Iklan

Iklan

,

Iklan

Wapres Gibran Ajak Mahasiswa Tetap Kritis dan Kawal Kebijakan Pemerintah

9 Desember 2025, 10:30 WIB

 

Wapres Gibran Ajak Mahasiswa Tetap Kritis dan Kawal Kebijakan Pemerintah

INDOTORIAL.COM - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menerima jajaran pengurus Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) di Istana Wapres, Jakarta, Senin (8/12/2025). Dalam pertemuan ini, Wapres menekankan pentingnya peran pemuda dalam mengawal pembangunan nasional sekaligus menjaga ruang diskusi yang sehat dan terbuka.


Pertemuan tersebut berlangsung hangat dan penuh dialog. Gibran mendorong mahasiswa untuk terus mengaktualisasikan diri, memperluas wawasan terhadap isu-isu strategis, serta berani menyampaikan gagasan kritis yang konstruktif. Sikap itu, menurutnya, sangat sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya membuka ruang dialog seluas-luasnya bagi seluruh elemen masyarakat, termasuk kelompok mahasiswa.


“Sebagai anak muda, tetap kritis itu penting. Pemerintah butuh masukan, butuh suara-suara segar dari mahasiswa,” ujar Ketua Umum LMND periode 2025–2027, Claudion Kanigia Sare, usai pertemuan.


Soroti Pendidikan Papua hingga Penanganan Bencana


Claudion menjelaskan bahwa diskusi dengan Wapres berlangsung cukup komprehensif. Salah satu isu yang dibahas adalah pemerataan pendidikan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Papua. Menurutnya, Wapres memaparkan sejumlah progres pembangunan pendidikan yang tengah berjalan, mulai dari sarana sekolah hingga penguatan akses teknologi bagi siswa.


“Beliau menunjukkan bagaimana progres pemerataan pendidikan di Papua. Termasuk pembangunan ekonomi dan fasilitas pendukung yang terus ditingkatkan,” kata Claudion.


Isu bencana juga menjadi topik penting dalam pembahasan. Mahasiswa LMND menyoroti penanganan bencana di Sumatra dan Aceh, serta pentingnya percepatan kebijakan pemulihan pascabencana. Menurut Claudion, pemerintah saat ini tengah memproses sejumlah kebijakan yang berkaitan dengan bantuan dan layanan gratis bagi warga terdampak.


“Soal bencana dan pemulihan, termasuk bantuan biaya-biaya, itu sedang dalam tahap proses,” lanjutnya.


Teknologi Pendidikan dan Isu Kekerasan Seksual Ikut Dibahas


Gibran juga memberikan perhatian pada sejumlah gagasan kritis LMND terkait masa depan pendidikan Indonesia. Mahasiswa mendorong agar pemanfaatan teknologi dalam sistem pendidikan diperluas, terutama untuk daerah-daerah yang aksesnya masih terbatas.


Tak hanya itu, LMND juga mengangkat isu kekerasan seksual di lingkungan kampus. Mereka menilai perlunya kebijakan yang lebih kuat dan berpihak pada korban, serta memastikan kampus menjadi ruang aman bagi seluruh mahasiswa.


Gibran disebut merespons positif seluruh masukan tersebut.


“Pak Wapres merespons baik apa yang disampaikan LMND,” tegas Claudion.


Peran Mahasiswa dalam Demokrasi


Pertemuan ini menjadi penegasan bahwa pemerintah membuka ruang dialog dengan mahasiswa, sekaligus menunjukkan bahwa kritik konstruktif tetap dibutuhkan dalam proses demokrasi. Gibran mendorong mahasiswa untuk terus menjadi bagian dari gerakan intelektual yang ikut mengawal jalannya program pemerintah, termasuk penguatan pendidikan, penanganan bencana, hingga perlindungan hak-hak mahasiswa.


Dengan adanya dialog seperti ini, LMND berharap pemerintah semakin responsif terhadap aspirasi generasi muda—terutama dalam isu-isu strategis yang akan menentukan arah pembangunan nasional di masa depan.


(Indotorial.com)


Dukungan anda membuat operasional website ini tetap aktif, menjaga keberlangsungan situs ini, mulai dari biaya server, pengembangan fitur, hingga pembuatan konten yang lebih berkualitas