Iklan

Iklan

,

Iklan

Wapres Gibran Dorong Santri Kuasai AI dan Robotik, Pesantren Disebut Punya Potensi Besar di Era Digital

10 Desember 2025, 10:15 WIB

 

Wapres Gibran Dorong Santri Kuasai AI dan Robotik, Pesantren Disebut Punya Potensi Besar di Era Digital

INDOTORIAL.COM - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka kembali menegaskan pentingnya penguasaan teknologi bagi generasi muda, termasuk para santri di lingkungan pesantren. Pesan itu disampaikan saat menerima Pengurus Pondok Pesantren (Ponpes) Cipasung di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Senin (8/12/2025). Dalam pertemuan tersebut, Wapres mendorong para santri untuk memperluas wawasan dan keterampilan mereka pada teknologi mutakhir seperti kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan robotik—dua bidang yang menjadi pilar utama transformasi digital dunia saat ini.


Langkah Wapres Gibran ini juga sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan bahwa transformasi digital nasional harus melibatkan seluruh elemen masyarakat tanpa terkecuali. Pesantren, sebagai salah satu kekuatan pendidikan terbesar di Indonesia, dinilai memiliki posisi strategis untuk ikut berperan dalam perkembangan teknologi nasional.


Ketua Yayasan Komarudin Ruhiat Cipasung, K.H. Deni Ramdani Sagara, mengungkapkan bahwa Wapres memberikan perhatian khusus pada peningkatan kompetensi teknologi bagi santri. Menurutnya, Wapres ingin generasi pesantren tidak hanya mendalami ilmu agama, tetapi juga siap bersaing di bidang sains dan teknologi masa depan.


“Bagaimana santri sekarang punya penguasaan tentang AI, tentang teknologi,” ujar Kiai Deni setelah pertemuan. Ia menambahkan bahwa Wapres juga menekankan pentingnya robotik sebagai bagian dari kemampuan yang harus dikuasai santri untuk menghadapi tantangan industri dan ekonomi berbasis teknologi.


“Beliau juga mendorong agar santri menguasai AI dan robotik,” jelasnya. “Supaya para santri lebih mengenal dan menguasai bagaimana AI dan robotiknya.”


Dorongan ini bukan tanpa alasan. Kiai Deni menyebutkan bahwa salah satu santri Ponpes Cipasung sebelumnya telah berhasil meraih penghargaan internasional di Korea atas inovasi teknologi terbarukan. Prestasi tersebut langsung mendapat apresiasi dari Wapres Gibran sebagai bukti bahwa para santri memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat global.


“Ada sumber daya yang tidak melulu baca kitab dan mengaji, tetapi juga menguasai teknologi. Pak Wapres sangat mengapresiasi,” tuturnya.


Pertemuan ini sekaligus mempertegas komitmen pemerintah untuk memperluas peran pesantren dalam pembangunan SDM unggul, khususnya di era digital. Pemerintah berharap bahwa pesantren dapat menjadi pusat lahirnya inovator muda yang mampu berkontribusi dalam kemajuan bangsa melalui penguasaan teknologi modern.


Dengan dorongan langsung dari Wapres, dunia pesantren kini semakin terbuka terhadap peluang baru dalam bidang teknologi. Tidak hanya memperdalam ilmu agama, santri juga diharapkan mampu memasuki ranah AI, robotik, dan inovasi digital lainnya—sebuah kombinasi yang diyakini dapat memperkuat posisi Indonesia dalam persaingan global.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas