Iklan

Iklan

,

Iklan

Wapres Gibran Tegaskan Komitmen Pemerintah Perkuat Pasar Rakyat Lewat Revitalisasi dan Ekosistem Digital

11 Desember 2025, 10:09 WIB

 

Wapres Gibran Tegaskan Komitmen Pemerintah Perkuat Pasar Rakyat Lewat Revitalisasi dan Ekosistem Digital

INDOTORIAL.COM - Pemerintah terus memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan, dan salah satu fokus utamanya ada pada penguatan pasar rakyat. Hal ini kembali ditegaskan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming saat menerima audiensi Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Rabu (10/12/2025). Dalam pertemuan tersebut, Wapres memastikan bahwa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berkomitmen memberikan perhatian lebih kepada pelaku usaha kecil yang menjadi tulang punggung ekonomi nasional.


Dalam penjelasannya, Wapres menilai bahwa pasar rakyat harus menghadapi tantangan baru, mulai dari turunnya jumlah pengunjung hingga perubahan pola belanja masyarakat yang kini semakin digital. Untuk itu, ia menekankan tiga langkah besar pemerintah: revitalisasi pasar, peningkatan akses digital bagi pedagang, dan pendampingan usaha agar para pedagang tetap kompetitif di era modern.


Ketua Umum IKAPPI, Abdullah Mansuri, menyebut bahwa Wapres memberikan perhatian besar terhadap kondisi pasar rakyat yang tengah menghadapi tekanan cukup berat. “Wapres berdiskusi tentang revitalisasi pasar dan turunnya penjualan pasar sehingga beliau akan mendorong adanya pembelian online,” ujarnya usai audiensi.


Menurut Abdullah, pemerintah menyadari bahwa transaksi online kini bukan lagi pelengkap, tetapi sudah menjadi bagian penting dalam perilaku konsumen. Karena itu, pedagang pasar perlu mendapatkan akses teknologi, pelatihan, serta strategi pemasaran digital agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas.


Wapres Gibran juga menekankan pentingnya kehadiran ekosistem digital berbasis pasar rakyat. Pemerintah, katanya, siap mendukung promosi produk-produk pasar melalui kanal resmi, termasuk media sosial. Langkah ini dianggap perlu untuk mengangkat citra pasar rakyat, sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal agar tidak kalah dari marketplace besar yang kini mendominasi.


“Terkait revitalisasi pasar, akan segera kami lakukan. Kami juga akan mendorong upaya-upaya peningkatan pembelian di pasar yang akan terus dibicarakan sampai nanti menjelang Rapimnas pada tanggal 10 Januari,” tambah Abdullah.


Pertemuan tersebut menegaskan bahwa pemerintah tidak ingin pasar rakyat tertinggal di tengah derasnya transformasi digital. Kolaborasi antara pemerintah dan IKAPPI diharapkan bisa menjadi motor penggerak agar modernisasi pasar berjalan cepat namun tetap memperhatikan karakter lokal dan kebutuhan para pedagang kecil.


Penguatan pasar rakyat yang menjadi prioritas pemerintah meliputi tiga aspek: peningkatan kapasitas pedagang, optimalisasi promosi, serta pemanfaatan kanal penjualan online. Dengan langkah ini, pasar rakyat diharapkan tetap menjadi pusat ekonomi masyarakat sekaligus ruang tumbuh bagi UMKM.


Dalam audiensi tersebut, hadir pula jajaran pengurus IKAPPI lainnya, seperti Sekjen IKAPPI Reynaldi Sarijowan, Ketua Bidang Infokom M. Ainun Najib, Ketua Bidang Organisasi Teguh Stiawan, dan Ketua Bidang Kaderisasi Abdul Sutri Atmodjati, yang semuanya menyampaikan aspirasi terkait masa depan pedagang pasar.


Dengan komitmen pemerintah yang semakin jelas, langkah transformasi pasar rakyat kini memasuki babak baru—lebih modern, lebih digital, namun tetap berakar pada ekonomi kerakyatan yang menjadi identitas Indonesia.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas