiden Prabowo juga memberikan penugasan khusus awal tahun kepada masing-masing peserta pertemuan. Penugasan ini menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk memastikan koordinasi lintas lembaga berjalan lebih efektif, terutama dalam menghadapi tantangan nasional dan dinamika global di awal 2026.


“Penugasan khusus awal tahun dari Bapak Presiden untuk masing-masing peserta pertemuan,” lanjut Teddy.


Langkah ini dinilai sebagai bentuk kepemimpinan aktif Presiden Prabowo yang menekankan pentingnya kerja cepat, terukur, dan kolaboratif antarinstansi. Dengan memberikan arahan langsung sejak awal tahun, Presiden berharap pelaksanaan agenda prioritas nasional dapat berjalan lebih optimal dan tepat sasaran.


Pertemuan di Widya Chandra tersebut juga mencerminkan upaya pemerintah dalam memperkuat sinergi antara eksekutif dan legislatif. Keterlibatan pimpinan DPR RI dalam pembahasan strategis menunjukkan pentingnya koordinasi lintas lembaga demi menjaga stabilitas dan keberlanjutan pembangunan nasional.


Dengan agenda yang padat dan fokus pada isu-isu krusial, pertemuan ini menegaskan bahwa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tidak menunggu waktu lama untuk langsung bekerja. Pemulihan pascabencana, penguatan koordinasi, serta akselerasi program prioritas menjadi fondasi utama pemerintah dalam mengawali tahun 2026.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas