INDOTORIAL.COM - Manado – Mengawali rangkaian kunjungan kerjanya di Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara, Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka melakukan peninjauan langsung ke Pasar Bersehati, Kelurahan Calaca, Kecamatan Wenang, Selasa pagi (23/12/2025). Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Wapres tiba di Pasar Bersehati sekitar pukul 07.45 WITA. Kehadirannya disambut langsung oleh Wali Kota Manado Andrei Angouw serta Direktur Utama PD Pasar Manado, Lucky Aldrian Senduk. Tanpa berlama-lama, Wapres langsung berkeliling meninjau sejumlah sektor utama pasar rakyat tersebut, mulai dari lapak pedagang ayam dan daging, pedagang sembako, hingga area penjual ikan dan sayuran.
Dalam suasana pasar yang sudah ramai sejak pagi, Wapres Gibran tampak berinteraksi santai dengan para pedagang. Ia bahkan menyempatkan diri berbelanja sejumlah kebutuhan pangan seperti cabai rawit, cabai merah keriting, bawang merah, hingga ikan segar. Sambil berbelanja, Wapres berdialog langsung dengan para pedagang untuk menanyakan kondisi pasokan serta perkembangan harga bahan pokok di lapangan.
Peninjauan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi pemerintah menghadapi potensi lonjakan harga bahan kebutuhan pokok menjelang hari besar keagamaan. Hal tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar ketersediaan pangan bagi masyarakat tetap aman, cukup, dan terjangkau, khususnya pada momentum Natal dan Tahun Baru.
“Pagi ini saya mengunjungi Pasar Bersehati di Manado untuk memantau langsung harga-harga di lapangan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, sekaligus melihat geliat ekonomi di pasar rakyat,” ujar Wapres Gibran pada kesempatan terpisah.
Lebih lanjut, Wapres menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen penuh menjaga stabilitas harga bahan pokok, terutama pada momen-momen yang rawan terjadi kenaikan harga. Menurutnya, pengendalian harga menjadi bagian penting dari upaya menjaga daya beli masyarakat.
“Pemerintah di bawah kepemimpinan Bapak Presiden Prabowo terus berupaya menjaga kestabilan harga bahan-bahan pokok, termasuk menjelang Natal dan Tahun Baru yang biasanya mengalami peningkatan permintaan,” tegasnya.
Dari sisi pedagang, kondisi pasar sejauh ini dinilai masih relatif kondusif. Irfan, salah satu pedagang sayur di Pasar Bersehati, mengungkapkan bahwa harga bahan pangan masih stabil meskipun perayaan Natal sudah semakin dekat.
“Harganya masih stabil. Biasanya kunci itu tanggal 24. Sekarang masih aman, kita lihat besok,” ujar Irfan. Ia menjelaskan bahwa kenaikan harga umumnya justru terjadi setelah hari H, tergantung pada kelancaran pasokan yang masuk ke pasar.
Sebagai informasi, Pasar Bersehati merupakan salah satu pasar tradisional terbesar dan utama di Kota Manado. Pasar ini menampung sekitar 1.300 pedagang dari berbagai sektor, mulai dari daging sapi, daging babi, ayam, sayuran, ikan, hingga penjual makanan siap saji. Hingga saat ini, harga bahan pokok di Pasar Bersehati terpantau dalam kondisi normal, di antaranya cabai rawit sekitar Rp45.000 per kilogram, tomat Rp6.000 per kilogram, bawang merah Rp65.000 per kilogram, serta bawang putih Rp40.000 per kilogram.
Usai melakukan peninjauan pasar, Wapres Gibran melanjutkan agenda kunjungan kerjanya dengan mengunjungi sejumlah gereja di Kota Manado. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan perayaan Natal di Sulawesi Utara dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan penuh kedamaian.
Dengan peninjauan langsung ke lapangan ini, pemerintah berharap masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru tanpa kekhawatiran terhadap lonjakan harga, sekaligus menjaga stabilitas ekonomi daerah di tengah meningkatnya aktivitas konsumsi masyarakat.
(Indotorial.com)
